BLITAR KAWENTAR - Pencarian arsitek baru bagi Timnas Indonesia mulai mengarah ke sosok krusial. John Herdman muncul sebagai calon pelatih paling potensial saat ini. Pelatih Inggris itu dinilai punya keahlian membangun tim dari nol.
Kebutuhan PSSI akan pelatih berkarakter pembangun menjadi alasan utama. Federasi tidak hanya mencari sosok taktis dalam jangka pendek. PSSI menginginkan fondasi sepak bola yang kuat dan stabil untuk bertahun-tahun.
Profil Herdman sangat pas untuk menjawab tantangan besar PSSI tersebut. Pelatih lahir 19 Juli 1975 ini terbukti sukses membangun kultur. Ia sanggup mengubah tim underdog menjadi kekuatan yang disegani.
Bukti paling nyata terlihat saat ia menangani tim nasional pria Kanada. Ditunjuk pada tahun 2018, Herdman mendapati tim Kanada dalam kondisi sulit. Kanada kala itu terlempar dari persaingan teratas di wilayah Concacaf.
Dengan ketenangan dan pendekatan berstruktur, Herdman membenahi seluruh lini. Ia menanamkan mentalitas pemenang dan memperbaiki pola permainan. Hasilnya, Kanada merangkak naik menjadi salah satu kekuatan utama.
Baca Juga: Looksmaxxing: 4 Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bikin Wajah Makin Kusam dan Berat Badan Naik
Sentuhan dingin Herdman berhasil mengakhiri kutukan 36 tahun Kanada. Kanada dibawanya melaju mulus ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar. Sebelum itu, Kanada terakhir kali mencicipi Piala Dunia pada edisi 1986.
Peringkat FIFA Kanada pun meroket drastis selama dalam arahannya. Tim yang semula diremehkan ini bertransformasi menjadi pesaing menakutkan. Kanada bahkan sangat siap menyambut gelaran Piala Dunia 2026.
Tak hanya sukses di tim pria, rekam jejaknya di tim wanita fantastis. Memulai kiprah pada 2006, Herdman membawa tim wanita Kanada berprestasi. Dua medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016 berhasil diboyongnya.
Rekor membawa tim wanita dan pria ke Piala Dunia terbilang langka. Nyaris tidak ada juru taktik lain yang memiliki pencapaian unik tersebut. Hal ini makin mempertegas kapasitas kelas dunia seorang John Herdman.
Baca Juga: Glow Up Bukan Soal Putih atau Makeup, Ini 7 Rahasia Tampil Menarik Menurut Aldila
Data statistik Transfermarkt mencatat capaian impresif dari sang juru taktik. Herdman berhasil meraih rata-rata 1,98 poin per pertandingan di Kanada. Catatan statistik ini menjadi bukti efektivitas strategi yang diusungnya.
Peluang mendaratkan pelatih berkualitas ini terbuka sangat lebar bagi PSSI. Herdman kini berstatus free agent usai berpisah dari Toronto FC akhir 2024. Status tanpa klub memudahkan proses negosiasi berjalan lancar.
Jurnalis Sky Sports, Dharmesh Sheth, melaporkan pembicaraan PSSI berjalan cepat. Herdman disebut berada di posisi lebih unggul dibanding kandidat lain. Kandidat lain seperti Giovanni van Bronckhorst terhambat masalah kontrak.
Van Bronckhorst saat ini masih menjabat asisten pelatih klub Liverpool. Keterikatan kontrak di Liga Inggris membuat negosiasinya berjalan rumit. Karena itu, Herdman dinilai sebagai opsi paling realistis dan ideal.
Baca Juga: Glow Up Alami: 7 Cara Tampil Lebih Menarik Tanpa Harus Mengikuti Beauty Standard
Ketua BTN PSSI, Sumardji, mengakui kepraktisan negosiasi pelatih bebas kontrak. Meski belum mengumumkan nama secara terbuka, arah pergerakan PSSI makin jelas. Herdman difavoritkan mengisi kursi panas pelatih Timnas Indonesia.
Keahlian Herdman dalam menanamkan mentalitas dan struktur permainan sangat ditunggu. Skuad Garuda diyakini akan mengalami peningkatan level secara siginifikan. Fondasi kokoh siap dibangun demi prestasi masa depan Timnas Indonesia.
Kini publik menanti akhir dari saga perburuan pelatih anyar Garuda. Apabila pembicaraan tuntas, Herdman akan segera diperkenalkan secara resmi. Pengalaman besarnya diyakini membawa era baru sepak bola tanah air.
Editor : Azahra Meilisani Salma