Veda Ega Pratama Terbaru Tunjukkan Mental Juara di Silverstone dan Bikin Honda Kagum

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:15 WIB
Veda Ega Pratama terbaru mencuri perhatian di Silverstone. Start P15, Veda bangkit dan finis ke-9 dengan tujuh poin. (PINTEREST)
Veda Ega Pratama terbaru mencuri perhatian di Silverstone. Start P15, Veda bangkit dan finis ke-9 dengan tujuh poin. (PINTEREST)

JAKARTA - Veda Ega Pratama terbaru kembali menjadi sorotan setelah tampil impresif pada Moto3 British Grand Prix 2026 di Sirkuit Silverstone, Inggris. Memulai balapan dari posisi ke-15, pembalap muda Indonesia itu mampu bangkit dan mengakhiri race di urutan kesembilan, Minggu (9/8/2026).

Veda Ega Pratama terbaru memperlihatkan kemampuan adaptasi yang mengesankan di Silverstone. Sirkuit sepanjang 5,9 kilometer itu merupakan trek baru bagi Veda di ajang Moto3. Meski demikian, ia tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan kecepatannya. Bahkan, performanya sejak sesi latihan sudah menjadi sinyal bahwa Veda mampu bersaing dengan para pembalap papan atas.

Veda Ega Pratama terbaru mencatatkan waktu 2 menit 09,639 detik pada sesi latihan dan menempati posisi ketiga tercepat. Hasil tersebut membuatnya langsung mengamankan tempat di Q2. Sayangnya, strategi slipstream dalam sesi kualifikasi tidak berjalan sesuai harapan sehingga Veda harus memulai balapan dari posisi ke-15.

Baca Juga: Damkar Kabupaten Blitar Minta Klarifikasi Polres, Siapkan Tes Urine Massal

Langsung Tancap Gas Sejak Lap Pertama

Start dari barisan belakang tidak membuat Veda kehilangan kepercayaan diri. Begitu lampu start padam, pembalap Honda Team Asia tersebut langsung mencari celah di tikungan pertama.

Veda mampu melewati beberapa pembalap dan naik dari posisi ke-15 ke urutan ke-11 dalam beberapa tikungan awal. Pergerakannya terus berlanjut hingga lap kedua ketika ia sudah berada di posisi ke-10.

Pada saat yang sama, persaingan di barisan depan berlangsung sangat ketat. David Almansa, Brian Uriarte, dan Alvaro Carpe saling bergantian memimpin balapan. Kondisi Silverstone yang sangat mengandalkan slipstream membuat selisih waktu antar-pembalap mudah berubah.

Veda sempat kehilangan satu posisi pada lap keempat setelah mengalami sedikit kesulitan di area pengereman. Ia turun ke posisi ke-11. Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama.

Insiden Pembalap Papan Atas Membuka Peluang

Memasuki lap keenam, Hakim Danish mengalami kecelakaan setelah kehilangan cengkeraman roda depan. Ia memang berhasil kembali ke lintasan, tetapi posisinya merosot jauh.

Satu lap berikutnya, pembalap tuan rumah Scott Ogden juga mengalami crash dan gagal melanjutkan balapan. Veda yang mampu menjaga konsentrasi justru semakin dekat dengan kelompok depan.

Memasuki pertengahan race, Veda berhasil menembus posisi ketujuh dan menjadi pemimpin rombongan kedua. Namun, posisinya menghadirkan tantangan tersendiri. Ia harus berada di depan rombongan sehingga tidak mendapatkan keuntungan slipstream dari pembalap lain.

Jarak dengan enam pembalap terdepan pun mencapai sekitar 2,7 detik. Ketika balapan menyisakan tujuh lap, Veda akhirnya kehilangan beberapa posisi dan terlempar ke urutan ke-13.

Manuver Lima Pembalap di Lap Terakhir

Alih-alih menyerah, Veda kembali meningkatkan kecepatannya. Dengan lima lap tersisa, ia berhasil naik ke posisi ke-11. Namun, persaingan yang semakin ketat membuat Veda kembali turun ke urutan ke-12 tiga lap sebelum finis.

Momen paling menarik terjadi pada lap terakhir. Veda melakukan pengereman berani di tikungan pertama dan kedua. Dalam satu rangkaian manuver, ia mampu melewati lima pembalap sekaligus dan langsung merangsek ke posisi ketujuh.

Namun, persaingan belum berakhir. Di lintasan lurus terakhir, para pembalap kembali memanfaatkan slipstream untuk mendapatkan kecepatan tambahan. Veda akhirnya menyentuh garis finis di posisi kesembilan.

Ia terpaut 12,276 detik dari David Almansa yang menjadi pemenang Moto3 Inggris. Alvaro Carpe finis kedua, sedangkan Valentin Perrone berada di posisi ketiga.

Baca Juga: Damkar Kabupaten Blitar Minta Klarifikasi Polres, Siapkan Tes Urine Massal

Rekan Setim Ingin Belajar dari Veda

Finis kesembilan membuat Veda mendapatkan tambahan tujuh poin. Hasil tersebut menjadi catatan penting karena ia mampu meraih poin meski harus memulai balapan dari posisi ke-15 di trek yang baru pertama kali digunakan dalam kariernya di Moto3.

Performa tersebut bahkan membuat rekan setim barunya, Jakipat Singhapong, memberikan perhatian khusus. Pembalap Thailand yang menggantikan Zen Mitani itu finis ke-15 dan mendapatkan satu poin dalam debutnya.

Singhapong mengaku ingin berdiskusi dan belajar dari Veda. Kemampuan Veda untuk tetap tenang ketika memulai balapan dari barisan belakang menjadi salah satu hal yang membuatnya terkesan.

Hasil di Silverstone semakin memperkuat reputasi Veda sebagai salah satu rookie yang patut diperhatikan di Moto3 2026. Jika mampu mempertahankan konsistensi dan memperbaiki posisi start, peluang Veda untuk memburu finis lima besar bahkan podium perdana semakin terbuka.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : GL SPORT - EXTRA AND NEWS
Veda Ega Pratama Terbaru Silverstone Honda Team Asia veda ega pratama moto3 2026