JAKARTA - Peluang Timnas Indonesia tampil dengan kekuatan penuh di ASEAN Cup 2026 semakin terbuka. Sejumlah pemain abroad yang sebelumnya berpotensi absen karena turnamen bukan agenda FIFA kini disebut berpeluang bergabung dengan skuad Garuda.
Tiga nama yang menjadi sorotan adalah Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks. Ketiganya dikabarkan akan segera bertolak ke Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia sekitar satu pekan sebelum ASEAN Cup 2026 dimulai.
Jika kabar tersebut terealisasi, komposisi Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026 bakal jauh berbeda dibandingkan ketika tampil di Piala AFF. Kehadiran pemain diaspora dari kompetisi Eropa dapat memberikan tambahan kualitas sekaligus memperkuat kedalaman skuad.
Baca Juga: Dispendukcapil Kota Blitar Tutup Layanan di MPP Lima Hari, Warga Tetap Bisa Urus Adminduk di Kantor
Peluang masuknya pemain abroad tersebut tidak terlepas dari status ASEAN Cup 2026 yang disebut berlangsung pada periode FIFA Matchday. Berbeda dengan Piala AFF 2026 yang tidak berada dalam kalender resmi FIFA, kondisi tersebut membuat klub pada prinsipnya memiliki kewajiban melepas pemain ketika mendapatkan panggilan tim nasional sesuai aturan yang berlaku.
Situasi ini menjadi keuntungan bagi pelatih John Herdman. Ia berpeluang mengumpulkan lebih banyak pemain terbaik Indonesia yang berkarier di luar negeri.
Sebelumnya, Ketua PSSI Erick Thohir juga disebut berharap Timnas Indonesia diperkuat para pemain terbaik pada ASEAN Cup 2026. Dengan dukungan pemain abroad, target Indonesia untuk meraih hasil maksimal di turnamen tersebut semakin terbuka.
Baca Juga: Bus Damri Rute Tulungagung-Pantai Serang Ditargetkan Beroperasi 2027, Ini Jalurnya
Pada Piala AFF sebelumnya, Timnas Indonesia harus mengandalkan lebih banyak pemain yang tersedia dari kompetisi domestik karena sejumlah pemain abroad tidak dapat bergabung. Kondisi itu membuat pilihan pemain menjadi lebih terbatas.
Calvin Verdonk menjadi salah satu pemain yang dinilai sangat penting dalam skuad Garuda. Berdasarkan informasi dalam video, Verdonk disebut akan segera terbang ke Jakarta dan bergabung dalam pemusatan latihan sekitar satu minggu sebelum turnamen.
Pemain tersebut memiliki fleksibilitas karena dapat dimainkan di beberapa posisi. Selain sektor sayap kiri, Verdonk juga disebut mampu bermain sebagai gelandang bertahan maupun bek tengah.
Kemampuan tersebut membuat Verdonk memiliki nilai penting dalam skema permainan Timnas Indonesia. Ia juga sudah memahami karakter rekan-rekannya serta sistem yang diterapkan di tim nasional.
Sementara itu, Kevin Diks juga dikabarkan bakal bergabung. Pemain yang berkarier di Borussia Mönchengladbach tersebut dinilai memiliki pengalaman dan fleksibilitas yang dibutuhkan Indonesia.
Diks dapat bermain sebagai bek kanan, bek tengah, maupun gelandang bertahan. Kemampuan tersebut sangat berguna ketika Indonesia menggunakan sistem tiga bek, terutama untuk menjaga keseimbangan antara pertahanan dan pembangunan serangan.
Baca Juga: Perumda Tirta Penataran Perbaiki Jaringan, Layanan Air Bersih di Blitar Selatan Terganggu
Nama lain yang menjadi perhatian adalah Jay Idzes. Dalam transkrip, Idzes disebut masih masuk dalam pembicaraan skuad meski sebelumnya sempat mengalami cedera.
Perkembangan kondisi Idzes dikabarkan positif. Ia disebut telah kembali berlatih bersama klubnya dan kembali masuk skuad pada pertandingan Serie A.
Kehadiran Idzes akan memberikan tambahan pengalaman di lini belakang. Selain kualitas bertahan, statusnya sebagai kapten juga dapat membantu kepemimpinan di dalam skuad.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Finis P20 di Moto3 Aragon 2026, Sempat Masuk Zona Poin
Jika Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks benar-benar bergabung, John Herdman akan memiliki lebih banyak opsi untuk menyusun komposisi terbaik.
ASEAN Cup 2026 juga dapat menjadi ajang penting bagi John Herdman untuk mengukur kualitas Timnas Indonesia ketika para pemain terbaik berkumpul. Dengan banyak pemain yang berkarier di kompetisi Eropa, level permainan Indonesia bisa diuji lebih jauh.
Indonesia juga disebut akan tampil sebagai tuan rumah. Dukungan suporter di stadion dapat menjadi keuntungan tambahan bagi skuad Garuda.
Tantangan Herdman berikutnya adalah menyatukan pemain lokal dengan para pemain diaspora. Persaingan di setiap posisi pun diprediksi semakin ketat.
Kondisi tersebut justru dapat memberikan keuntungan karena Indonesia memiliki kedalaman skuad yang lebih baik. Bukan hanya 11 pemain utama, tetapi hingga 18-23 pemain yang siap dimainkan.
Dengan semakin banyak pemain abroad yang berpeluang tersedia, Timnas Indonesia kini memiliki kesempatan untuk tampil lebih kompetitif di ASEAN Cup 2026.
Editor : Cecilia Dzakira Pasha