Veda Ega Pratama Lolos Q2 Moto3 Silverstone, Performa Makin Ganas dan Bikin Kagum

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:15 WIB
Feda Ega Pratama tampil impresif di Practice Moto3 Silverstone. Pembalap Indonesia itu konsisten di barisan depan dan berhasil lolos langsung ke Q2.(Pinterest)
Feda Ega Pratama tampil impresif di Practice Moto3 Silverstone. Pembalap Indonesia itu konsisten di barisan depan dan berhasil lolos langsung ke Q2.(Pinterest)

SILVERSTONE – Pembalap muda Indonesia Feda Ega Pratama kembali mencuri perhatian di ajang Moto3. Setelah tampil impresif pada sesi Free Practice 1 (FP1), rider Honda Team Asia itu menunjukkan performa yang lebih meyakinkan pada sesi Practice di Sirkuit Silverstone.

Penampilan Veda Ega Pratama di Silverstone kali ini menjadi sinyal positif menjelang kualifikasi. Ia mampu mempertahankan kecepatannya di tengah persaingan ketat para pembalap Moto3 dan berhasil mengamankan posisi yang membuatnya lolos langsung ke Q2.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Feda untuk memburu posisi start terbaik. Apalagi, performanya di Silverstone menunjukkan adanya perkembangan dari sisi kecepatan, konsistensi, hingga kemampuan beradaptasi dengan karakter motor Moto3.

Baca Juga: HP Infinix Terbaru: 8 Pilihan Spek Gahar, Ada Kamera 200 MP dan Baterai 7.000 mAh

Veda Tampil Konsisten di Barisan Depan

Pada FP1, Veda sebenarnya sudah menunjukkan potensi besar. Pembalap asal Gunung Kidul tersebut sempat menembus posisi empat besar setelah beberapa kali memperbaiki catatan waktunya.

Namun, persaingan ketat pada putaran terakhir membuat posisinya turun ke urutan keenam. Meski demikian, hasil tersebut tetap menjadi sinyal bahwa Feda mampu bersaing dengan pembalap lain di lintasan Silverstone.

Memasuki sesi Practice, performanya justru semakin agresif. Sejak awal sesi, Feda terlihat percaya diri menghadapi karakter Silverstone yang memiliki kombinasi tikungan cepat dan teknikal.

Ia mampu menjaga racing line dengan baik serta mengurangi kesalahan saat memasuki apex. Ketika keluar tikungan, akselerasi Feda juga terlihat semakin bersih sehingga mampu menghasilkan catatan waktu yang kompetitif.

Latihan di Mandalika Mulai Terlihat Hasilnya

Perkembangan Veda tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan selama berada di Indonesia. Ia disebut menjalani latihan menggunakan motor berkapasitas lebih besar, mulai dari 600 cc hingga 1.000 cc, selama berlatih di Sirkuit Mandalika.

Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan fisik sekaligus membantu Veda memahami karakter motor dengan tenaga yang lebih besar. Pengalaman tersebut kemudian terlihat memberikan dampak ketika ia kembali mengendarai Honda NSF 250 RW di kelas Moto3.

Perpindahan arah di tikungan terlihat lebih halus dan efisien. Veda juga semakin berani membuka gas lebih awal ketika keluar tikungan.

Kemampuan tersebut membuatnya tidak hanya cepat dalam satu lap, tetapi mampu menjaga konsistensi sepanjang sesi.

Sempat Berada di Kelompok Tercepat

Persaingan waktu di sesi Practice berlangsung sangat ketat. Posisi klasemen terus berubah karena para pembalap melakukan berbagai upaya untuk mencatatkan lap tercepat.

Dalam situasi tersebut, nama Feda beberapa kali muncul di kelompok teratas. Ia mampu mempertahankan posisinya di area yang relatif aman ketika para rider lain melakukan time attack.

Konsistensi tersebut menjadi salah satu hal paling positif dari penampilan Feda. Kecepatannya tidak hanya muncul karena satu putaran sempurna, tetapi terlihat dari kemampuannya mempertahankan ritme sepanjang sesi.

Perkembangan itu juga mendapat perhatian dari Honda Team Asia. Hiroshi Aoyama yang mendampingi perkembangan Feda turut melihat hasil dari proses latihan yang telah dijalani pembalap muda Indonesia tersebut.

Baca Juga: HP Oppo RAM 8/256 GB Murah, Ini 8 Pilihan dengan Spek Mumpuni dan Fitur Lengkap

Lolos Langsung ke Q2

Momen paling menentukan terjadi pada fase akhir Practice ketika sebagian besar pembalap memasang ban baru untuk melakukan time attack.

Veda mampu tetap tenang di tengah tekanan. Ia tidak terburu-buru dan berhasil mendapatkan ruang yang cukup untuk menjalani putaran cepat.

Sejumlah sektor waktunya bahkan menunjukkan catatan kompetitif. Racing line yang presisi dan keberanian membuka gas membuat Veda mampu mempertahankan posisinya hingga bendera kotak-kotak dikibarkan.

Hasil akhirnya memastikan Veda Ega Pratama lolos langsung ke Q2. Dengan demikian, ia tidak perlu menjalani Q1 dan bisa langsung mempersiapkan diri untuk memperebutkan posisi start terbaik.

Peluang Start Lebih Depan Terbuka

Keberhasilan Feda mengamankan tiket Q2 menjadi perkembangan penting dalam perjalanannya di Moto3. Selain menunjukkan peningkatan kecepatan, hasil tersebut juga memperlihatkan perkembangan dari sisi mental dan adaptasi terhadap motor.

Silverstone menjadi salah satu panggung yang memperlihatkan progres Veda secara jelas. Jika mampu mempertahankan kecepatan dan konsistensinya, peluang pembalap Indonesia tersebut untuk mendapatkan posisi start lebih depan semakin terbuka.

Perhatian kini tertuju pada sesi kualifikasi. Veda memiliki kesempatan untuk melanjutkan momentum positif sekaligus kembali membawa nama Indonesia ke barisan depan persaingan Moto3.

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : VedaEga MOTO
Q2 Moto3 Moto3 Silverstone Honda Team Asia Feda Ega Pratama