Jelang POPDA Jatim 2026, Cabor Panahan Kota Blitar Genjot Latihan Tembak Jarak Jauh dan Pendek

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:30 WIB
LATIHAN KERAS: Atlet panahan Kota Blitar berlatih rutin di kawasan Sport Center.
LATIHAN KERAS: Atlet panahan Kota Blitar berlatih rutin di kawasan Sport Center.

BLITAR KAWENTAR – Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026 terus dimatangkan cabang olahraga (cabor) panahan Kota Blitar. Para atlet kini digenjot latihan hampir setiap hari untuk meningkatkan kemampuan teknik, fisik, sekaligus mental sebelum tampil dalam ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.

Pelatih Panahan Kota Blitar, Hendra Setiawan mengatakan, intensitas latihan ditingkatkan karena mayoritas atlet yang diproyeksikan tampil di POPDA masih berstatus pelajar. Karena itu, jadwal latihan disesuaikan dengan aktivitas sekolah, yakni dilakukan pada sore hari setelah para atlet menyelesaikan kegiatan belajar.

"Latihan hampir setiap hari. Karena mayoritas atlet masih pelajar, latihan kami lakukan setelah mereka pulang sekolah. Fokusnya sekarang mematangkan teknik, fisik, dan mental sebelum POPDA," ujarnya.

Baca Juga: Bawa Program POJOK Berdaya, Finalis Raki Jatim 2026 asal Kota Blitar Ini Ingin Dorong Wisata Inklusif

Selain meningkatkan intensitas latihan, tim pelatih juga terus memetakan kemampuan masing-masing atlet. Salah satu fokus utama adalah kemampuan menembak pada berbagai jarak. Atlet secara bertahap dilatih untuk mampu menjaga konsistensi tembakan mulai jarak 40 meter, 50 meter, hingga 70 meter.

Menurut Hendra, latihan jarak tersebut penting untuk mengetahui kemampuan setiap atlet sekaligus menentukan nomor yang paling sesuai dengan karakter dan kemampuan mereka. Tidak hanya akurasi, kekuatan fisik juga menjadi perhatian dalam program latihan.

”Jarak tembak terus kami tingkatkan. Selain melatih akurasi, frekuensi tembakan juga kami perbanyak untuk meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan atlet," jelasnya.

Baca Juga: Lebih Tahu Tentang Komunitas Balap Tamiya di Kota Blitar usai Masuk Naungan IMI-KONI Jadi Cabor Anyar

Sementara itu, terkait jumlah atlet yang akan diberangkatkan ke POPDA Jatim 2026, dia masih menunggu kepastian kuota dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar. Hendra belum dapat memastikan jumlah final atlet yang akan masuk kontingen.

Namun, berkaca dari penyelenggaraan tahun sebelumnya, kuota atlet panahan berada di kisaran 10 hingga 12 atlet. Dengan pertimbangan tersebut, dia memperkirakan dapat menurunkan sekitar 12 atlet pada POPDA tahun ini yang akan terbagi dalam sejumlah kategori nomor pertandingan.

”Untuk jumlah atlet masih menunggu jatah kuota dari dispora. Kalau melihat tahun sebelumnya, sekitar 10 sampai 12 atlet. Kami memperkirakan bisa menerjunkan 12 atlet dengan beberapa kategori nomor," katanya.

Baca Juga: Juhoon CORTIS Jadi Sorotan, Tatapan Diamnya ke Martin Bikin Fans Curiga Ada Kedekatan Spesial

Meski jumlah atlet belum final, target prestasi telah dipatok cukup tinggi. Cabor panahan Kota Blitar berharap mampu membawa pulang medali dari seluruh kategori yang diikuti. Bahkan, medali emas menjadi sasaran utama dalam ajang tersebut.

”Target kami tentu bisa mendapatkan medali di semua kategori yang diikuti, terutama emas. Karena itu, persiapan terus kami matangkan agar atlet benar-benar siap saat pertandingan," tandas Hendra.(sub/c1)

Editor : M. Subchan Abdullah
cabor panahan Popda Jatim pelajar atlet Kota Blitar