JAKARTA - Veda Ega Pratama mendapat kabar positif menjelang balapan Moto3 di Sirkuit Misano, San Marino. Pembalap Indonesia tersebut yang sebelumnya mengakhiri sesi kualifikasi di posisi 16 mendapat pembaruan posisi start dan akan mengawali balapan dari urutan ke-15.
Perubahan satu posisi tersebut membuat Veda Ega Pratama berada di barisan tengah starting grid. Posisi itu memberikan kesempatan bagi Veda untuk langsung memperbaiki posisi sejak awal balapan. Transkrip menyebut harapan agar pembalap Indonesia tersebut mampu memanfaatkan momen start untuk mendapatkan hasil terbaik.
Veda sebelumnya menjalani rangkaian persiapan sejak hari pertama hingga sesi kualifikasi. Dalam kualifikasi, ia disebut mengakhiri sesi di posisi ke-16. Namun, pembaruan dari Dorna Sport membuat posisi start Veda berubah menjadi urutan ke-15.
Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian sebelum balapan berlangsung. Start dari barisan tengah membuat Veda harus berusaha menjaga posisi sekaligus mencari peluang untuk bergerak ke depan sejak lap-lap awal.
Baca Juga: Megawati Hangestri Dilirik Klub Jepang, Ini Alasan Hyundai Hillstate Ingin Mempertahankannya
Veda Ega Pratama Dibekali 97 Poin
Balapan di Misano juga menjadi kesempatan penting bagi Veda untuk memperbaiki posisi dalam klasemen sementara Moto3. Berdasarkan informasi dalam transkrip, pembalap Indonesia tersebut berada di posisi ketujuh dengan koleksi 97 poin.
Dengan posisi tersebut, peluang Veda untuk bersaing menuju lima besar masih terbuka. Tambahan poin dari balapan menjadi penting untuk memperkecil jarak dan memperkuat posisinya dalam persaingan klasemen.
Musim ini juga disebut sebagai musim perdana Veda Ega Pratama mengikuti kompetisi Moto3. Meski baru menjalani musim pertamanya, perolehan 97 poin dinilai sebagai hasil yang cukup bagus.
Perjalanan Veda sepanjang kompetisi juga menunjukkan kemampuannya mengumpulkan poin. Bahkan, transkrip menyebut torehan tersebut menjadi bagian dari rekor terbaru pembalap Indonesia yang tampil di kompetisi Moto3.
Veda juga berpeluang mencatat pencapaian lain apabila mampu menambah 13 poin. Torehan tersebut dikaitkan dengan rekor yang sebelumnya dicatat oleh IO Gura yang disebut berhasil mengoleksi hampir 110 poin sebagai pembalap Honda Team Asia di kompetisi Moto3.
Karena itu, balapan di Misano memiliki arti penting bagi perjalanan Veda. Selain mengejar hasil terbaik dalam satu balapan, tambahan poin dapat membantu memperkuat posisinya dalam klasemen dan membuka peluang untuk menembus lima besar.
Kondisi Veda dan Peluang Musim Berikutnya
Persiapan Veda menuju balapan juga sempat diwarnai insiden. Dalam transkrip disebutkan bahwa dua pekan sebelumnya Veda sempat terjatuh ketika menjalani latihan. Setelah kejadian tersebut, ia harus menjalani pemeriksaan medis.
Hasil pemeriksaan menyatakan Veda fit untuk mengikuti balapan. Dengan kondisi tersebut, ia dapat kembali fokus menghadapi persaingan di lintasan dan berusaha mendapatkan hasil maksimal.
Selain persaingan di lintasan, masa depan Veda juga mulai menjadi perhatian. Transkrip menyebut pembalap Indonesia itu mulai dikaitkan dengan tim papan atas seperti Aspar dan Liqui Moly Intact GP.
Baca Juga: Megawati Hangestri Dilirik Klub Jepang, Ini Alasan Hyundai Hillstate Ingin Mempertahankannya
Namun, belum ada kepastian mengenai keputusan Veda untuk musim berikutnya. Ia masih dikaitkan dengan kemungkinan bertahan bersama Honda Team Asia ataupun berpindah ke salah satu tim yang disebut dalam rumor tersebut.
Karena itu, performa Veda di setiap balapan menjadi semakin penting. Hasil yang konsisten dapat menjadi bagian dari perjalanan pembalap muda Indonesia tersebut dalam membangun reputasi di kompetisi Moto3.
Balapan di Sirkuit Misano menjadi kesempatan berikutnya bagi Veda Ega Pratama untuk menunjukkan kemampuannya. Start dari posisi ke-15 memang belum menempatkannya di barisan depan, tetapi peluang untuk memperbaiki posisi tetap terbuka sepanjang balapan.
Dengan koleksi 97 poin dan posisi ketujuh dalam klasemen sementara, Veda masih memiliki kesempatan mengejar persaingan lima besar. Tambahan poin juga dapat membawanya semakin dekat dengan torehan yang disebut dalam transkrip sebagai rekor pembalap Indonesia sebelumnya.
Kini, tantangan Veda adalah memaksimalkan kesempatan sejak awal balapan, menjaga konsistensi, dan mencari celah untuk bergerak ke posisi yang lebih tinggi. Hasil di Misano akan menjadi bagian penting dalam perjalanan musim perdananya di Moto3.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : MIKHA SPORT