Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Taklukkan Persib Bandung 6-5 Lewat Adu Penalti Dramatis

Dinda Atha Putri Maharani • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Persebaya juara Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persib Bandung 6-5 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Persebaya juara Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persib Bandung 6-5 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

GIANYAR – Persebaya Surabaya berhasil menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti dengan skor 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Pertandingan berlangsung sengit selama 120 menit dengan skor imbang 1-1 sebelum ditentukan melalui babak tos-tosan.

Persebaya sempat unggul lebih dulu melalui gol Ramadan Sananta pada babak pertama. Namun Persib mampu menyamakan kedudukan lewat Patricio Matricardi sehingga laga berlanjut hingga perpanjangan waktu.

Keberhasilan menjuarai turnamen pramusim ini menjadi pencapaian penting bagi Bajul Ijo menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026-2027.

Baca Juga: Tayo Café Blitar Jadi Pilihan Nongkrong Nyaman, Ada Kopi Kekinian hingga Jus Segar Mulai Rp7 Ribu

Persebaya dan Persib Saling Balas Gol pada Babak Pertama

Final Piala Presiden 2026 langsung menyajikan pertandingan dengan tensi tinggi. Kedua tim tampil agresif dan berusaha menguasai jalannya permainan sejak menit awal.

Persebaya membuka keunggulan pada menit ke-20. Ramadan Sananta sukses memanfaatkan umpan Rahmat Irianto dan menaklukkan penjaga gawang Persib untuk membawa Bajul Ijo unggul 1-0.

Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Hanya lima menit berselang, Persib berhasil menyamakan kedudukan.

Baca Juga: Bahaya ODOL Mengintai di Musim Giling, Truk Muatan Tebu Terguling di Jalur Kesamben Blitar

Berawal dari sundulan Yuli Baros, bola kemudian diteruskan Patricio Matricardi dengan tendangan keras yang gagal dihentikan kiper Persebaya.

Setelah kedua gol tersebut, pertandingan berjalan semakin ketat. Namun hingga turun minum tidak ada tambahan gol yang tercipta.Skor 1-1 pun bertahan menutup babak pertama.

Peluang Emas dan Kartu Merah Warnai Extra Time

Memasuki babak kedua, Persib maupun Persebaya meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan sejumlah pemain bertipe menyerang.

Baca Juga: Primbon Jawa Ungkap Jadwal Jatingarang Nogo Tahun, Hindari Hari Ini untuk Memulai Pekerjaan Penting

Persebaya sempat memperoleh peluang emas melalui sundulan Yuran Fernandez. Namun Adam Alis melakukan penyelamatan penting di depan gawang Persib sehingga peluang tersebut gagal berbuah gol.

Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tidak mampu mencetak gol tambahan. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Pada masa extra time, kedua tim tetap bermain hati-hati dan berusaha menjaga keseimbangan permainan. Persebaya sempat mengancam melalui tendangan bebas Jefferson pada menit ke-108.

Baca Juga: Weton Jumat Wage Menurut Primbon Jawa: Perjalanan Hidup, Rezeki, Asmara, dan Fase Usia yang Perlu Diwaspadai

Namun Teja Paku Alam masih mampu menjaga gawang Persib dari kebobolan.

Petaka kemudian menimpa Maung Bandung pada menit ke-112. Mariano Peralta menerima kartu merah sehingga Persib harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.

Meski unggul jumlah pemain, Persebaya tetap tidak mampu mencetak gol kemenangan hingga peluit akhir perpanjangan waktu dibunyikan.

Baca Juga: Weton Jumat Wage Menurut Primbon Jawa: Watak, Rezeki, Jodoh, Karier, dan Aura Positif yang Dimiliki

Reza Arya Jadi Pahlawan Adu Penalti

Laga akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.Persebaya langsung unggul setelah kiper Reza Arya berhasil menggagalkan eksekusi pertama Persib yang dilakukan Yuli Baros. Di sisi lain, Miguel Pereira sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo pertama Bajul Ijo.

Penendang kedua hingga kelima dari kedua tim sama-sama berhasil mencetak gol. Persib bahkan sempat menjaga asa setelah Fitrah Maulana menggagalkan tendangan Yuran Fernandez pada eksekusi kelima Persebaya.

Situasi tersebut membuat adu penalti berlanjut ke babak sudden death karena kedua tim masih memiliki peluang yang sama.

Baca Juga: Weton Jumat Wage Menurut Primbon Jawa: Watak, Jodoh, Rezeki, Karier, dan Aura Positif yang Dimiliki

Pada penendang ketujuh, Reza Arya kembali menunjukkan peran pentingnya. Kiper Persebaya itu sukses menepis tendangan Hamra Hehanusa yang menjadi penentu kemenangan.

Keberhasilan tersebut memastikan Persebaya menang 6-5 dalam adu penalti sekaligus mengangkat trofi Piala Presiden 2026.

Kemenangan ini menegaskan mental kuat Bajul Ijo dalam menghadapi laga-laga besar. Sementara bagi Persib Bandung, meski gagal meraih gelar juara, penampilan mereka sepanjang turnamen tetap menunjukkan perkembangan positif menjelang kompetisi resmi musim baru.

Baca Juga: Mutasi Besar Polri Mei 2026, Kapolri Rotasi 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkap Penggantinya

 

source:Youtube/@Kompas.com

 

Editor : Dinda Atha Putri Maharani
Persebaya Juara Piala Presiden 2026 Final Piala Presiden 2026 Adu penalti persebaya vs persib persib bandung Reza Arya