Veda Ega Pratama Makin Bersinar di Moto3 2026, Bos Dorna Sebut Jadi Magnet Baru Motorsport Dunia

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:05 WIB
Veda Ega Pratama finis P9 di Moto3 Silverstone dan kini mengoleksi 97 poin. Bos Dorna hingga pengamat MotoGP memberi pujian atas performa pembalap Indonesia.(Pinterest)
Veda Ega Pratama finis P9 di Moto3 Silverstone dan kini mengoleksi 97 poin. Bos Dorna hingga pengamat MotoGP memberi pujian atas performa pembalap Indonesia.(Pinterest)

JAKARTA – Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan usai tampil impresif pada seri Moto3 2026 di Sirkuit Silverstone, Inggris. Rider muda asal Gunungkidul itu sukses finis di posisi kesembilan setelah memulai balapan dari grid ke-15. Hasil tersebut membuat Veda semakin kokoh di papan atas klasemen sementara sekaligus memperbesar peluangnya memburu gelar Rookie of the Year Moto3 2026.

Penampilan Veda Ega Pratama semakin mencuri perhatian karena rival utamanya, Hakim Danish dari Malaysia, gagal meraih poin usai mengalami kecelakaan. Tambahan tujuh poin membuat Veda kini mengoleksi 97 poin dan hanya membutuhkan tiga poin lagi untuk menembus angka 100 pada musim debutnya di Moto3 World Championship.

Tidak hanya performanya di lintasan yang menjadi pembicaraan. Nama Veda Ega Pratama juga mendapat pujian dari sejumlah tokoh penting dunia balap, mulai dari manajemen Honda Team Asia hingga petinggi Dorna Sports.

Baca Juga: Serapan Anggaran Bidang Konstruksi Baru 20 Persen, PUPR Kota Blitar Janji Genjot Bulan Ini

Start dari Posisi ke-15, Veda Bangkit ke Posisi Kesembilan

Mengawali balapan dari posisi ke-15 bukan situasi ideal. Namun Veda langsung tampil agresif sejak lampu start padam. Ia berhasil menembus rombongan depan dan masuk ke zona 10 besar hanya dalam beberapa lap pertama.

Meski sempat kehilangan waktu akibat insiden yang terjadi di kelompok depan, pembalap berusia 17 tahun tersebut tetap tenang. Strategi menjaga ritme balap dan pengelolaan ban yang efektif membuatnya mampu terus memperbaiki posisi hingga akhirnya mengunci finis di peringkat kesembilan.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengapresiasi perjuangan Veda. Menurutnya, pembalap Indonesia itu menunjukkan daya juang luar biasa meski harus bertarung di grup kedua akibat kehilangan kontak dengan rombongan terdepan.

Bos Dorna Nilai Veda Jadi Magnet Baru MotoGP

Penampilan konsisten Veda juga disebut membawa dampak besar bagi perkembangan MotoGP di kawasan Asia Tenggara.

Dalam transkrip video, CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, disebut mengapresiasi rivalitas antara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish yang dinilai mampu meningkatkan antusiasme penggemar.

Veda disebut bukan hanya pembalap berbakat, tetapi juga memiliki nilai komersial tinggi. Kehadirannya dinilai mampu mendongkrak jumlah penonton televisi, interaksi media sosial, hingga menarik basis penggemar baru dari Indonesia.

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa kiprah pembalap muda Indonesia kini mulai diperhitungkan tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga dari sisi bisnis olahraga otomotif.

Racecraft Veda Tuai Pujian Pengamat

Jurnalis MotoGP, Matt Bird, juga memberikan apresiasi terhadap gaya balap Veda. Ia menilai pembalap asal Wonosari itu memiliki racecraft yang matang, agresif, tetapi tetap bersih saat melakukan manuver.

Menurutnya, kemampuan Veda bangkit dari posisi ke-15 hingga finis di sembilan besar menjadi bukti kecerdasan dalam membaca jalannya balapan.

Matt Bird bahkan menilai potensi Veda belum sepenuhnya terlihat karena keterbatasan paket motor Honda Team Asia. Ia meyakini pembalap Indonesia tersebut berpeluang rutin naik podium apabila mendapat motor yang lebih kompetitif pada musim mendatang.

Baca Juga: Damkar Kabupaten Blitar Minta Klarifikasi Polres, Siapkan Tes Urine Massal

Klasemen Makin Ketat, Target 100 Poin di Aragon

Tambahan tujuh poin membuat Veda kini menempati posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 97 poin. Ia unggul atas Valentin Perrone dan memperlebar jarak dari Hakim Danish yang tertahan di posisi kedelapan setelah gagal finis.

Pada klasemen Rookie of the Year, Veda berada di peringkat kedua dengan 97 poin, hanya berada di belakang Brian Uriarte yang mengoleksi 127 poin.

Peluang memperbaiki posisi terbuka lebar saat Moto3 memasuki seri berikutnya di MotorLand Aragon, Spanyol, pada 28–30 Agustus 2026. Sirkuit tersebut bukan tempat asing bagi Veda karena sebelumnya pernah menjadi arena balapnya saat tampil di Red Bull Rookies Cup.

Jika mampu menambah minimal tiga poin, Veda akan menembus angka 100 poin pada musim debutnya. Modal konsistensi, kecerdasan strategi, dan kepercayaan diri menjadi bekal penting bagi pembalap Indonesia itu untuk terus bersaing di papan atas Moto3 2026 sekaligus menjaga asa meraih gelar Rookie of the Year.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Garuda Exclusive Story
MotoGP Silverstone Honda Team Asia veda ega pratama moto3 2026 rookie of the year