JAKARTA - Moto3 Aragon 2026 segera memasuki rangkaian akhir pekan balap di MotorLand Aragon, Spanyol. Seri ke-13 Kejuaraan Dunia Moto3 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 30 Agustus. Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menjadi salah satu pembalap yang akan kembali berjuang mengamankan poin.
Rangkaian balapan dimulai Jumat, 28 Agustus 2026. Para pembalap Moto3 akan menjalani sesi latihan pertama sebelum melanjutkan ke sesi practice. Tahapan tersebut menjadi kesempatan bagi setiap tim untuk mencari setelan motor yang paling sesuai dengan karakter lintasan Aragon.
Berdasarkan jadwal yang digunakan dalam transkrip, Free Practice 1 Moto3 berlangsung pukul 14.00 WIB. Sesi practice kemudian dijadwalkan mulai pukul 18.15 WIB.
Baca Juga: Selawat Asghil Viral di Perayaan 1 Abad NU, Ternyata Ini Sosok yang Disebut sebagai Penciptanya
Jadwal Moto3 Aragon 2026
Aktivitas berlanjut pada Sabtu, 29 Agustus. Free Practice 2 dijadwalkan berlangsung pukul 13.40 WIB. Setelah sesi latihan selesai, perhatian beralih ke kualifikasi yang menentukan posisi start untuk balapan utama.
Sesi Q1 Moto3 dijadwalkan mulai pukul 17.45 WIB. Setelah itu, Q2 berlangsung pukul 18.10 WIB. Hasil kedua sesi tersebut akan menentukan susunan pembalap di grid pada balapan Minggu.
Race Moto3 Aragon 2026 menjadi agenda utama pada Minggu, 30 Agustus. Balapan dijadwalkan dimulai pukul 16.00 WIB dengan total 17 putaran.
Bagi Veda Ega Pratama, seri Aragon menjadi kesempatan untuk kembali mengumpulkan angka di klasemen. Pembalap Indonesia tersebut menjalani musim 2026 bersama Honda Team Asia dan telah memperlihatkan kemampuan bersaing di level Kejuaraan Dunia.
Perjalanan Veda sepanjang musim juga menghasilkan sejumlah catatan positif. Ia mampu meraih podium di Moto3 Brasil dan kemudian mendapatkan hasil podium lainnya di Le Mans. Prestasi tersebut menjadi bagian penting dari perkembangan Veda dalam musim debutnya.
Veda Bersiap Hadapi Para Rival
Persaingan di Moto3 dikenal sangat rapat. Veda akan berhadapan dengan sejumlah pembalap muda yang juga memiliki kecepatan tinggi, termasuk Máximo Quiles, Álvaro Carpe, David Almansa, Brian Uriarte, Marco Morelli, Valentin Perrone, dan Hakim Danish.
Kondisi tersebut membuat setiap sesi di Aragon memiliki arti penting. Kesalahan kecil dalam latihan maupun kualifikasi dapat memengaruhi posisi pembalap ketika balapan dimulai.
MotorLand Aragon juga menuntut pembalap menjaga konsistensi selama balapan. Selain kecepatan, kemampuan membaca situasi di dalam rombongan menjadi faktor penting untuk mendapatkan hasil maksimal.
Bagi Veda, target utama tentu meraih hasil sebaik mungkin. Tambahan poin dari Aragon dapat membantu menjaga persaingannya di klasemen sekaligus meningkatkan kepercayaan diri menghadapi seri berikutnya.
Setelah balapan di Aragon, kalender Moto3 2026 masih berlanjut menuju sejumlah negara. Persaingan akan bergerak ke San Marino, Austria, Jepang, Indonesia, Australia, Malaysia, Qatar, Portugal, dan kemudian ditutup di Valencia.
Baca Juga: Sejarah NU di Politik, dari Masyumi hingga Kembali ke Khittah Organisasi
Karena itu, setiap seri menjadi kesempatan penting bagi para pembalap untuk memperbaiki posisi. Termasuk bagi Veda yang masih memiliki banyak balapan untuk terus menunjukkan perkembangan.
Moto3 Aragon 2026 akhirnya bukan hanya menjadi agenda bagi pembalap Indonesia untuk mengejar poin. Seri ini juga menjadi bagian dari perjalanan panjang Veda dalam membangun pengalaman di panggung balap dunia.
Dengan persaingan yang ketat sejak sesi latihan hingga race, perhatian publik Indonesia akan tertuju kepada performa Veda di MotorLand Aragon. Hasil akhir balapan nantinya akan menjadi gambaran penting mengenai sejauh mana pembalap muda Indonesia tersebut mampu mempertahankan momentumnya di Moto3 2026.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : RIFAN HARUN