JAKARTA - Veda Ega Pratama terbaru kembali mencuri perhatian setelah pembalap Indonesia tersebut finis kesembilan pada Moto3 British Grand Prix 2026 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu (9/8/2026). Start dari posisi ke-15 tidak menghalangi Veda untuk melakukan comeback dan mengamankan tujuh poin berharga.
Veda Ega Pratama terbaru menunjukkan performa menjanjikan dalam debutnya di Silverstone. Sirkuit sepanjang 5,9 kilometer tersebut dikenal memiliki karakter cepat dan teknis, dengan sejumlah tikungan beruntun serta lintasan lurus yang membuat strategi slipstream sangat menentukan. Veda mampu beradaptasi dengan cepat meski baru pertama kali merasakan karakter trek tersebut di ajang Moto3.
Performa Veda Ega Pratama terbaru sebenarnya sudah terlihat sejak sesi latihan. Pembalap berusia 17 tahun itu mencatatkan waktu 2 menit 09,639 detik dan menempati posisi ketiga tercepat. Hasil tersebut membuatnya langsung lolos ke sesi kualifikasi kedua atau Q2. Namun, strategi slipstream pada kualifikasi membuat Veda harus memulai balapan dari posisi ke-15.
Baca Juga: 10 Alasan Samsung Galaxy A07 Layak Dibeli, HP Rp1 Jutaan dengan Fitur Lengkap
Start dari P15 Tidak Menghalangi Veda
Begitu balapan dimulai, Veda langsung menunjukkan agresivitasnya. Ia memanfaatkan celah di tikungan pertama dan mampu naik dari posisi ke-15 menuju urutan ke-11 hanya dalam beberapa tikungan awal.
Persaingan di kelompok tengah berlangsung ketat. Pada lap kedua, Veda kembali naik ke posisi ke-10 dan berada tidak jauh dari Hakim Danish. Sementara itu, persaingan di barisan depan juga berlangsung sengit dengan posisi terdepan yang beberapa kali berpindah tangan.
Memasuki lap keempat, Veda sempat kehilangan posisi setelah sedikit kesulitan di titik pengereman. Ia turun ke urutan ke-11. Namun, situasi balapan berubah setelah beberapa pembalap mengalami insiden.
Hakim Danish mengalami crash pada lap keenam sehingga posisinya merosot jauh. Satu lap kemudian, pembalap tuan rumah Scott Ogden juga terjatuh dan tidak dapat melanjutkan pertarungan. Veda memanfaatkan situasi tersebut dengan tetap menjaga ritme dan akhirnya menembus posisi ketujuh pada pertengahan balapan.
Sempat Terlempar ke Posisi ke-13
Perjuangan Veda belum selesai. Saat memimpin rombongan kedua, ia harus menghadapi persoalan slipstream. Jarak dengan enam pembalap terdepan mencapai sekitar 2,7 detik, sementara Veda berada di posisi yang membuatnya harus menghadapi hambatan angin lebih besar.
Situasi tersebut membuat ritmenya menurun. Dengan tujuh lap tersisa, Veda sempat merosot hingga posisi ke-13. Namun, pembalap Honda Team Asia itu kembali meningkatkan kecepatannya dan naik ke posisi ke-11 ketika balapan menyisakan lima lap.
Tiga lap menjelang finis, Veda kembali turun ke urutan ke-12 setelah terjadi manuver agresif dari pembalap lain. Namun, ia belum menyerah.
Pada lap terakhir, Veda melakukan manuver berani di tikungan pertama dan kedua. Ia mampu melewati lima pembalap sekaligus dan melesat ke posisi ketujuh. Persaingan kembali berlangsung ketat di lintasan lurus terakhir karena para pembalap memanfaatkan slipstream.
Baca Juga: 10 Alasan Samsung Galaxy A07 Layak Dibeli, HP Rp1 Jutaan dengan Fitur Lengkap
Veda Amankan Tujuh Poin di Silverstone
Pada akhirnya, Veda harus puas finis di posisi kesembilan. Ia terpaut 12,276 detik dari David Almansa yang keluar sebagai pemenang Moto3 Inggris 2026. Alvaro Carpe finis kedua, sedangkan Valentin Perrone mengamankan posisi ketiga.
Finis kesembilan membuat Veda membawa pulang tujuh poin. Hasil tersebut semakin memperlihatkan konsistensinya sebagai rookie Moto3 2026 yang mampu bersaing meski kerap memulai balapan dari posisi yang kurang ideal.
Performa Veda juga mendapat perhatian dari rekan setim barunya di Honda Team Asia, Jakipat Singhapong. Pembalap Thailand tersebut menjalani debut bersama tim dengan finis ke-15 dan meraih satu poin.
Singhapong mengaku ingin banyak belajar dari Veda, terutama mengenai cara menghadapi balapan ketika harus memulai dari barisan belakang. Menurutnya, ketenangan Veda dalam merangsek ke papan atas menjadi hal yang menarik untuk dipelajari.
Dengan hasil di Silverstone, Veda Ega Pratama semakin menunjukkan potensi di panggung Moto3 dunia. Konsistensi dan pengalaman yang terus bertambah membuka peluang bagi pembalap Indonesia itu untuk membidik hasil yang lebih tinggi pada seri-seri berikutnya.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : GL SPORT - EXTRA AND NEWS