Veda Ega Pratama Satu Lintasan dengan Marc Márquez di Aragon, Begini Momennya

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:10 WIB
Veda Ega Pratama latihan di Aragon dan satu lintasan dengan Marc Márquez. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi pembalap muda Indonesia.(Pinterest)
Veda Ega Pratama latihan di Aragon dan satu lintasan dengan Marc Márquez. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi pembalap muda Indonesia.(Pinterest)

JAKARTA - Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian setelah terlihat menjalani sesi latihan di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol. Dalam video yang dibagikan ayahnya, Sudarmono, Veda tampak berada satu lintasan dengan Marc Márquez.

Momen Veda Ega Pratama latihan di Aragon itu menjadi menarik karena Márquez terlihat berada di belakang pembalap Indonesia tersebut. Keduanya melaju dalam sesi latihan dengan ritme yang cukup cepat.

Bagi Veda, kesempatan berada satu lintasan dengan Márquez jelas menjadi pengalaman berharga. Situasi tersebut memungkinkan pembalap muda Indonesia itu merasakan langsung bagaimana rasanya menjaga ritme ketika berada di lintasan bersama pembalap yang telah memiliki pengalaman panjang di level dunia.

Baca Juga: Sejarah Lambang NU, Berawal dari Salat Istikharah dan Sebuah Mimpi

Veda Tetap Fokus Saat Márquez Berada di Belakang

Dalam video tersebut, Veda terlihat tetap menjalani latihan dengan ritme yang terjaga. Márquez tampak mengikuti dari belakang dalam beberapa bagian sesi.

Kondisi tersebut menjadi tantangan mental tersendiri. Seorang pembalap muda harus tetap fokus terhadap racing line, pengereman, tikungan, serta akselerasi tanpa terganggu oleh keberadaan pembalap lain di belakangnya.

Veda disebut tidak menunjukkan kepanikan. Ia tetap mempertahankan ritme dan menjalani sesi latihan sebagaimana mestinya.

Pengalaman seperti ini memberikan kesempatan bagi Veda untuk merasakan langsung tekanan ketika berada di depan pembalap yang jauh lebih berpengalaman. Selain kemampuan mengendalikan motor, situasi tersebut juga menguji konsentrasi dan ketenangan.

Dalam balap motor, kecepatan bukan satu-satunya faktor yang menentukan perkembangan seorang pembalap. Kemampuan membaca situasi, mempertahankan konsistensi, serta tetap tenang ketika menghadapi tekanan juga menjadi bagian penting dari proses pembentukan mental.

Pengalaman Berharga di Sirkuit Aragon

Latihan di Aragon juga memberikan kesempatan bagi Veda untuk mengamati ritme pembalap berpengalaman. Berada di lintasan yang sama memungkinkan dirinya mendapatkan pengalaman mengenai cara menjaga kecepatan, mengambil tikungan, dan mempertahankan racing line.

Bagi pembalap muda yang sedang membangun karier, kesempatan semacam ini tidak datang setiap saat. Berlatih satu lintasan dengan Márquez membuat Veda bisa mendapatkan pengalaman langsung, bukan sekadar mempelajari gaya balap sang pembalap melalui tayangan balapan.

Momen tersebut juga menjadi perhatian bagi penggemar balap motor Indonesia. Veda kini mendapatkan pengalaman di lingkungan balap internasional dan berkesempatan merasakan langsung situasi yang melibatkan pembalap papan atas.

Namun, sesi latihan ini perlu dibedakan dari perlombaan resmi. Berdasarkan transkrip video, tidak terdapat informasi mengenai hasil balapan Veda di Aragon. Karena itu, momen tersebut tidak dapat disebut sebagai hasil atau pencapaian dalam sebuah balapan resmi.

Bagian akhir video juga memperlihatkan adanya percakapan berbahasa Spanyol. Akan tetapi, transkrip yang tersedia tidak cukup jelas untuk memastikan seluruh isi percakapan. Karena itu, bagian tersebut tidak digunakan sebagai kutipan langsung.

Baca Juga: Sejarah NU dan Paham Ahlussunnah Wal Jamaah yang Menjadi Dasarnya

Bagi Veda Ega Pratama, pengalaman satu lintasan dengan Márquez dapat menjadi tambahan bekal dalam perjalanan kariernya. Ia bisa merasakan tekanan berada di depan pembalap berpengalaman sekaligus menjaga ritme dalam sesi latihan.

Pengalaman tersebut pada akhirnya bukan hanya soal siapa yang berada di depan atau di belakang. Lebih penting, Veda mendapatkan kesempatan untuk merasakan atmosfer latihan bersama pembalap yang sudah lama berkompetisi di level tertinggi.

Kini, pengalaman di Aragon menjadi bagian dari proses Veda untuk terus mengembangkan kemampuan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana pengalaman tersebut dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri, ketenangan, dan konsistensinya ketika kembali menghadapi persaingan di lintasan.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : SVS Sports
MotorLand Aragon moto3 veda ega pratama Balap Motor Indonesia marc marquez