Gatot Gunungkidul Hitam dan Empuk, Ternyata Ini Rahasia Membuatnya

BLITAR KAWENTAR - Gatot Gunungkidul dikenal sebagai makanan tradisional berbahan dasar gaplek yang memiliki warna hitam dan tekstur empuk. Namun, untuk mendapatkan gatot dengan kualitas tersebut, pemilihan bahan dan proses perendaman menjadi kunci. Salah satu tips yang dibagikan pembuat gatot adalah memilih gaplek berwarna abu-abu sebelum direndam selama sekitar 12 jam.
Gatot merupakan salah satu makanan khas Gunungkidul yang berbahan dasar ketela atau singkong yang telah dikeringkan hingga menjadi gaplek. Makanan tradisional ini memiliki karakteristik tersendiri, terutama dari warna gelap dan teksturnya setelah dikukus.
Dalam proses pembuatannya, tidak semua gaplek dapat digunakan untuk menghasilkan gatot dengan kualitas yang diharapkan. Pemilihan bahan menjadi tahap awal yang menentukan hasil akhirnya.
Pilih Gaplek yang Tepat
Gaplek yang akan diolah menjadi gatot perlu diperhatikan warnanya. Gaplek berwarna putih disebut belum menjadi pilihan yang tepat untuk menghasilkan gatot dengan warna hitam.
Sebaliknya, gaplek yang memiliki warna abu-abu dinilai lebih sesuai untuk diolah menjadi gatot. Bahan dengan kondisi tersebut nantinya dapat menghasilkan warna lebih gelap setelah melalui proses perendaman.
Baca Juga: Rawon Khas Jawa Timur Punya Sejarah Panjang hingga Disebut Sup Terenak di Dunia
Pemilihan gaplek tidak hanya berpengaruh terhadap warna. Bahan yang tepat juga diharapkan menghasilkan cita rasa gurih dan tekstur yang empuk setelah dimasak.
Setelah gaplek dipilih, bahan kemudian dikumpulkan dan dipisahkan berdasarkan kondisinya. Gaplek yang dinilai sudah sesuai selanjutnya masuk ke tahap perendaman.
Direndam Selama 12 Jam
Tahap perendaman menjadi bagian penting dalam proses pembuatan gatot. Gaplek direndam menggunakan air selama kurang lebih 12 jam.
Proses tersebut bertujuan membantu mengubah warna gaplek menjadi semakin gelap. Gaplek yang awalnya berwarna lebih terang akan berubah menjadi hitam setelah menjalani proses perendaman. Perubahan warna inilah yang menjadi salah satu ciri khas gatot.
"Yang sudah direndam menjadi hitam," demikian penjelasan mengenai hasil proses perendaman tersebut.



