Leeds United menang 4-1 atas Newcastle berkat dominasi lini tengah. Tanaka, Ampadu, Stach, Bogle hingga Calvert-Lewin tampil menonjol.
LEEDS - Leeds United tampil dominan saat menghancurkan Newcastle United 4-1 di Elland Road. Kemenangan tersebut bukan sekadar hasil besar, tetapi juga menunjukkan kekuatan Leeds dalam menguasai lini tengah dan menekan Newcastle sejak awal pertandingan.
Leeds bahkan disebut mampu menciptakan 11 tembakan pada babak pertama, sedangkan Newcastle hanya memiliki satu percobaan. Dominasi tersebut membuat pertandingan terasa seperti satu arah, meski Newcastle sempat memberikan tekanan pada fase awal.
Bagi Leeds, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing dengan tim Premier League melalui intensitas, keberanian bermain dari belakang, serta kualitas pemain di lini tengah.
Baca Juga: Konsultan Pengawas Pasar Pahing Disorot DPRD Kota Blitar, Dinilai Kurang Maksimal
Leeds Mengatasi Pressing Newcastle
Newcastle sebenarnya sempat mencoba mengganggu permainan Leeds pada sekitar 10 menit pertama. Pressing mereka membuat beberapa pemain Leeds terlihat tidak nyaman ketika membangun serangan dari belakang.
Nico Elvedi menjadi salah satu pemain yang beberapa kali berada di bawah tekanan. Newcastle mencoba memanfaatkan situasi tersebut dengan memberikan tekanan sejak garis depan.
Namun, Leeds memiliki solusi melalui James Trafford. Kiper tersebut dinilai memiliki kemampuan distribusi yang sangat baik sehingga mampu menunggu hingga pemain Newcastle mendekat sebelum melepaskan bola.
Strategi tersebut membuat Leeds bisa melewati garis pertama pressing Newcastle dan kembali membangun serangan.
Setelah melewati fase tersebut, Leeds semakin dominan. Newcastle memang sempat mencoba menyerang melalui ruang di belakang pertahanan Leeds, tetapi permainan mereka tidak menghasilkan banyak peluang.
Leeds kemudian mengambil alih penguasaan bola dan membuat Newcastle semakin kesulitan mengembangkan permainan.
Tanaka, Ampadu, dan Stach Kuasai Lini Tengah
Salah satu kunci kemenangan Leeds adalah performa lini tengah. Ethan Ampadu, Ao Tanaka, dan Stach mendapat sorotan karena mampu memenangkan banyak duel serta membuat Newcastle kesulitan mengembangkan permainan.
Tanaka tampil agresif dalam perebutan bola. Ia tidak hanya aktif saat Leeds menguasai bola, tetapi juga menunjukkan kualitas ketika melakukan tekel dan merebut penguasaan bola.
Baca Juga: HP Oppo RAM 8/256 GB Terbaik 2026, Ini 10 Pilihan dan Harganya
Performa tersebut sekaligus menjawab keraguan mengenai kemampuan Tanaka beradaptasi dengan level Premier League.
Stach juga dinilai memainkan salah satu pertandingan terbaiknya musim ini. Ia mampu mengontrol area tengah dan ikut membuat Leeds terus menekan Newcastle.
Ampadu menjadi bagian penting lainnya. Permainannya membantu Leeds memenangkan duel di lini tengah sekaligus menjaga intensitas permainan.
Baca Juga: Bantuan Pangan Beras di Slorok Capai 23,8 Ton, Sisa 4,5 Ton Kembali Disalurkan ke Warga
Dominasi tersebut membuat sejumlah pemain Newcastle dengan nilai transfer tinggi kesulitan memberikan pengaruh. Leeds mampu membuat lini tengah lawan kehilangan kendali.
Bogle dan Calvert-Lewin Jadi Ancaman Utama
Di lini depan, Jaidon Bogle kembali mendapat pujian. Pemain tersebut dinilai sebagai salah satu pemain Leeds yang paling diremehkan karena mampu memberikan kontribusi baik ketika menyerang maupun bertahan.
Bogle juga dinilai memiliki kemampuan bermain di ruang sempit serta kualitas membawa bola yang membuatnya bisa memberikan ancaman dari sisi kanan.
Sementara itu, Dominic Calvert-Lewin menjadi masalah besar bagi pertahanan Newcastle. Kekuatan fisiknya membuat duel dengan bek Newcastle menjadi salah satu bagian penting dalam serangan Leeds
.Baca Juga: Aquascape Natural Tanpa Filter Bertahan 6 Bulan, Empat Pelajaran Ini Jadi Kunci
Calvert-Lewin disebut mampu memberikan tekanan besar kepada Sven Botman, termasuk dalam duel udara. Perbedaan fisik tersebut ikut terlihat dalam proses terciptanya gol Leeds.
Leeds bahkan disebut memiliki cukup banyak peluang untuk mencetak lebih dari empat gol. Beberapa kesempatan terbuang, termasuk peluang Calvert-Lewin dan Stach, serta penyelamatan penting dari kiper Newcastle.
James Justin Beri Opsi Baru di Bek Tengah
Performa James Justin juga mendapat perhatian. Ia dinilai memberikan variasi lebih besar ketika dimainkan sebagai bek tengah kanan.
Baca Juga: 20 Desain Dapur Minimalis dengan Tirai Kolong, Rapi dan Hemat Biaya
Justin dianggap memiliki kemampuan distribusi yang lebih beragam. Ia dapat mengirim bola ke lini tengah, melakukan umpan silang, maupun membawa bola keluar dari tekanan.
Latar belakangnya yang pernah bermain sebagai bek sayap membuat Justin memiliki kemampuan teknis untuk membantu Leeds keluar dari pressing.
Kemenangan 4-1 tersebut akhirnya menjadi gambaran lengkap mengenai performa Leeds. Mereka tidak hanya unggul dalam jumlah gol, tetapi juga mampu mendominasi duel, mengontrol lini tengah, dan mengurangi efektivitas permainan Newcastle.
Satu catatan yang masih muncul adalah minimnya kesempatan bagi JMMB/Boyer, pemain muda yang disebut memiliki kecepatan tinggi. Namun, persoalan tersebut menjadi pekerjaan berikutnya bagi Daniel Farke setelah berhasil membawa Leeds meraih kemenangan besar.
Source YouTube One Leeds
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo