JAKARTA - Feda Ega Pratama menutup Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 sebagai runner-up dengan 181 poin. Feda Ega Pratama menjalani musim penuh tantangan setelah sempat mengalami cedera, menjalani operasi, absen dua balapan, kemudian bangkit dengan tiga kemenangan dan kembali bersaing di papan atas klasemen.
Pembalap Indonesia bernomor 54 itu mengawali musim dengan hasil positif di Jerez, Spanyol. Meski memulai balapan dari posisi ke-15, Feda mampu langsung masuk tiga besar pada lap pertama.
Ia kemudian terlibat persaingan dengan Hakim Danish dan Brian Uriarte. Feda sempat memimpin sebelum akhirnya finis di posisi ketiga dan mengamankan 16 poin.
Pada race kedua Jerez, Feda kembali memulai dari posisi ke-15. Ia mampu naik ke posisi ketiga pada lap kedua dan bertahan dalam rombongan depan yang berisi delapan pembalap.
Namun, insiden pada lap kedelapan membuat Feda terjatuh. Ia gagal finis dan tidak memperoleh tambahan poin.
Baca Juga: Feda Ega Pratama Jadi Vice Champion 2025, Raih Tiket Emas Menuju Moto3
Cedera di Estoril dan Comeback Aragon
Tantangan lebih besar datang ketika Feda mengalami high-side di Estoril, Portugal. Kecelakaan tersebut menyebabkan tulang fibula kanan patah.
Feda kemudian menjalani operasi di Barcelona pada 7 Mei 2025. Akibat cedera tersebut, ia harus melewatkan dua balapan di Le Mans. Koleksi poinnya masih 16 dan posisinya di klasemen turun.
Sekitar satu bulan setelah operasi, Feda kembali tampil di Aragon. Comeback tersebut langsung dimulai dengan pole position.
Pada race pertama Aragon, Feda sempat memimpin balapan. Namun, kesalahan saat memasuki tikungan pada lap kedelapan membuat posisinya turun hingga kelima. Ia tetap mampu bangkit dan finis keempat dengan tambahan 13 poin.
Race kedua kembali dimulai dari pole position. Feda berada dalam rombongan sembilan pembalap di depan dan kembali finis keempat. Tambahan 13 poin membuat koleksinya menjadi 42.
Hasil tersebut menjadi awal kebangkitan Feda setelah masa pemulihan.
Tiga Kemenangan Jadi Titik Balik
Di Mugello, Feda mulai menunjukkan performa yang semakin kuat. Ia mengawali race pertama dari posisi kedua dan bertarung dengan lebih dari 10 pembalap dalam rombongan depan.
Pada lap terakhir, Feda berhasil mengambil alih posisi pertama. Ia kemudian mampu mempertahankan posisi tersebut hingga garis finis untuk meraih kemenangan pertamanya di Red Bull MotoGP Rookies Cup.
Pada race kedua Mugello, Feda kembali mengawali balapan dari posisi kedua. Ia sempat turun ke posisi ketiga dan kemudian kembali memimpin sebelum akhirnya jatuh hingga posisi ke-10.
Namun, Feda tidak menyerah. Tiga lap sebelum finis, ia kembali masuk tiga besar. Pada lap terakhir, ia merebut posisi pertama. Hakim Danish sempat menyalipnya di Bucine, tetapi Feda mendapatkan momentum dan akhirnya menang dengan selisih hanya 0,011 detik.
Dua kemenangan di Mugello membuat Feda mengumpulkan 92 poin dan kembali masuk tiga besar klasemen.
Performa tersebut berlanjut di Sachsenring. Pada race pertama, Feda finis keempat dan mendapat tambahan 13 poin. Race kedua menjadi kemenangan ketiganya setelah ia bangkit dari posisi ke-13 dan mengambil alih posisi pertama menjelang akhir balapan.
Koleksi Feda kemudian mencapai 130 poin.
Baca Juga: Feda Ega P1 Jepang Setelah Nyaris Crash, Munyos dan Hakim Danish Lengkapi Podium
Dua Kali Finis Kedua di Red Bull Ring
Memasuki Red Bull Ring, Feda kembali meraih pole position. Balapan pertama sempat dihentikan karena kondisi cuaca dan kemudian dilakukan restart dalam kondisi basah.
Feda kembali terlibat pertarungan dengan Brian Uriarte. Pada lap terakhir, Uriarte berhasil menyalip Feda di dua tikungan terakhir. Feda pun finis kedua dan mendapatkan 20 poin, sehingga totalnya menjadi 150.
Pada race berikutnya yang berlangsung 17 Agustus, Feda kembali start dari pole position. Ia bertahan di kelompok depan dan sempat memimpin pada lap terakhir.
Namun, Uriarte kembali melakukan manuver di lintasan lurus. Feda finis kedua dan memperoleh 20 poin tambahan. Total koleksinya mencapai 170 poin dan ia naik ke posisi kedua klasemen.
Peluang mengejar gelar kemudian berakhir di Misano. Feda sempat berada di posisi terdepan, tetapi mengalami kontak dengan pembalap lain di tikungan cepat dan terjatuh. Ia gagal finis tanpa tambahan poin.
Uriarte memenangkan balapan tersebut sekaligus memastikan gelar juara 2025. Feda turun ke posisi ketiga dengan 170 poin.
Pada race terakhir, Feda memulai dari posisi kedua. Ia terlibat pertarungan dengan Hakim Danish hingga akhirnya memilih tampil lebih tenang setelah Danish mengalami kecelakaan.
Feda finis keempat, tetapi kemudian terkena penalti tiga detik sehingga hasil akhirnya menjadi posisi kelima. Ia tetap memperoleh 11 poin dan menutup musim dengan 181 poin.
Dengan tampil dalam 12 dari 14 balapan akibat cedera, Feda Ega Pratama akhirnya mengakhiri Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 sebagai vice champion. Pencapaian tersebut dalam video disebut menjadi “tiket emas” menuju Moto3.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : SPORT3 Indonesia