JAKARTA - Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan menjelang kiprahnya bersama Hyundai Hill State di Liga Voli Korea 2026/2027. Kali ini, perhatian tertuju pada pengakuan libero senior Kim Yong Geon yang mengaku pernah begitu kesulitan menghadapi kerasnya serangan Megawati ketika keduanya masih menjadi lawan.
Pengakuan tersebut kembali ramai diperbincangkan setelah Megawati resmi bergabung dengan Hyundai Hill State. Selama dua musim memperkuat Red Sparks, Megawati dikenal sebagai salah satu opposite hitter paling berbahaya di Liga Voli Korea. Spike keras dan cepat pemain asal Jember itu bahkan membuat pemain bertahan lawan harus bekerja ekstra keras.
Menariknya, Kim Yong Geon kini tidak lagi harus menghadapi Megawati Hangestri di seberang net. Keduanya justru akan menjadi rekan satu tim. Kondisi tersebut membuat cerita lama tentang kesulitan Kim Yong menerima serangan Megawati berubah menjadi kisah yang mengundang tawa sekaligus kekaguman.
Baca Juga: Serapan Anggaran Bidang Konstruksi Baru 20 Persen, PUPR Kota Blitar Janji Genjot Bulan Ini
Kim Yong Geon Akui Kesulitan Hadapi Spike Megawati
Dalam wawancara yang dikutip dalam transkrip tersebut, Kim Yong Geon mengaku pernah tidak menyukai Megawati. Namun, rasa tersebut bukan karena persoalan pribadi.
Ia mengaku kesal karena harus berulang kali menerima serangan keras Megawati. Sebagai libero, tugas utamanya adalah mengamankan pertahanan dan mengendalikan bola pertama. Namun, serangan Megawati membuat tugas tersebut menjadi jauh lebih sulit.
Kim Yong bahkan disebut pernah mengungkapkan bahwa tangannya terasa sakit ketika berkali-kali menerima spike Megawati. Pengakuan itu menjadi menarik karena datang dari pemain bertahan senior yang telah lama memperkuat Hyundai Hill State.
Baca Juga: Damkar Kabupaten Blitar Minta Klarifikasi Polres, Siapkan Tes Urine Massal
Bagi seorang libero berpengalaman, menghadapi serangan dengan kecepatan dan kekuatan tinggi membutuhkan refleks, positioning, serta kemampuan membaca arah bola yang sangat baik. Megawati memiliki kombinasi tersebut sehingga mampu membuat pertahanan lawan berada dalam tekanan.
Dulu Lawan, Kini Satu Tim
Situasi berubah setelah Hyundai Hill State mendatangkan Megawati untuk musim 2026/2027. Kim Yong Geon yang sebelumnya dibuat kewalahan kini justru akan berada di belakang Megawati sebagai bagian dari sistem pertahanan tim.
Dalam pengakuannya, Kim Yong Geon bahkan menyebut dirinya sempat kesal ketika mendengar Megawati akan kembali ke Liga Voli Korea. Namun, kekesalan tersebut berubah setelah mengetahui Megawati justru bergabung dengan klub yang sama.
Ia kini dapat menikmati situasi berbeda. Setiap kali Megawati melancarkan serangan kepada lawan, Kim Yong Geon tidak lagi perlu berusaha keras menghentikannya. Sebaliknya, ia bisa mendukung serangan tersebut dari lini belakang.
Pernyataan Kim Yong Geon yang menggambarkan perasaannya ketika Megawati menyerang lawan pun mendapat perhatian penggemar. Fans melihatnya sebagai bentuk pengakuan terhadap kualitas Megawati sebagai penyerang.
Baca Juga: Arah Mencari Rezeki Hari Senin Menurut Primbon Jawa, Ada Pantangannya
Hyundai Hill State Punya Kombinasi Menarik
Kehadiran Megawati membuat ekspektasi terhadap Hyundai Hill State musim depan meningkat. Megawati diharapkan menjadi mesin poin utama, sementara lini pertahanan diperkuat pemain berpengalaman seperti Kim Yong Geon.
Duet Megawati dengan setter Hyundai Hill State juga menjadi salah satu hal yang dinantikan. Kombinasi umpan akurat dan kemampuan menyerang Megawati berpotensi menjadi senjata penting bagi tim.
Bagi Megawati, bergabung dengan Hyundai Hill State juga menjadi tantangan baru setelah sebelumnya sukses mencuri perhatian bersama Red Sparks. Ia kini dituntut membuktikan bahwa performa impresifnya dapat kembali dipertahankan dalam lingkungan dan sistem permainan yang berbeda.
Sementara bagi Kim Yong Geon, kedatangan Megawati menghadirkan keuntungan besar. Pemain yang dahulu menjadi ancaman kini berubah menjadi senjata tim sendiri.
Jika chemistry keduanya berjalan baik, Hyundai Hill State berpotensi menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan pada Liga Voli Korea 2026/2027.
YouTube MEGA SPIKE
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo