Feda Ega Pratama dan Perjuangan Menuju Moto3 Usai Jadi Runner-up 2025

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:30 WIB
Feda Ega Pratama raih 181 poin dan jadi runner-up 2025, membuka jalan menuju Moto3. (Pinterest)
Feda Ega Pratama raih 181 poin dan jadi runner-up 2025, membuka jalan menuju Moto3. (Pinterest)

JAKARTA - Feda Ega Pratama menutup Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 sebagai runner-up dengan koleksi 181 poin. Pencapaian Feda Ega Pratama tersebut diraih setelah melewati cedera, operasi, absen dua balapan, hingga mencatat tiga kemenangan dalam musim yang penuh tekanan.

Pembalap Indonesia bernomor 54 itu menjalani musim keduanya di Red Bull MotoGP Rookies Cup. Perjalanan menuju posisi vice champion tidak mudah karena Feda sempat kehilangan kesempatan tampil di dua balapan setelah mengalami patah tulang fibula kanan.

Baca Juga: Feda Ega P1 Jepang Setelah Nyaris Crash, Munyos dan Hakim Danish Lengkapi Podium

Awal Musim Feda Ega Pratama

Feda mengawali musim di Jerez, Spanyol, dengan start dari posisi ke-15. Pada race pertama, ia langsung tampil agresif dan mampu naik ke posisi ketiga pada lap pertama.

Persaingan kemudian berlangsung ketat bersama Hakim Danish dan Brian Uriarte. Feda bahkan sempat berada di posisi terdepan sebelum akhirnya turun beberapa posisi menjelang finis.

Meski demikian, ia berhasil mengamankan podium ketiga dan memperoleh 16 poin. Pada race kedua, Feda kembali start dari posisi ke-15 dan mampu menembus posisi tiga besar pada lap kedua.

Namun, persaingan di grup depan berakhir setelah Feda mengalami kecelakaan pada lap kedelapan. Ia gagal finis dan tidak mendapatkan tambahan poin.

Situasi semakin sulit ketika Feda mengalami high-side di Estoril, Portugal. Cedera tersebut membuat tulang fibula kanannya patah dan Feda harus menjalani operasi di Barcelona pada 7 Mei 2025.

Akibat cedera tersebut, Feda melewatkan dua balapan di Le Mans. Koleksi poinnya tetap 16 dan posisinya di klasemen terus menurun.

Comeback dengan Tiga Kemenangan

Feda kembali balapan di Aragon sekitar satu bulan setelah operasi. Comeback tersebut langsung menunjukkan daya juangnya dengan meraih pole position.

Pada race pertama Aragon, Feda sempat memimpin balapan. Kesalahan ketika memasuki tikungan pada lap kedelapan membuatnya turun ke posisi kelima. Ia kemudian bangkit dan finis keempat untuk mendapatkan 13 poin.

Race kedua kembali dimulai dari pole position. Feda bertahan di rombongan depan dan kembali finis keempat. Total poinnya bertambah menjadi 42.

Performa Feda kemudian meningkat drastis di Mugello. Start dari posisi kedua, ia mampu bertahan dalam rombongan besar dan mengambil alih posisi pertama pada lap terakhir. Feda mempertahankan posisi tersebut hingga finis dan meraih kemenangan pertamanya di Red Bull MotoGP Rookies Cup.

Pada race kedua Mugello, Feda kembali menang setelah melalui pertarungan yang sangat ketat. Ia sempat turun hingga posisi ke-10 sebelum kembali masuk tiga besar.

Pada lap terakhir, Feda kembali merebut posisi terdepan. Hakim Danish sempat menyalipnya di Bucine, tetapi Feda mendapatkan momentum bagus dan akhirnya menang dengan selisih hanya 0,011 detik.

Dua kemenangan tersebut membuat Feda mengoleksi 92 poin dan kembali masuk tiga besar klasemen.

Di Sachsenring, Feda kembali menunjukkan konsistensi. Ia finis keempat pada race pertama dan meraih kemenangan pada race kedua setelah bangkit dari posisi ke-13. Hasil tersebut membuat total poinnya menjadi 130.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Menang di Jepang, Sempat Nyaris Crash di Tengah Balapan

Perebutan Gelar Berakhir di Misano

Feda kemudian tampil kuat di Red Bull Ring dengan kembali merebut pole position. Pada race pertama, balapan sempat dihentikan karena kondisi cuaca. Setelah restart dalam kondisi basah, Feda terlibat persaingan dengan Brian Uriarte.

Feda akhirnya finis kedua dan mendapatkan 20 poin. Hasil serupa kembali terjadi pada race berikutnya. Pada 17 Agustus, Feda start dari pole position dan kembali finis kedua setelah Uriarte melakukan manuver pada lap terakhir.

Tambahan 20 poin membuat Feda mencapai 170 poin dan naik ke posisi kedua klasemen. Ia pun semakin dekat dengan persaingan perebutan gelar.

Namun, peluang tersebut berakhir di Misano. Feda sempat berada di posisi depan sebelum mengalami kontak dengan pembalap lain di tikungan cepat. Ia terjatuh dan gagal mendapatkan poin.

Brian Uriarte kemudian memenangkan balapan dan memastikan gelar juara 2025. Feda turun ke posisi ketiga dengan 170 poin.

Pada race terakhir, Feda memulai balapan dari posisi kedua. Ia kembali terlibat persaingan dengan Hakim Danish. Setelah Danish mengalami kecelakaan, Feda memilih mengubah pendekatan dan tampil lebih tenang.

Feda finis di posisi keempat, tetapi kemudian mendapat penalti tiga detik sehingga hasil akhirnya menjadi posisi kelima. Ia tetap mendapatkan 11 poin dan menutup musim dengan 181 poin.

Feda tampil dalam 12 dari 14 balapan karena harus melewatkan dua seri akibat cedera. Meski demikian, ia berhasil mengakhiri musim sebagai vice champion atau runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.

Dalam video tersebut, pencapaian Feda Ega Pratama juga disebut sebagai “tiket emas” menuju Moto3 setelah melewati musim dengan cedera, operasi, comeback, dan sejumlah kemenangan.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : SPORT3 Indonesia
Red Bull MotoGP Rookies Cup Vice Champion 2025 moto3 Feda Ega Pratama Brian Uriarte