BLITAR - Bursa transfer Liga 2 Indonesia musim 2026-2027 terus bergerak dinamis. Sejumlah klub memanfaatkan awal Agustus untuk memperkuat komposisi skuad dengan mendatangkan pemain baru, mempertahankan pilar utama, hingga mempromosikan talenta muda dari akademi.
Dalam pembaruan bursa transfer per Sabtu, 1 Agustus 2026, Barito Putra menjadi salah satu klub yang cukup aktif. Tim berjuluk Laskar Antasari itu resmi merekrut gelandang bertahan muda Syamsul Rifai dari PSPS Riau. Pemain berusia 19 tahun tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp869 juta dan diproyeksikan menambah kedalaman lini tengah.
Tak hanya mendatangkan pemain anyar, Barito Putra juga memastikan striker Muhammad Wildan Ramdani tetap bertahan untuk menghadapi kompetisi musim baru. Penyerang berusia 27 tahun itu memiliki market value sekitar Rp1,3 miliar.
Baca Juga: Kebakaran Kota Blitar Capai 26 Kejadian, Human Error Masih Jadi Penyebab Dominan
Persiraja Tambah Kekuatan di Semua Lini
Persiraja Banda Aceh juga menjadi salah satu klub yang paling aktif pada bursa transfer kali ini. Klub asal Aceh tersebut mempertahankan gelandang bertahan Faris Adit yang baru berusia 21 tahun dengan nilai pasar Rp869 juta.
Selain itu, Persiraja memperkuat lini belakang dengan mendatangkan bek tengah asal Brasil, Daniel Alemau. Pemain berusia 27 tahun tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp1,3 miliar.
Di sektor penyerangan, Persiraja merekrut striker asal Pantai Gading, Zaka Rizal Junior Traore. Penyerang berusia 27 tahun itu memiliki market value mencapai Rp1,74 miliar dan diharapkan menjadi mesin gol baru tim.
Tak berhenti di situ, Persiraja juga memperkenalkan bek tengah asal Montenegro, Slobodan Janjovic, yang berusia 33 tahun. Pemain asing tersebut datang dengan nilai pasar sekitar Rp3,48 miliar.
PSIS Semarang Datangkan Pemain Berpengalaman
PSIS Semarang turut meramaikan bursa transfer dengan menghadirkan beberapa nama berpengalaman. Fabiano Beltrame resmi menjadi bagian dari skuad Mahesa Jenar untuk musim baru. Bek tengah berusia 43 tahun itu masih dipercaya memperkuat lini pertahanan dengan market value sekitar Rp173 juta.
Selain Fabiano, PSIS juga mengumumkan perekrutan gelandang serang asal Argentina, Jonathan Busto. Pemain berusia 32 tahun tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp3,04 miliar.
Di lini depan, PSIS memastikan Rafinha tetap bertahan. Striker asal Brasil berusia 34 tahun itu kembali menjadi andalan klub dengan market value sekitar Rp2,17 miliar.
PSPS Riau Promosikan Empat Talenta Muda
PSPS Riau memilih memberikan kesempatan kepada pemain binaan akademi untuk memperkuat tim senior pada Liga 2 musim ini.
Empat pemain yang dipromosikan yakni Davian Rayana (18 tahun), Handika Pratama (19 tahun), Aditya Febrianto (20 tahun), dan Muhammad Zaki Arya (19 tahun). Keempatnya sebelumnya memperkuat PSPS U-19 dan kini resmi menjadi bagian dari skuad senior.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen klub dalam memberikan ruang bagi pemain muda untuk berkembang di level profesional.
RANS Nusantara Pertahankan Pilar dan Datangkan Eks Arema FC
RANS Nusantara FC juga melakukan sejumlah langkah strategis. Klub ini mempertahankan bek tengah Ayu Aji, penyerang Aksa Akhyuba, serta bek kiri Muhammad Almagfirul Inzagi untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.
Di sisi lain, RANS sukses mendatangkan dua nama yang cukup berpengalaman. Dedik Setiawan resmi meninggalkan Arema FC dan bergabung dengan RANS Nusantara. Penyerang berusia 32 tahun itu memiliki market value sekitar Rp1,74 miliar.
RANS juga merekrut Muhammad Rafli. Gelandang serang berusia 27 tahun tersebut datang dengan nilai pasar sekitar Rp1,3 miliar untuk menambah kreativitas lini tengah.
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi
Kendal Tornado FC tidak ketinggalan memperkuat skuadnya. Klub tersebut resmi mendapatkan tanda tangan gelandang bertahan Andre Octaviansyah yang berusia 23 tahun dengan nilai pasar sekitar Rp1,3 miliar.
Selain Andre, Kendal Tornado juga merekrut bek kanan Ahmad Birul Walidain. Pemain berusia 30 tahun itu memiliki market value sekitar Rp1,74 miliar.
Dengan masih panjangnya masa bursa transfer Liga 2 Indonesia musim 2026-2027, perpindahan pemain diperkirakan belum akan berhenti. Sejumlah klub diprediksi masih akan berburu pemain untuk menyempurnakan komposisi tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Editor : M. Helmi NurhisamSumber : Al Fatih Channel