Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

DPRD Kota Blitar Desak Pemkot Tuntaskan Persoalan KONI, Dana Hibah dan Persiapan Atlet Jadi Sorotan

Noormalady Usman • Kamis, 16 Juli 2026 | 13:00 WIB
Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo, meminta Pemkot segera menyelesaikan persoalan KONI agar pembinaan atlet tidak terganggu.
Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo, meminta Pemkot segera menyelesaikan persoalan KONI agar pembinaan atlet tidak terganggu.

 

BLITAR KAWENTAR – DPRD Kota Blitar mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar segera menyelesaikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar.

Desakan tersebut muncul setelah KONI mengaku mengalami sejumlah hambatan yang dinilai berpotensi mengganggu pembinaan atlet dan persiapan menghadapi berbagai ajang olahraga tingkat provinsi.

Persoalan KONI Kota Blitar menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Blitar setelah menerima aspirasi dari pengurus KONI dalam forum hearing.

Baca Juga: Kuota Sekolah Negeri Kota Blitar Tak Terpenuhi, Dewan Pendidikan Sebut Regulasi dan Persaingan dengan Swasta Jadi Penyebab

Dewan bahkan memberikan tenggat waktu selama satu pekan kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar untuk melaporkan seluruh persoalan tersebut kepada Wali Kota Blitar agar segera mendapat solusi.

Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo, mengatakan pihaknya tidak ingin persoalan yang dihadapi KONI terus berlarut-larut.

Menurutnya, pembinaan olahraga harus tetap berjalan karena menyangkut masa depan atlet daerah yang tengah dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan.

Baca Juga: Fenomena Rashdul Kiblat 16 Juli 2026, MUI Kabupaten Blitar Ajak Umat Kalibrasi Arah Kiblat dengan Cara Mudah

Yohan menjelaskan, hearing digelar setelah KONI mengaku kesulitan memperoleh respons dari pemerintah daerah.

Bahkan, pengurus KONI menyampaikan telah tiga kali mengirimkan surat namun belum mendapatkan tindak lanjut.

"KONI merasa buntu karena sudah tiga kali bersurat tetapi belum ada respons. Karena itu kami memfasilitasi hearing agar persoalan ini segera mendapat penyelesaian," ujarnya.

Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab memastikan komunikasi antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah dapat berjalan baik sehingga tidak menghambat program pembinaan atlet.

Dalam forum tersebut, KONI Kota Blitar menyampaikan empat persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Pertama, dana hibah pembinaan cabang olahraga tahun 2026 hingga kini belum juga dicairkan. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi operasional organisasi maupun program latihan atlet.

Baca Juga: Cara Belajar Efektif ala Mahasiswa Korea: Pangkas Waktu Kursus, Dongkrak Hasil Ujian

Kedua, belum adanya kepastian mengenai penggunaan kembali gedung sekretariat KONI yang selama ini menjadi pusat koordinasi organisasi.

Ketiga, permohonan audiensi dengan Wali Kota Blitar yang telah diajukan sebelumnya belum memperoleh respons sehingga berbagai persoalan belum dapat dibahas secara langsung.

Keempat, KONI membutuhkan kepastian dukungan pemerintah karena para atlet tengah menjalani persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026 dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru 2026-2027 Dimulai: Ratusan Siswa Baru SMPN 8 Jakarta Ikuti MPLS Didampingi Orang Tua

DPRD menilai seluruh persoalan tersebut harus segera diselesaikan agar tidak berdampak terhadap prestasi olahraga Kota Blitar.

Keterlambatan pencairan anggaran maupun ketidakpastian fasilitas dikhawatirkan menghambat proses pembinaan atlet yang selama ini telah berjalan.

Yohan menegaskan, Komisi II meminta Dispora segera melakukan koordinasi dengan Wali Kota Blitar.

Baca Juga: Pasca Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Menteri Pendidikan Turun Langsung Pastikan MPLS Ramah Anak

DPRD memberikan waktu satu minggu agar pemerintah daerah dapat menyampaikan jawaban sekaligus solusi atas berbagai persoalan yang disampaikan KONI.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan KONI menjadi kunci agar pembinaan olahraga tetap berjalan sesuai target.

Komisi II DPRD Kota Blitar berharap penyelesaian persoalan tidak hanya berhenti pada pembahasan dalam hearing.

Baca Juga: RUU Clarity Act Kripto Amerika Serikat Masuki Fase Kritis: Senator Cynthia Lummis Targetkan Voting Pekan Depan

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret sehingga seluruh kebutuhan organisasi olahraga dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan kepastian pencairan dana hibah, kejelasan penggunaan sekretariat, serta dukungan terhadap persiapan atlet menuju Popda 2026 dan Porprov 2027, pembinaan olahraga di Kota Blitar diharapkan kembali berjalan optimal.

DPRD menilai keberhasilan pembinaan olahraga bukan hanya menjadi tanggung jawab KONI, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Baca Juga: Kim Dain Bahagia, Duet Baru Megawati Hangestri Hyundai Hill State Siap Guncang Liga Voli Korea

 Karena itu, hasil koordinasi yang dijanjikan dalam waktu sepekan diharapkan mampu memberikan kepastian bagi atlet, pelatih, dan seluruh cabang olahraga agar tetap fokus mempersiapkan prestasi untuk mengharumkan nama Kota Blitar di tingkat Jawa Timur. (bud/c1/ady)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
Dana Hibah KONI porprov jawa timur dprd kota blitar KONI Kota Blitar dispora kota blitar