Veda Ega Pratama Dilirik Sponsor Dunia, Liqui Moly Perkuat Dukungan Jelang Moto3 Jerman 2026

Ratna Anggi Puspita Sari • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 17:10 WIB
Veda Ega Pratama mendapat dukungan sponsor global Liqui Moly sebagai bekal menatap persaingan Moto3 2026 di kancah internasional.
Veda Ega Pratama mendapat dukungan sponsor global Liqui Moly sebagai bekal menatap persaingan Moto3 2026 di kancah internasional.

 

BLITAR KAWENTAR – Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan menjelang Moto3 Grand Prix Jerman 2026.

 Kali ini perhatian tidak hanya datang dari performanya di lintasan, tetapi juga setelah pembalap muda Indonesia tersebut resmi mendapat dukungan dari perusahaan pelumas asal Jerman, Liqui Moly.

 Kerja sama itu menjadi sinyal bahwa kiprah Veda mulai mendapat pengakuan di dunia balap internasional.

Baca Juga: Jadwal Moto3 2026 11 Seri Terakhir Resmi Dirilis, Veda Ega Pratama Masih Bertahan di Posisi Enam

Masuknya Liqui Moly sebagai sponsor menjadi perkembangan positif dalam perjalanan karier Veda di Kejuaraan Dunia Moto3.

Dukungan dari perusahaan berskala global dinilai menunjukkan bahwa pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai dipandang sebagai salah satu talenta muda yang memiliki prospek menjanjikan di ajang Grand Prix.

Kepercayaan sponsor internasional tidak hanya menjadi tambahan dukungan bagi Veda, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pembalap Indonesia yang tengah berkembang di level dunia.

Baca Juga: Glow Up Mental Jadi Rahasia Percaya Diri, Terapkan 3 Mindset Ini agar Hidup Lebih Berkualitas

Pencapaian tersebut hadir seiring peningkatan performanya sepanjang musim debut Moto3 2026.

Bergabungnya Liqui Moly diharapkan menjadi motivasi baru bagi Veda dalam menghadapi seri-seri berikutnya.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras yang telah ditunjukkan sejak awal musim bersama Honda Team Asia.

Sepanjang musim, Veda memperlihatkan perkembangan yang konsisten. Ia mulai mampu beradaptasi dengan atmosfer balap Grand Prix, bersaing di kelompok depan, serta terus mengumpulkan pengalaman menghadapi ketatnya persaingan Moto3.

Sebagai rookie di Kejuaraan Dunia Moto3, Veda tidak hanya fokus mengejar hasil balapan.

Ia juga terus memanfaatkan setiap seri untuk meningkatkan kemampuan membalap, memahami karakter motor, serta memperkuat komunikasi dengan tim.

Baca Juga: Kecelakaan Tossa di Ponggok Blitar, Diduga Bergurau Saat Berkendara hingga Tabrak Dua Motor Parkir, Satu Penumpang Patah Kaki

Pendekatan tersebut membuat performanya perlahan meningkat pada paruh pertama musim.

Kepercayaan diri Veda juga semakin tumbuh setelah mampu tampil lebih kompetitif dalam beberapa putaran terakhir.

Menjelang Grand Prix Jerman, Veda bertekad mempertahankan tren positif yang telah dibangun.

Baca Juga: Kawasaki KLX 150 XPL 2026 Resmi Meluncur, Motor Karburator Rp44,8 Juta dengan Gaya Rally Jadi Sorotan

 Setiap balapan menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman sekaligus mengumpulkan poin demi memperbaiki posisi di klasemen.

Persaingan Moto3 yang sangat ketat membuat setiap hasil memiliki arti penting. Oleh karena itu, konsistensi performa menjadi target utama yang terus dijaga bersama Honda Team Asia sepanjang sisa musim kompetisi.

Masuknya sponsor kelas dunia menjadi sinyal positif bagi perkembangan pembalap Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga: Dukung Industri Kreatif, BRI Hadirkan Tiket Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchestra via BRImo

Kehadiran Veda di Moto3 tidak hanya membuka peluang meraih prestasi, tetapi juga menunjukkan bahwa pembinaan pembalap muda Indonesia mampu menghasilkan atlet yang kompetitif di level dunia.

Dengan dukungan tim, sponsor, dan pengalaman yang terus bertambah, Veda optimistis menghadapi tantangan pada sisa Moto3 2026.

 Ia berharap dapat terus menunjukkan perkembangan sekaligus membawa nama Indonesia bersaing di pentas balap dunia.

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
Sumber : HEHE NEWS
Liqui Moly Moto3 Jerman 2026 Honda Team Asia veda ega pratama moto3 2026