Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sound System Malang, dari Warisan Keluarga hingga Fenomena Sound Horeg

C
Sound system berukuran besar menjadi bagian dari fenomena sound horeg dan karnaval yang berkembang di Malang.
Sound system berukuran besar menjadi bagian dari fenomena sound horeg dan karnaval yang berkembang di Malang.

Advertisement

MALANG - Sound system Malang berkembang menjadi bagian dari fenomena hiburan yang lekat dengan berbagai kegiatan karnaval. Perkembangannya tidak lagi sebatas perangkat untuk mendukung acara live, tetapi juga melahirkan budaya sound horeg yang mengutamakan kekuatan suara hingga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

David Blitar, nama panggilan Devi Stefan Laksamana, merupakan owner Bliset Audio sekaligus Ketua Paguyuban Sound Malang Bersatu. Dia menyebut sound system sebagai salah satu kearifan lokal Malang karena perkembangannya begitu kuat di wilayah tersebut.

Menurut David, dirinya mulai terjun ke dunia sound system sekitar 2010. Namun, keterlibatan keluarganya dalam dunia tersebut sudah berlangsung jauh lebih lama. Sound system milik keluarganya mulai dibangun oleh sang ayah pada 1976.

David kemudian meneruskan usaha tersebut. Jika dahulu sound system lebih banyak digunakan untuk mendukung acara live dan hiburan, kini penggunaannya berkembang mengikuti tren di masyarakat.

Salah satu fenomena yang berkembang adalah sound horeg atau sound system yang digunakan dalam acara karnaval. Dalam kegiatan tersebut, perangkat sound system dapat dibawa menggunakan kendaraan berukuran besar, seperti truk atau bus.

Advertisement

Perubahan karakter penikmat sound system juga menjadi bagian dari perkembangan tersebut. David melihat masyarakat kini cenderung mencari suara dengan tingkat kekuatan tinggi. Suara yang dihasilkan bahkan dapat terasa hingga membuat telinga bergetar.

Fenomena sound horeg di Malang, menurut David, mulai terlihat sekitar 2015. Perkembangannya kemudian semakin cepat seiring dengan peran media sosial. Konten sound system yang viral membuat perhatian terhadap pemilik dan perangkat yang digunakan ikut meningkat.

"Sound kita viral otomatis ownernya juga agak terangkat, kebanggaannya di situ," ujar David dalam wawancara.

Menurut dia, perkembangan tersebut membuat semakin banyak sound system baru bermunculan. Persaingan dan perkembangan teknologi maupun perangkat juga membuat para pelaku terus berusaha menghasilkan sound system yang lebih baik.

Fenomena penggunaan sound berdaya besar dalam karnaval juga tidak lepas dari berbagai kejadian yang dianggap tidak biasa. David menyebut pernah terjadi genteng yang rontok maupun kaca pecah dalam kegiatan yang berkaitan dengan sound system.

Advertisement

Artikel Terkait

Sound Horeg Sam Brewok Blitar Ternyata Tak Sekadar Suara Keras, Ini Ciri Khas yang Bikin Diburu

Sound Horeg Sam Brewok Blitar Ternyata Tak Sekadar Suara Keras, Ini Ciri Khas yang Bikin Diburu

Sound horeg Sam Brewok Blitar punya ciri khas bass rendah yang kuat. Berawal dari hobi, kini bisnisnya bernilai miliaran rupiah dan diburu penyewa.

Harga Sewa Sound Horeg Rp15 Juta untuk 2 Hari, Sudah Termasuk Lampu dan Diesel

Harga Sewa Sound Horeg Rp15 Juta untuk 2 Hari, Sudah Termasuk Lampu dan Diesel

Harga sewa sound horeg Rp15 juta untuk acara 2 hari di Bondowoso. Paket sudah termasuk sound, lampu dan diesel. Simak spesifikasinya.

Sound Horeg Sam Brewok Blitar Dibooking Setahun Sebelumnya, Ada yang Rela DP untuk Tahun Depan

Sound Horeg Sam Brewok Blitar Dibooking Setahun Sebelumnya, Ada yang Rela DP untuk Tahun Depan

Sound horeg Sam Brewok Blitar makin populer. Booking karnaval bisa setahun sebelumnya, bahkan ada yang rela DP untuk mengamankan jadwal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer