7 Klub Pendiri PSSI yang Bersejarah, Nomor 2 Persib Bandung!

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 17:09 WIB
klub pendiri PSSI punya sejarah penting bagi sepak bola Indonesia. Kenali asal-usul Persija, Persib, hingga Persebaya! (PINTEREST)
klub pendiri PSSI punya sejarah penting bagi sepak bola Indonesia. Kenali asal-usul Persija, Persib, hingga Persebaya! (INSTAGRAM)

JAKARTA - Sejarah PSSI tidak bisa dilepaskan dari peran tujuh klub pendiri yang menjadi fondasi sepak bola nasional sejak 19 April 1930. Klub-klub tersebut berasal dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Madiun, Magelang, dan Surabaya. Seiring perkembangan zaman, nama mereka berubah menjadi Persija Jakarta, Persib Bandung, PSIM Yogyakarta, Persis Solo, PSM Madiun, PPSM Magelang, dan Persebaya Surabaya. Ketujuh klub ini memiliki tempat penting dalam perjalanan organisasi sepak bola Indonesia hingga sekarang.

PSSI atau Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia dibentuk pada masa penjajahan Belanda. Kehadirannya menjadi salah satu langkah penting dalam membangun organisasi sepak bola yang mewakili kepentingan masyarakat Indonesia. Di tengah situasi kolonial, sepak bola tidak hanya berkembang sebagai olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan.

Tokoh yang memiliki peran penting dalam pendirian organisasi tersebut adalah Soeratin Sosrosoegondo. Ia mendorong terbentuknya wadah sepak bola nasional yang mampu menyatukan berbagai perkumpulan sepak bola dari sejumlah daerah.

Baca Juga: Pencairan Pensiun 2026, Benarkah Menkeu dan Taspen Sepakat Bayar Rapel Oktober?

Daftar 7 Klub Pendiri PSSI

Ketujuh klub pendiri PSSI pada awalnya menggunakan nama berbahasa Belanda atau nama perkumpulan sepak bola yang berkembang di wilayah masing-masing. Berikut daftar klub beserta identitas yang dikenal saat ini.

1. VIJ Jakarta menjadi Persija Jakarta

Voetbalbond Indonesische Jacatra atau VIJ merupakan perkumpulan sepak bola dari Jakarta. Organisasi ini menjadi salah satu pendiri PSSI dan kemudian dikenal sebagai Persija Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut memiliki sejarah panjang dalam kompetisi sepak bola nasional.

2. BIVB Bandung menjadi Persib Bandung

Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond atau BIVB berasal dari Bandung. Perkumpulan ini turut berperan dalam pembentukan PSSI sebelum identitasnya berkembang menjadi Persib Bandung. Hingga kini, Persib menjadi salah satu klub bersejarah dengan basis pendukung besar di Indonesia.

3. PSM Yogyakarta menjadi PSIM Yogyakarta

Perserikatan Sepakraga Mataram atau PSM merupakan perkumpulan sepak bola dari Yogyakarta. Pada 27 Juli 1930, nama tersebut diubah menjadi PSIM, singkatan dari Perserikatan Sepakbola Indonesia Mataram. PSIM Yogyakarta kemudian menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola di wilayah tersebut.

4. VVB Solo menjadi Persis Solo

Vortenlandsche Voetbal Bond atau VVB merupakan perkumpulan sepak bola dari Solo. Dalam perkembangannya, organisasi tersebut dikenal sebagai Persis Solo. Klub ini menjadi salah satu nama bersejarah dalam persepakbolaan Jawa Tengah.

5. MVB Madiun menjadi PSM Madiun

Madioensche Voetbal Bond atau MVB berasal dari Madiun, Jawa Timur. Perkumpulan tersebut kemudian dikenal sebagai PSM Madiun. Namanya perlu dibedakan dari PSM Makassar karena keduanya merupakan klub yang berbeda.

6. IVBM Magelang menjadi PPSM Magelang

Indonesische Voetbal Bond Magelang atau IVBM menjadi perwakilan sepak bola dari Magelang dalam pendirian PSSI. Seiring perkembangan waktu, klub tersebut dikenal sebagai PPSM Magelang dan menjadi bagian dari perjalanan kompetisi sepak bola Indonesia.

7. SIVB Surabaya menjadi Persebaya Surabaya

Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond atau SIVB merupakan perkumpulan sepak bola dari Surabaya. Identitas tersebut kemudian dikenal sebagai Persebaya Surabaya, klub yang memiliki sejarah panjang dalam persepakbolaan nasional.

Baca Juga: Pencairan Pensiun 2026, Benarkah Menkeu dan Taspen Sepakat Bayar Rapel Oktober?

Peran Tujuh Klub dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia

Pertemuan yang melibatkan perwakilan tujuh perkumpulan sepak bola tersebut berlangsung di Yogyakarta pada 19 April 1930. Dari pertemuan itu, lahir organisasi yang awalnya bernama Persatoean Sepak Raga Seloeroeh Indonesia, sebelum dikenal dengan nama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.

Keberadaan tujuh klub pendiri PSSI bukan sekadar catatan administratif. Mereka menjadi bagian dari fondasi organisasi yang menaungi sepak bola nasional. Kontribusi tersebut juga memperlihatkan bahwa perkembangan sepak bola Indonesia sejak awal melibatkan berbagai daerah.

Warisan sejarah tujuh klub itu tetap relevan hingga sekarang. Persija, Persib, PSIM, Persis, PSM Madiun, PPSM, dan Persebaya bukan hanya membawa identitas kota masing-masing, tetapi juga menjadi pengingat perjalanan panjang pembentukan sepak bola nasional.

Dengan memahami sejarah klub-klub pendiri PSSI, pencinta sepak bola dapat melihat bahwa kompetisi modern Indonesia memiliki akar yang terbentuk sejak masa kolonial. Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dari perkembangan olahraga yang kini memiliki tempat besar dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : medcom.id
persija jakarta sejarah sepak bola indonesia PSSI persebaya surabaya persib bandung