Red Bull Rookies Cup 2026 Makin Panas Usai Brian Uriarte Crash dan Veda Terus Mendekat

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:35 WIB
Red Bull Rookies Cup 2026 disorot setelah Brian Uriarte crash di Silverstone. Veda Ega Pratama memanfaatkan peluang dan memangkas jarak poin. (PINTEREST)
Red Bull Rookies Cup 2026 disorot setelah Brian Uriarte crash di Silverstone. Veda Ega Pratama memanfaatkan peluang dan memangkas jarak poin. (PINTEREST)

JAKARTA - Red Bull Rookies Cup 2026 kembali mendapat sorotan setelah salah satu alumninya, Brian Uriarte, mengalami nasib kurang beruntung di Moto3 Inggris 2026. Pembalap asal Spanyol itu terjatuh pada lap terakhir sehingga gagal membawa pulang poin dari Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026).

Nama Brian Uriarte memang tidak bisa dilepaskan dari Red Bull Rookies Cup 2026 dan perjalanan pembalap muda menuju kelas dunia. Uriarte merupakan juara Red Bull Rookies Cup 2025 sekaligus kampiun JuniorGP pada musim yang sama. Kini, ia berusaha membuktikan kualitasnya di Moto3 bersama Red Bull KTM Ajo.

Namun, hasil Moto3 Inggris justru memberikan keuntungan bagi rivalnya, Veda Ega Pratama. Pembalap Indonesia tersebut mampu finis kesembilan dan mengamankan tujuh poin. Situasi itu membuat jarak Veda dengan Uriarte di klasemen sementara semakin tipis.

Baca Juga: Serapan Anggaran Bidang Konstruksi Baru 20 Persen, PUPR Kota Blitar Janji Genjot Bulan Ini

Uriarte Sempat Jadi Ancaman di Barisan Depan

Uriarte sebenarnya mengawali Moto3 Inggris dengan modal yang cukup menjanjikan. Ia memulai balapan dari posisi ketujuh dan langsung masuk dalam rombongan pembalap terdepan.

Kecepatan Uriarte juga terlihat sepanjang perlombaan. Ia beberapa kali berhasil mengambil posisi terdepan ketika persaingan berlangsung ketat. Karakter Sirkuit Silverstone yang memiliki lintasan lurus panjang membuat posisi pembalap terus berubah karena efek slipstream.

Hingga mendekati akhir balapan, Uriarte masih memiliki peluang untuk mengamankan hasil besar. Sayangnya, harapan tersebut berakhir pada lap terakhir.

Uriarte melakukan kesalahan yang membuatnya terjatuh. Insiden tersebut menjadi pukulan besar karena terjadi ketika balapan tinggal menyisakan beberapa tikungan menuju garis finis.

Kegagalan menyelesaikan balapan membuat Uriarte kehilangan kesempatan menambah poin. Kondisi tersebut sekaligus memberikan ruang bagi Veda Ega Pratama untuk memangkas jarak dalam persaingan klasemen.

Bos KTM Ajo Sebut Kesalahan Kecil

Bos Red Bull KTM Ajo, Niklas Ajo, ikut memberikan penilaian mengenai insiden yang dialami Uriarte. Menurutnya, secara keseluruhan pekan balapan di Inggris tetap memberikan hasil positif bagi tim.

Ajo mengakui kedua pembalapnya mampu bertarung memperebutkan kemenangan hingga putaran terakhir. Namun, kesalahan kecil Uriarte pada momen krusial membuat hasil akhirnya menjadi pahit.

Meski kecewa, Ajo menilai insiden tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran. Uriarte masih berada dalam tahap perkembangan sebagai pembalap muda dan pengalaman dari Silverstone dapat menjadi bekal penting untuk balapan berikutnya.

Penilaian tersebut menunjukkan bahwa tim tidak ingin menjadikan crash sebagai tekanan tambahan bagi Uriarte. Sebaliknya, kesalahan tersebut diharapkan bisa membantu sang pembalap lebih matang dalam mengambil keputusan ketika berada dalam situasi perebutan posisi.

Veda Ega Pratama Terus Pangkas Jarak

Di sisi lain, Veda menjalani balapan yang jauh lebih positif. Memulai dari posisi ke-15, pembalap Indonesia itu mampu memperbaiki posisi dan finis di urutan kesembilan.

Tambahan tujuh poin menjadi hasil penting bagi Veda. Terlebih, ia mampu meraih poin ketika rivalnya, Uriarte, justru gagal menyelesaikan balapan.

Konsistensi menjadi salah satu kekuatan Veda sepanjang musim. Meski posisi start belum selalu ideal, pembalap Indonesia tersebut beberapa kali mampu melakukan comeback untuk masuk ke zona poin.

Hasil di Silverstone membuat persaingan Veda dan Uriarte semakin menarik. Setiap seri berikutnya berpotensi mengubah jarak keduanya, terutama jika salah satu pembalap gagal finis atau kehilangan poin.

Baca Juga: Serapan Anggaran Bidang Konstruksi Baru 20 Persen, PUPR Kota Blitar Janji Genjot Bulan Ini

Uriarte Siap Bangkit di Seri Berikutnya

Uriarte tidak ingin terlalu lama memikirkan kegagalan di Silverstone. Ia mengakui kesalahan tersebut menjadi pelajaran berharga setelah menjalani pekan yang sebenarnya cukup positif.

Pembalap Spanyol itu menyebut dirinya dan tim memiliki kecepatan untuk bersaing di depan. Ia juga merasa nyaman dengan performanya sepanjang akhir pekan, termasuk ketika menghadapi sirkuit yang tergolong baru.

Kini fokus Uriarte beralih ke balapan berikutnya. Ia bertekad memanfaatkan pengalaman dari Inggris untuk tampil lebih kuat.

Sementara itu, Veda memiliki peluang melanjutkan momentum positif. Persaingan antara dua pembalap muda ini menunjukkan bagaimana proses pembinaan dari kompetisi seperti Red Bull Rookies Cup dapat berlanjut hingga panggung Moto3.

Jika mampu mempertahankan konsistensi, Veda berpeluang terus memangkas jarak. Sebaliknya, Uriarte harus segera bangkit agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan poin.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : juara.net
Red Bull Rookies Cup 2026 Moto3 Inggris 2026 Red Bull KTM Ajo veda ega pratama Brian Uriarte