JAKARTA - Veda Ega Pratama Moto3 2026 mulai menjadi sorotan setelah pembalap muda Indonesia tersebut disebut mencatatkan lap time lebih cepat dari rivalnya asal Malaysia, Hakim Danis. Hasil latihan itu memanaskan kembali persaingan keduanya yang sudah berlangsung sejak level junior.
Baca Juga: 10 Alasan Samsung Galaxy A07 Layak Dibeli, HP Rp1 Jutaan dengan Fitur Lengkap
Lap Time Veda Ega Pratama Jadi Sorotan
Veda Ega Pratama Moto3 2026 disebut menunjukkan perkembangan positif dalam sesi latihan terbaru menjelang musim baru. Catatan waktunya bahkan diklaim mampu mengungguli Hakim Danis yang lebih dulu merasakan atmosfer Moto3 melalui jalur wild card.
Hasil tersebut kemudian memunculkan berbagai reaksi dari publik Asia Tenggara. Media sosial ikut ramai membahas perbandingan dua pembalap muda yang sudah lama menjadi rival.
Namun, catatan waktu latihan belum dapat menjadi patokan mutlak untuk menentukan siapa yang akan lebih unggul dalam balapan. Performa sesungguhnya baru akan terlihat ketika keduanya menghadapi kondisi lomba dan persaingan di grid Moto3.
Dalam transkrip, Veda juga disebut tidak hanya mengandalkan satu putaran cepat. Ia diklaim mampu mempertahankan konsistensi dalam beberapa lap sehingga dinilai menunjukkan proses adaptasi yang menjanjikan.
Baca Juga: Samsung Galaxy A07 Dibanderol Rp1,3 Jutaan, Bawa Helio G99 dan Update 6 Tahun
Rivalitas Veda dan Hakim Sudah Berlangsung Sejak Junior
Persaingan Veda dan Hakim bukan cerita baru. Keduanya disebut sudah berhadapan sejak mengikuti ajang Red Bull Rookies Cup musim 2025.
Pada musim tersebut, Veda menyelesaikan kompetisi sebagai runner-up, sementara Hakim berada di posisi ketiga. Selisih performa yang disebut tipis membuat rivalitas keduanya semakin menarik perhatian.
Cerita kemudian berlanjut di JuniorGP 2025. Kedua pembalap kembali disebut mampu bersaing di barisan depan dengan karakter balap yang berbeda.
Veda digambarkan memiliki gaya pengereman yang berani tetapi tetap terukur. Ia disebut mampu memanfaatkan titik pengereman untuk mencari peluang menyalip tanpa mengorbankan kestabilan motor.
Sementara itu, Hakim disebut mengandalkan kelincahan ketika memasuki sektor tengah tikungan. Pembalap Malaysia tersebut juga dikenal agresif dalam duel jarak dekat dan berani mengambil risiko ketika melihat celah.
Baca Juga: Sumur 7 Pitu di Pantai Jembatan Panjang Disebut Sakti, Airnya Tawar Meski Dekat Laut
Moto3 2026 Jadi Panggung Pembuktian
Hakim memiliki pengalaman lebih dulu di Moto3 setelah mendapatkan kesempatan tampil melalui jalur wild card pada penghujung musim 2025. Pengalaman tersebut disebut memberinya gambaran mengenai tekanan, kepadatan grid dan karakter persaingan Moto3.
Namun, hasil latihan terbaru menunjukkan pengalaman tersebut belum otomatis membuat Hakim unggul atas Veda. Lap time yang lebih cepat dari Veda disebut menjadi sinyal bahwa pembalap Indonesia tersebut berpotensi tampil kompetitif sejak awal.
Dari sisi teknis, Veda disebut memiliki kemampuan membaca perubahan grip lintasan dan cepat menyesuaikan diri dengan kondisi aspal, suhu ban serta karakter motor. Komunikasi dengan tim juga disebut berjalan efektif sehingga masukan teknis dapat diterjemahkan menjadi peningkatan performa.
Di sisi lain, Hakim tetap memiliki kekuatan berupa naluri balap dan keberanian saat berada dalam situasi duel. Karakter tersebut dapat menjadi modal penting karena balapan Moto3 sering berlangsung ketat hingga lap-lap akhir.
Rivalitas keduanya pun berpotensi menjadi salah satu duel menarik di antara rookie Moto3 2026. Veda membawa modal sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup 2025, sedangkan Hakim memiliki pengalaman wild card dan karakter kompetitif.
Meski demikian, persaingan Moto3 tidak hanya ditentukan oleh siapa yang mencatat lap time tercepat ketika latihan. Manajemen balapan, strategi, konsistensi dan kemampuan menjaga ketenangan akan menjadi faktor penting ketika keduanya benar-benar bertemu dalam kompetisi.
Dengan hasil latihan terbaru tersebut, Veda Ega Pratama Moto3 2026 disebut telah mengirim sinyal awal kepada rival-rivalnya. Kini, pembuktian berikutnya berada di lintasan balap sesungguhnya ketika musim baru dimulai.
Source: Youtube/@Limits30
Editor : Arsya Aulia Velinka Putri