Tambah Jam Terbang Atlet Potensial Menuju POPDA 2026, PASI Kota Blitar Manfaatkan Sejumlah Kejuaraan

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:00 WIB
PASI KOTA BLITAR UNTUK RADAR BLITAR
TANCAP GAS: Para atletik yang kini berlaga di Jateng Open mulai 23-25 Juli.
PASI KOTA BLITAR UNTUK RADAR BLITAR TANCAP GAS: Para atletik yang kini berlaga di Jateng Open mulai 23-25 Juli.

 

BLITAR KAWENTAR – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Blitar terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Ngawi pada November mendatang. Berbagai program pembinaan dan peningkatan intensitas latihan terus dilakukan untuk memaksimalkan performa atlet sejak jauh hari.

Ketua PASI Kota Blitar Nur Hidayat mengatakan, pembinaan atlet tidak hanya difokuskan pada latihan rutin, tetapi juga memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengikuti berbagai kejuaraan sebagai sarana mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

”Persiapan menuju POPDA terus kami lakukan. Selain latihan rutin, atlet-atlet juga kami ikutkan dalam berbagai kejuaraan agar kemampuan dan mental bertanding mereka semakin terasah," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).

Baca Juga: Personal Branding Lewat Broadcasting, Muhammad Syarif Thayib: Berani Berbeda Jadi Kunci Bertahan di Era Digital

Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir atlet-atlet Bumi Bung Karno telah mengikuti sejumlah ajang bergengsi, mulai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP dan SMA se-Jawa Timur, Kejuaraan Nasional Atletik di Jakarta, hingga Jateng Open yang berlangsung pada 23-25 Juli.

Keikutsertaan dalam berbagai kompetisi tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang. Selain mengevaluasi hasil latihan, kejuaraan juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk beradaptasi dengan atmosfer pertandingan yang sesungguhnya.

”Jam terbang menjadi salah satu faktor penting dalam pembinaan atlet. Semakin sering mereka mengikuti kejuaraan, maka mental bertanding dan rasa percaya dirinya akan semakin terbentuk," katanya.

Baca Juga: Bangun Personal Branding Lewat Broadcasting, Muhammad Syarif Thayib Ungkap Cara Jadi Penyiar yang Bertahan di Era Digital

Saat ini, PASI Kota Blitar masih menunggu informasi resmi dari dinas kepemudaan dan olahraga (dispora) terkait kuota atlet atletik yang akan diberangkatkan pada POPDA Jatim 2026. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi intensitas persiapan yang telah berjalan.

Sembari menunggu kepastian kuota, PASI memfokuskan pembinaan kepada atlet-atlet yang memenuhi persyaratan usia untuk tampil di POPDA, yakni kelahiran tahun 2009. Para atlet tersebut terus menjalani program latihan fisik, teknik, dan mental secara berkesinambungan agar siap ketika proses seleksi maupun penetapan kontingen dilakukan.

Nur Hidayat menjelaskan, hingga menjelang pelaksanaan POPDA pada November nanti, PASI akan terus memanfaatkan berbagai kejuaraan regional maupun nasional sebagai ajang pemanasan. Langkah tersebut dinilai efektif untuk meningkatkan kualitas teknik sekaligus membentuk karakter atlet agar mampu tampil percaya diri.

”Kami berharap seluruh persiapan yang dilakukan selama ini bisa memberikan hasil terbaik. Target kami tentu atlet-atlet mampu tampil maksimal, menyumbangkan medali, dan mengharumkan nama daerah di ajang POPDA Jatim mendatang," tandasnya.(sub/c1)

Editor : M. Subchan Abdullah
PASI kota blitar Pembinaan Popda atlet kejuaraan