BLITAR - Persaingan kejuaraan dunia balap motor Moto3 2026 makin memanas memasuki paruh kedua musim. Perubahan peta poin terjadi cukup signifikan, di mana para pembalap muda berbakat terus saling sikut demi mengamankan tempat terbaik. Berdasarkan pembaruan resmi tabel Klasemen Moto3, pembalap asal Spanyol Máximo Quiles tampil sangat dominan di puncak, sementara pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama terus menunjukkan konsistensi luar biasa di jajaran enam besar dunia.
Hingga menyelesaikan 11 seri awal, pimpinan Klasemen Moto3 2026 masih dipegang kokoh oleh Máximo Quiles yang sukses mengumpulkan total 231 poin. Jarak poin Quiles terbilang cukup jauh dari kejaran rival terdekatnya, Brian Uriarte, yang menempati posisi runner-up dengan koleksi 127 poin. Sementara itu, Álvaro Carpe membuntut ketat di peringkat ketiga dengan torehan 126 poin, disusul Marco Morelli di posisi keempat (115 poin), serta David Almansa di urutan kelima (109 poin).
Pembalap Indonesia binaan Astra Honda Racing Team (AHRT), Veda Ega Pratama, menjadi salah satu bintang paling bersinar di kelas ringan ini. Menunggangi motor Honda NSF250RW, Veda kini bertengger kokoh di peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 90 poin. Ia berhasil unggul dari rival sengitnya asal Malaysia, Hakim Danish, yang berada di peringkat ketujuh dengan mengoleksi 86 poin.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Terbaru Heboh Klaim Juara Moto3 Silverstone, Cek Faktanya!
Sengitnya Persaingan Gelar Rookie of the Year Moto3 2026
Pencapaian Veda Ega Pratama di tangga Klasemen Moto3 2026 makin mengesankan jika melihat persaingan perebutan gelar pembalap pendatang baru terbaik atau Rookie of the Year. Dalam kategori khusus debutan ini, Veda bertengger kokoh di posisi kedua dengan 90 poin, menempel ketat Brian Uriarte yang memimpin daftar rookie dengan 127 poin.
Posisi Veda di peringkat dua rookie terbaik mengungguli Hakim Danish di urutan ketiga (86 poin), Rico Salmela di posisi keempat (51 poin), serta Jesús Ríos di peringkat kelima (44 poin). Konsistensi Veda meraup poin penting dari seri ke seri membuktikan bahwa gaya balapnya yang agresif dan cerdas sanggup mengimbangi ketatnya kompetisi di tingkat kejuaraan dunia.
Peringkat sepuluh besar klasemen umum Moto3 sendiri digenapi oleh Valentin Perrone di posisi kedelapan dengan 79 poin, Matteo Bertelle di posisi kesembilan dengan 60 poin, serta David Muñoz di urutan persepuluh dengan raihan 52 poin.
Jadwal Siaran Langsung Paruh Kedua dan Seri Mandalika
Baca Juga: Veda Ega Pratama Terbaru Heboh Klaim Juara Moto3 Silverstone, Cek Faktanya!
Usai jeda kompetisi, perhatian para pecinta balap tanah air bakal tertuju pada jadwal marathon 11 seri terakhir yang siap bergulir. Seri ke-12 Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone akan menjadi pembuka paruh kedua, di mana sesi kualifikasi digelar Sabtu, 8 Agustus 2026, dan race utama dihelat Minggu, 9 Agustus 2026 pukul 20.30 WIB melalui siaran langsung Trans7 dan SPOTV.
Rangkaian balapan akan berlanjut ke GP Aragon di Sirkuit MotorLand Aragon pada 30 Agustus, GP San Marino di Sirkuit Misano Marco Simoncelli pada 13 September, serta GP Austria di Red Bull Ring pada 20 September. Memasuki bulan Oktober, tur Asia bakal dimulai dari GP Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi pada 4 Oktober 2026.
Momen yang paling ditunggu publik Indonesia tentu saja seri ke-17 GP Indonesia yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. Balapan utama di Sirkuit Mandalika dijadwalkan bergulir pada Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB. Setelah Mandalika, para pembalap langsung terbang melakoni GP Australia di Philip Island, GP Malaysia di Sepang, GP Qatar di Lusail, GP Portugal di Algarve, hingga seri penutup GP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo pada akhir November.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : RIFAN HARUN