Blitarkawentar.jawapos.com – Menghasilkan uang dari internet kini semakin mudah dengan berbagai platform digital. Salah satunya adalah Shopee Affiliate yang belakangan menjadi sumber penghasilan menjanjikan bagi banyak kreator konten. Bahkan, seorang kreator bernama Hendra Setyo mengaku bisa meraup hingga Rp5 juta dalam sehari dari program ini.
Hendra membagikan pengalamannya melalui channel YouTube. Ia menegaskan bahwa Shopee Affiliate bisa menjadi jalan cuan besar, asalkan dijalani dengan konsistensi. Menurutnya, kunci utama bukan sekadar upload video, melainkan juga memahami algoritma dan memilih produk yang tepat.
Dalam testimoni tersebut, Hendra menunjukkan bukti komisi harian. Pada tanggal 27 misalnya, ia berhasil mendapatkan Rp5,1 juta hanya dari hasil promosi produk di Shopee. Angka fantastis ini membuat banyak orang penasaran, apa sebenarnya rahasia sukses di Shopee Affiliate?
Perjalanan Panjang Sebelum Cuan Besar
Meski terlihat mudah, Hendra mengingatkan bahwa perjalanan di Shopee Affiliate tidak instan. Dua bulan pertama, ia hanya bisa mendapatkan sedikit penghasilan. Bahkan, kadang hanya tersisa Rp50 ribu setelah dipotong biaya operasional live streaming dan gaji host.
Rasa frustrasi sempat menghampiri karena views video nyaris nol. Namun, ia tetap konsisten mengunggah konten meski belum ada hasil. “Kuncinya adalah jangan menyerah. Algoritma Shopee memang butuh waktu lama untuk panas, tapi begitu tembus, hasilnya bisa besar,” jelasnya.
Ia membandingkan perjalanannya dengan TikTok. Jika di TikTok traffic bisa cepat naik, di Shopee butuh kesabaran ekstra. Meski begitu, setelah menemukan winning product, performa akunnya mulai stabil.
Strategi Pilih Produk yang Tepat
Rahasia lain yang membuat Hendra bisa meraup jutaan rupiah per hari adalah pemilihan produk. Ia menekankan bahwa komisi besar bukan jaminan. Justru yang lebih penting adalah produk yang punya traffic tinggi dan sesuai tren belanja masyarakat.
Beberapa produk yang laris di akunnya antara lain rak penyimpanan, speaker Bluetooth, stand hanger, vacuum cleaner, dan blender portable. Barang-barang rumahan yang terlihat sederhana, tetapi peminatnya banyak.
“Kalau kita hanya kejar komisi besar, justru susah bersaing dengan akun besar. Lebih baik ambil produk yang ramai dicari, meskipun komisinya kecil,” ujarnya. Dengan strategi ini, perlahan pendapatannya meningkat drastis.
Konten Mirroring dari TikTok
Uniknya, Hendra mengaku tidak membuat konten khusus untuk Shopee. Ia hanya memanfaatkan video dari TikTok yang kemudian diunggah kembali (mirroring) ke Shopee Affiliate. Cara ini dianggap praktis dan tetap efektif mendatangkan penjualan.
Meski begitu, ia menambahkan bahwa bagi kreator yang ingin serius, membuat konten khusus untuk Shopee bisa lebih maksimal. Selain itu, memanfaatkan fitur live streaming dengan co-host juga terbukti mendongkrak omzet.
Bahkan, saat ini omzet live streaming di akunnya bisa mencapai Rp30 juta per hari. Targetnya, ia berharap bisa menembus Rp50 hingga Rp70 juta per hari di tahun mendatang.
Trik Algoritma dan Hashtag Viral
Menurut Hendra, algoritma Shopee memiliki karakteristik khusus. Salah satu triknya adalah konsistensi upload tanpa terlalu fokus pada views di awal. “Upload saja terus. Jangan dipantengin terlalu lama. Biarkan algoritma bekerja,” katanya.
Selain itu, ia menyarankan untuk memperhatikan penggunaan hashtag viral. Hashtag berwarna kuning yang muncul di Shopee seringkali menjadi kunci untuk menjaring traffic. Kreator bisa memantau tren hashtag melalui akun orang lain atau menggunakan tools tertentu.
Dengan cara ini, konten lebih mudah masuk ke halaman rekomendasi dan meningkatkan peluang penjualan.
Motivasi untuk Pemula
Hendra menyadari banyak pemula yang menyerah di tengah jalan karena penghasilan tak kunjung datang. Ia menegaskan bahwa Shopee Affiliate adalah proses panjang yang membutuhkan kesabaran.
“Banyak yang baru dua minggu sudah putus asa karena views nol. Padahal saya sendiri butuh tiga bulan untuk bisa mendapatkan income lumayan,” ungkapnya. Menurutnya, yang terpenting adalah berani mencoba dan terus konsisten.
Ia juga menekankan pentingnya mindset. Rezeki sudah diatur, sehingga tidak perlu takut bersaing dengan kreator besar. Selama rajin upload dan pintar memilih produk, peluang tetap terbuka.
Investasi Belajar
Bagi yang ingin lebih serius, Hendra juga menyediakan kelas pembelajaran berbayar melalui grup khusus. Namun, ia menekankan bahwa pemula bisa belajar banyak hanya dengan mengikuti konten gratis di YouTube.
Materi yang dibagikannya meliputi cara riset produk, strategi branding, hingga trik live streaming. Semua ini, menurutnya, cukup untuk dijadikan modal awal agar bisa sukses di dunia affiliate marketing.
Kesimpulan
Pengalaman Hendra Setyo membuktikan bahwa Shopee Affiliate bisa menjadi sumber penghasilan besar, bahkan hingga Rp5 juta per hari. Kuncinya ada pada konsistensi, strategi pemilihan produk, serta pemanfaatan algoritma dan tren.
Bagi pemula, penting untuk memahami bahwa hasil tidak instan. Dua hingga tiga bulan pertama mungkin terasa berat, tetapi dengan kesabaran dan kerja keras, hasilnya bisa sepadan.
Shopee Affiliate bukan sekadar program bagi-bagi link produk, melainkan ekosistem digital yang bisa menjadi ladang cuan besar. Pertanyaannya, beranikah Anda memulai perjalanan panjang menuju penghasilan jutaan setiap hari?
Editor : Anggi Septian A.P.