BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Mariano Peralta resmi mendarat di Persib Bandung untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027. Peresmian winger asal Argentina yang menjadi salah satu pemain terbaik di musim lalu ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang bursa transfer sepak bola nasional.
Peralta sebelumnya menjadi hot property yang diburu sejumlah klub papan atas Indonesia. Keputusannya memilih Pangeran Biru menjadi keuntungan besar bagi tim asal Kota Kembang dalam menatap ketatnya persaingan domestik maupun mancanegara.
Kehadiran eks penggawa Borneo FC tersebut diproyeksikan memperkuat daya gedor Persib di berbagai ajang. Tim asuhan Igor Tolic tersebut bakal berlaga di Super League, Shopee Cup, Piala Indonesia, hingga AFC Champions League 2 (ACL2).
Lini serang Maung Bandung kini dinilai memiliki ketajaman yang sangat menjanjikan. Peralta dikenal sebagai winger dengan kemampuan mencetak gol dan memberikan assist yang luar biasa, serta memiliki ketenangan tinggi saat berada di lapangan.
Karakternya kerap dibanding-bandingkan dengan mantan bintang Persib, Ciro Alves. Namun, Peralta dinilai lebih tajam dan mampu mengontrol emosi dengan baik saat pertandingan berlangsung.
Kedatangan pemain berusia produktif ini membuat komposisi pemain asing dan lokal Persib semakin melimpah. Saat ini, tercatat ada 33 pemain yang masuk dalam jajaran skuad Maung Bandung.
Sesuai regulasi, klub dapat mendaftarkan 11 pemain asing, dengan 9 pemain masuk Daftar Susunan Pemain (DSP), dan 7 pemain berhak tampil di lapangan. Jika manajemen masih berencana mendatangkan striker baru, mereka harus melepas satu legiun asingnya.
Kedalaman Skuad Berkelas Asia
Masuknya Peralta melengkapi barisan lini depan Persib yang sudah dihuni nama-nama mentereng. Di sana ada Ragnar Oratmangun, Luca Menallo, Sadill Ramdani, hingga Berguinho. Sementara itu, nasib Andrew Jung masih menunggu kepastian terkait rumor keterkaitannya dengan Hanoi FC.
Di sektor pertahanan dan tengah, Persib memiliki jajaran pemain berpengalaman internasional. Nama-nama seperti Teja Paku Alam, Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo (Gabinho), Thom Haye, dan Gakuto Natsuda siap mengawal permainan.
Selain itu, deretan talenta lokal seperti Kakang Rudianto, Hamra Hehanussa, Marc Klok, Adam Alis, Henhen Herdiana, Febri Haryadi, hingga Beckham Putra memperkuat kedalaman tim. Achmad Jufriyanto pun memegang peran ganda sebagai pemain sekaligus staf pelatih.
Naikkan Target di Kancah Internasional
Manajemen Persib Bandung kini mulai mengalihkan fokus target ke kancah regional. Setelah sukses mempertahankan dominasi di level domestik, sasaran utama bergeser ke kompetisi ASEAN dan Asia.
Prestasi di ajang Asia juga memberikan dampak finansial yang signifikan bagi kas klub. Saat terhenti di fase sebelumnya pada ajang ACL2, Persib mampu mengantongi pendapatan mencapai Rp1,6 miliar.
Angka tersebut berpotensi berlipat ganda jika melangkah lebih jauh di ACL2 maupun Shopee Cup. Oleh karena itu, dukungan yang tertib dari suporter sangat diharapkan agar klub terhindar dari sanksi denda yang dapat menguras kas tim, seperti denda Rp2,5 miliar akibat pelanggaran regulasi stadion.
Target realistis Persib di kompetisi Shopee Cup adalah menembus babak semifinal atau empat besar. Mengingat peta persaingan sangat ketat dengan hadirnya tim-tim kuat Asia Tenggara seperti Johor Darul Ta'zim (JDT) dan Buriram United.
Tantangan Igor Tolic Persatukan Pemain Bintang
Musim ini menjadi ujian tersendiri bagi Igor Tolic yang memegang lisensi UEFA Pro sebagai pelatih kepala. Ia didampingi jajaran pelatih berkualitas seperti Zlatko Runje (asisten pelatih), Carlo Ren Hols (pelatih fisik), Mario Josic (pelatih kiper), Yaya Sunaria, serta I Made Wirawan.
Tolic mendapatkan kemewahan skuad yang lebih mentereng dibandingkan era Bojan Hodak. Kini, tinggal bagaimana pelatih asal Kroasia tersebut meracik strategi agar seluruh potensi pemain dapat meledak di lapangan.
Kehadiran deretan pemain asing berkualitas Asia ini sekaligus menjadi tantangan bagi pemain lokal seperti Sadil Ramdani, Beckham Putra, dan Febri Haryadi untuk mampu bersaing secara sehat dalam memperebutkan posisi utama.
Penampilan perdana racikan Igor Tolic bersama Mariano Peralta, Sandy Walsh, dan Ragnar Oratmangun sangat ditunggu publik pada ajang pemanasan Piala Presiden Super Match mendatang.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Katarensu