BLITAR - Pembalap muda berbakat Indonesia, Kiandra Ramadhipa, sukses mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi pada seri ke-10 kejuaraan Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026. Berlaga dalam balapan kedua di Sirkuit Sachsenring, Jerman, pembalap binaan Astra Honda Racing Team ini menyajikan aksi memukau hingga berhasil mengamankan podium pertama secara dramatis.
Kemenangan Kiandra Ramadhipa di lintasan balap Eropa ini diraih setelah melalui perjuangan yang sangat sengit di sirkuit yang dikenal sangat teknis dan sempit. Memulai balapan dari posisi start ketiga, pembalap yang akrab disapa Rama ini langsung melancarkan aksi manuver impresif sejak lampu hijau padam.
Performa konsisten yang ditunjukkan oleh Kiandra Ramadhipa sepanjang balapan membuktikan kematangan mental bertandingnya di ajang internasional. Hasil manis pada balapan kedua ini sekaligus membayar tuntas kegagalannya pada balapan pertama di sirkuit yang sama, di mana ia harus puas mengakhiri perlombaan di posisi kelima.
Baca Juga: Rumor Veda Ega Pratama Diincar Tim Papan Atas Moto3 Aspar Team Bikin Padok Kejuaraan Dunia Gempar
Duel Sengit di Lintasan Ketat Sachsenring
Sejak awal lap pertama, persaingan sengit langsung tersaji di barisan terdepan. Kiandra Ramadhipa melakukan start dengan sangat bersih dan langsung menusuk ke sisi dalam tikungan pertama untuk merebut posisi kedua. Tak butuh waktu lama, memasuki tikungan terakhir lap pembuka, Rama sukses mengmbil alih pimpinan balapan.
Pertarungan di Sirkuit Sachsenring berlangsung sangat intens lantaran belasan pembalap saling menempel ketat memanfaatkan slipstream di trek lurus. Sepanjang 14 putaran, aksi saling salip tak terelakkan terjadi antara Rama dan para rivalnya. Keunggulan tipis yang dimiliki kerap terancam di setiap tikungan.
Kendati sempat beberapa kali kehilangan posisi terdepan dan melorot hingga posisi ketiga akibat gempuran lawan di trek lurus, pembalap muda Indonesia ini tetap tampil tenang. Dengan pengereman yang presisi (late braking) serta pengambilan jalur balap (racing line) yang rapi, Rama selalu berhasil merebut kembali pimpinan balapan di tikungan-tikungan krusial.
Penghentian Balapan dan Keputusan Red Flag
Intensitas persaingan yang tinggi memicu terjadinya insiden benturan di barisan belakang yang melibatkan dua pembalap pada putaran ke-14. Demi alasan keselamatan, pengawas balapan (Race Direction) akhirnya memutuskan untuk mengibarkan bendera merah (red flag) pada lap ke-15 guna menghentikan perlombaan.
Berdasarkan regulasi resmi kejuaraan, apabila balapan telah menyelesaikan lebih dari dua pertiga dari total durasi 19 lap yang direncanakan, maka hasil akhir dihitung berdasarkan posisi pembalap pada lap terakhir sebelum bendera merah dikibarkan, yaitu lap ke-14.
Pada saat putaran ke-14 tersebut, Kiandra Ramadhipa tercatat sedang memimpin balapan di posisi terdepan. Keputusan tersebut secara resmi memastikan pembalap asal Indonesia ini sebagai juara race kedua Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Jerman. Ini merupakan kemenangan kedua (second win) Rama di musim kompetisi tahun ini.
Baca Juga: Rumor Veda Ega Pratama Diincar Tim Papan Atas Moto3 Aspar Team Bikin Padok Kejuaraan Dunia Gempar
Mendorong Posisi di Klasemen Sementara
Usai berdiri gagah di podium tertinggi dan mendengarkan lagu Indonesia Raya berkumandang di Jerman, Rama menyampaikan rasa terimakasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terus memberikan dukungan. Ia mempersembahkan kemenangan ini untuk keluarga, tim Astra Honda, serta seluruh masyarakat Indonesia.
Kemenangan krusial di Jerman ini memberikan tambahan poin signifikan bagi posisi Kiandra Ramadhipa di papan klasemen. Tambahan 25 poin tersebut melontarkan posisinya naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026.
Pencapaian ini menjadi modal berharga sekaligus pelecut semangat bagi pembalap muda kebanggaan tanah air tersebut. Dengan menyisakan empat balapan tersisa di kalender musim ini, peluang Rama untuk terus bersaing memperebutkan gelar juara dunia di ajang pembinaan calon pembalap MotoGP tersebut terbuka sangat lebar.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : SPORT3 Indonesia