
BLITAR KAWENTAR - Pembaruan data desil terbaru dapat dilakukan dengan mengisi sejumlah informasi melalui akun pengguna. Proses tersebut mencakup data pribadi, domisili, pekerjaan dan pendidikan, kesehatan, usaha, kondisi tempat tinggal, aset, hingga mengunggah foto sebagai lampiran sebelum data diajukan untuk diverifikasi.
Panduan pembaruan data desil tersebut dijelaskan Santi dalam sebuah video. Ia menunjukkan tahapan yang perlu dilakukan pengguna setelah masuk ke akun masing-masing.
Langkah pertama dimulai dengan masuk ke bagian profil. Setelah itu, pengguna memilih menu request pembaruan data, kemudian melanjutkan konfirmasi pembaruan dan menyetujui pernyataan yang tersedia.
Setelah menyetujui proses tersebut, pengguna diminta mengisi data pribadi. Informasi yang perlu dimasukkan antara lain NIK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, status hubungan dengan kepala keluarga, status perkawinan, provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan atau desa, alamat sesuai KTP, RT, RW, dusun, hingga nama gadis ibu kandung.
Data Domisili hingga Kondisi Kesehatan
Tahap berikutnya adalah pengisian data domisili. Pengguna perlu menentukan apakah alamat tempat tinggal saat ini sama dengan alamat yang tercantum pada KTP.
Jika alamat tinggal masih sama, pengguna dapat memilih pilihan yang sesuai. Sebaliknya, jika sudah berbeda, tersedia pilihan untuk menyatakan bahwa alamat tempat tinggal tidak sama dengan KTP.
Selain alamat, pengguna juga diminta memasukkan jumlah keluarga yang tinggal dalam satu rumah. Data tersebut diisi berdasarkan kondisi masing-masing keluarga.
Berikutnya, pengguna mengisi informasi pekerjaan dan pendidikan. Dalam panduan tersebut, pengguna diminta menentukan apakah pernah atau sedang bersekolah. Jika sudah tidak bersekolah, pilihan tersebut dapat disesuaikan, kemudian dilanjutkan dengan memasukkan jenjang pendidikan tertinggi, kelas tertinggi yang pernah atau sedang diduduki, serta informasi mengenai kepemilikan ijazah.
Data pekerjaan juga perlu diisi. Salah satu pertanyaan yang ditampilkan adalah apakah anggota keluarga bekerja atau membantu bekerja selama seminggu sebelumnya.
Tahapan selanjutnya berkaitan dengan data kesehatan. Pengguna diminta menentukan apakah anggota keluarga memiliki disabilitas. Setelah itu, terdapat pertanyaan mengenai keluhan kesehatan yang dimiliki anggota keluarga. Dalam video, Santi memberikan contoh pilihan riwayat kesehatan seperti diabetes atau kencing manis.



