BLITAR KAWENTAR – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya tikungan Desa Kalilegi, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, kemarin (25/9). Sebuah truk gandeng bermuatan tebu terguling saat melintas di tikungan.
Akibatnya, muatan tebu yang dibawa truk tersebut tumpah hingga memenuhi badan jalan. Dampaknya, arus lalu lintas dari arah Blitar menuju Malang maupun sebaliknya sempat macet total.
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Truk gandeng yang dikemudikan BS, 61, warga Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, diketahui tengah membawa muatan tebu dari arah barat atau Blitar menuju timur, Malang.
Baca Juga: Cerita Ferananda Wahyu Nurjanah, Duta Cinta Bangga Paham Rupiah asal Blitar
Rencananya, muatan tebu tersebut akan dikirim ke PG Kebonagung, Malang. Namun, saat kendaraan melintas di tikungan Desa Kalilegi, kendaraan mengalami masalah pada sistem pengereman. ”Berdasarkan laporan awal truk mengalami rem blong sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan saat melintas tikungan,” terang Kasat Lantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq.
Truk tebu tersebut sempat mengalami gerakan mundur, lalu akhirnya terguling di badan jalan. Muatan tebu yang dibawa ikut berhamburan dan menutup ruas jalan. Kondisi tersebut membuat kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas secara normal.
Beruntung, kecelakaan tunggal tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir truk juga dilaporkan selamat. ”Sementara kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 3 juta,” bebernya.
Baca Juga: Impresi Perdana iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max: Hadirkan Warna Burgundi, Chip A20 Pro 2nm, dan Variabl
Petugas kepolisian dari Polsek Selorejo bersama anggota Satlantas Polres Blitar langsung mendatangi lokasi kejadian. Selain melakukan penanganan kecelakaan, petugas juga membantu proses evakuasi kendaraan dan muatan tebu yang menutup badan jalan.
Rekayasa lalu lintas turut dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan. Evakuasi menjadi perhatian utama lantaran posisi truk dan muatan tebu yang terguling memenuhi badan jalan sehingga menghambat arus kendaraan di jalur tersebut.
Galih mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan selama berkendara. Pengemudi juga diminta mempersiapkan perjalanan dengan baik dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum berangkat.
Baca Juga: Guncang Jakarta! Intip Kemeriahan Hari Pertama Konser The Weeknd di Jakarta International Stadium
Menurutnya, pemeriksaan kendaraan, terutama komponen penting seperti sistem pengereman, perlu dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan di perjalanan. Pengemudi juga diminta tetap berkonsentrasi dan menaati aturan lalu lintas. ”Selalu mengecek atau mengontrol kendaraan sebelum perjalanan. Jika lelah atau mengantuk agar berhenti di rest area atau tempat yang aman,” pesannya.
Dia juga mengingatkan pengendara untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan lain serta memperhatikan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya. ”Stop pelanggaran, stop kecelakaan,” tegasnya.(jar/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah