Kiandra Ramadhipa Bikin Persaingan Moto3 Junior Barcelona Makin Sengit

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:45 WIB
Kiandra Ramadhipa tampil impresif di Moto3 Junior Barcelona. Start dari posisi ketiga, ia bertarung di depan hingga lap terakhir. (PINTEREST)
Kiandra Ramadhipa tampil impresif di Moto3 Junior Barcelona. Start dari posisi ketiga, ia bertarung di depan hingga lap terakhir. (PINTEREST)

JAKARTA - Kiandra Ramadhipa menunjukkan performa impresif pada race pembuka FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di Barcelona. Start dari posisi ketiga membuat pembalap Indonesia itu langsung berada di barisan depan dan terlibat dalam pertarungan sengit yang berlangsung hingga lap terakhir.

Kiandra Ramadhipa mengisi baris pertama starting grid bersama Fernando Bahosa dan Leonardo Zani. Bahosa memulai balapan dari pole position, sedangkan Zani berada di posisi kedua. Kiandra melengkapi tiga pembalap terdepan yang memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan posisi terbaik.

Baca Juga: Keandra Ramadhipa Juara Red Bull Rookies Cup di Jerez, Start P17 Jadi Kemenangan Perdana

Begitu lampu start padam, Bahosa langsung melesat dan mempertahankan posisi terdepan menuju tikungan pertama. Zani juga mampu menjaga posisi kedua. Sementara itu, pembalap lain mulai merangsek dari belakang dan membuat komposisi grup depan berubah dengan cepat.

Sirkuit Barcelona-Catalunya menjadi arena pertarungan yang sangat ketat. Para pembalap memanfaatkan lintasan lurus dan slipstream untuk melakukan serangan. Tikungan pertama menjadi salah satu titik penting karena para pembalap datang dengan kecepatan tinggi sebelum mengerem keras.

Persaingan di depan kemudian semakin panas. Carlos Cano, Julio Pul, Leonardo Zani, dan Fernando Bahosa beberapa kali saling bertukar posisi. Kiandra juga tetap berada dalam rombongan terdepan dan tidak membiarkan jaraknya melebar.

Komentator menggambarkan pertarungan tersebut sebagai salah satu duel menarik dalam balapan Moto3 Junior. Perubahan posisi bahkan terjadi beberapa kali dalam satu lap. Para pembalap harus memilih racing line secara tepat karena kesalahan kecil dapat membuat posisi mereka langsung turun.

Memasuki pertengahan balapan, grup depan masih sangat rapat. Travis Borg sempat mencuri perhatian dengan mencatatkan lap tercepat di kisaran 1 menit 47 detik dan merangsek ke posisi lima. Namun, persaingan di depan tetap menjadi pusat perhatian karena jarak antar pembalap sangat tipis.

Kiandra kemudian mendapatkan momentum penting pada fase akhir balapan. Ketika lomba menyisakan beberapa lap, ia mampu naik ke posisi podium. Manuvernya menjadi salah satu aksi yang paling menonjol karena dilakukan di tengah persaingan ketat dengan pembalap lain.

Pada salah satu kesempatan, Kiandra melakukan serangan dari sisi dalam. Ia mampu mempertahankan racing line hingga keluar tikungan dan mengambil posisi penting. Pergerakan tersebut membuatnya kembali masuk dalam persaingan untuk posisi teratas.

Situasi semakin dramatis ketika Fernando Bahosa mengalami highside dengan empat lap tersisa. Pembalap yang sebelumnya memulai balapan dari pole position tersebut harus mengakhiri perlombaan lebih awal. Dalam tayangan ulang, Bahosa terlihat kehilangan bagian belakang motornya sebelum terlempar dari motor. Ia kemudian disebut mampu berjalan meninggalkan lokasi insiden.

Kondisi tersebut membuat persaingan di depan semakin terbuka. Kiandra Ramadhipa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan kembali bergerak naik. Ia bahkan sempat berada di posisi kedua ketika balapan memasuki fase akhir.

Dua lap terakhir berlangsung sangat ketat. Lima pembalap masih berada dalam kelompok yang jaraknya hanya sekitar setengah detik. Kiandra terus mempertahankan posisinya sembari menghadapi serangan dari para rival.

Baca Juga: Keandra Ramadhipa Juara Red Bull Rookies Cup di Jerez, Start P17 Jadi Kemenangan Perdana

Pada lap terakhir, persaingan semakin sulit diprediksi. Para pembalap memanfaatkan slipstream menuju tikungan pertama dan tikungan 10. Kiandra kembali melakukan manuver penting dari sisi dalam dan berhasil mengambil posisi terdepan.

Namun, keunggulan itu belum bertahan sampai garis finis. Leonardo Zani akhirnya mampu mengambil alih posisi pertama menjelang akhir lomba. Zani kemudian menjadi pemenang race pembuka tersebut, disusul Julio Pul dan Carlos Cano di posisi berikutnya.

Meski tidak mengakhiri balapan di podium, Kiandra Ramadhipa memperlihatkan kemampuan bersaing di barisan terdepan. Keberaniannya melakukan manuver dan konsistensinya bertahan dalam grup terdepan menjadi modal penting dalam menghadapi rangkaian balapan Moto3 Junior World Championship berikutnya.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : SPORT3 Indonesia
Kiandra Ramadhipa Moto3 junior Moto3 Junior World Championship balap motor barcelona