BLITAR - Sejarah manis baru saja terukir di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand. Pada seri pembuka musim balap 2026, dua rider kebanggaan Indonesia sukses mengguncang arena balap internasional melalui performa spektakuler. Kiprah cemerlang Mario Aji MotoGP di kelas Moto2 dipadukan dengan aksi impresif Veda Ega Pratama di kategori Moto3 sukses membuat para pesaing asal Eropa terperangah.
Mario Aji MotoGP menunjukkan lonjakan performa yang sangat drastis pada sesi practise penentu babak kualifikasi. Setelah sempat meraba setup motor Kalex miliknya di sesi latihan bebas pertama (FP1) dengan berada di urutan ke-17, pembalap binaan Idemitsu Honda Team Asia ini tampil mengamuk pada sesi siang hari. Mario sukses memangkas catatan waktunya secara signifikan hingga melesat menembus posisi lima besar.
Dalam sesi practise Moto2 tersebut, Manuel Gonzalez memang menjadi yang tercepat dengan torehan waktu 1 menit 34,501 detik. Namun, Mario Aji berhasil mengamankan peringkat kelima usai mengukir waktu 1 menit 34,736 detik. Pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu hanya terpaut tipis 0,235 detik dari posisi puncak sekaligus mengungguli nama-nama besar seperti Celestino Vietti dan Aron Canet.
Baca Juga: TASPEN Life: Mengenal Anak Usaha PT TASPEN yang Sediakan Asuransi Jiwa dan Tabungan Hari Tua
Sensasi Veda Ega Pratama Langsung Lolos Otomatis ke Q2
Keberhasilan Mario Aji di kelas menengah makin melengkapi pesta pembalap Merah Putih di Thailand. Bertarung sebagai rookie di kelas Moto3, Veda Ega Pratama tampil tanpa canggung sejak FP1 dimulai. Mengendarai motor Honda NSF250RW, Veda yang sudah menghafal karakter Sirkuit Chang langsung bertengger di urutan keenam dengan catatan waktu 1 menit 41,854 detik pada sesi pagi.
Drama sesungguhnya terjadi pada sesi practise sore hari yang menentukan slot kualifikasi kedua (Q2). Veda sempat terlempar ke posisi ke-20 akibat sengitnya persaingan di lintasan. Namun, saat sesi tersisa 10 menit, pembalap berusia 17 tahun asal Gunung Kidul ini melancarkan flying lap yang luar biasa tajam.
Veda berhasil mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 41,50 detik dan mengunci posisi kedelapan di akhir sesi. Hasil fantastis ini membuat sang pembalap debutan berhak melaju langsung ke babak Q2 tanpa harus melewati jalur kualifikasi pertama (Q1). Posisinya hanya berselisih sekitar 0,5 detik dari David Almansa yang memimpin sesi dengan waktu 1 menit 40,990 detik.
Baca Juga: TASPEN Life: Mengenal Anak Usaha PT TASPEN yang Sediakan Asuransi Jiwa dan Tabungan Hari Tua
Sinyal Bahaya Papan Atas Jelang Sesi Kualifikasi Utama
Pencapaian Mario Aji di posisi kelima Moto2 serta Veda Ega di urutan kedelapan Moto3 menjadi sinyal bahaya bagi dominasi rider papan atas Eropa. Memasuki tahun ketiganya di kelas Moto2, Mario Aji terbukti makin menemukan chemistry yang kuat dengan tunggangannya, sementara Veda membuktikan bahwa adaptasinya di level kejuaraan dunia berlangsung sangat cepat.
Kedua pembalap Indonesia ini resmi mengamankan tempat di kualifikasi kedua (Q2) dan berpeluang besar mengamankan posisi start di barisan depan (front row). Hasil apik di hari pertama GP Thailand 2026 ini melambungkan harapan publik tanah air untuk melihat pengibaran bendera Merah Putih di tangga podium.
Sesi kualifikasi penentuan grid start GP Thailand dijadwalkan berlangsung pada Sabtu pagi mulai pukul 10.00 WIB. Konsistensi ritme balap yang ditunjukkan Mario Aji dan Veda Ega bakal menjadi modal berharga untuk mengarungi balapan utama pada hari Minggu.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : syzxz sport