Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib Bandung di Puncak Klasemen 2025, Alasan Bojan Hodak Tak Belanja Pemain Terkuak, Eliano Reinders Siap Tempur Lawan Persik Kediri

Axsha Zazhika • Rabu, 7 Januari 2026 | 16:00 WIB

 

Persib Bandung di Puncak Klasemen 2025, Alasan Bojan Hodak Tak Belanja Pemain Terkuak, Eliano Reinders Siap Tempur Lawan Persik Kediri
Persib Bandung di Puncak Klasemen 2025, Alasan Bojan Hodak Tak Belanja Pemain Terkuak, Eliano Reinders Siap Tempur Lawan Persik Kediri

BLITAR – Persib Bandung menutup tahun 2025 dengan status yang membanggakan. Maung Bandung berdiri kokoh di puncak klasemen Super League 2025–2026, sebuah capaian yang menegaskan mental juara skuad asuhan Bojan Hodak. Konsistensi performa sepanjang musim membuat Persib bukan hanya unggul di kompetisi domestik, tetapi juga disegani di kancah Asia.

Keberhasilan Persib Bandung menggeser Borneo FC dari singgasana klasemen tak lepas dari stabilitas permainan dan kekuatan kolektif tim. Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali menjadi benteng angker, di mana seluruh laga kandang Super League disapu bersih dengan kemenangan. Dominasi tersebut memperkuat posisi Persib sebagai kandidat kuat juara musim ini.

Tak hanya di dalam negeri, performa Persib Bandung di Asia juga mencuri perhatian. Lolos sebagai juara Grup G AFC Champions League menjadi bukti nyata bahwa level permainan Maung Bandung telah naik kelas. Rekor tak terkalahkan di kandang pada kompetisi Asia, kecuali satu hasil imbang, mempertegas Bandung sebagai stadion yang sulit ditaklukkan tim tamu.

Kaleidoskop Persib Bandung 2025: Konsistensi dan Mental Juara

Sepanjang tahun 2025, Persib menunjukkan konsistensi luar biasa. Tim tidak bergantung pada satu dua pemain bintang, melainkan tampil sebagai unit kolektif yang solid. Strategi manajemen yang menitikberatkan stabilitas skuad terbukti efektif menjaga performa tetap berada di level tertinggi.

Menutup tahun dengan status pemuncak klasemen menjadi modal penting menghadapi tantangan berikutnya. Dominasi ini diharapkan berlanjut demi menjaga marwah Persib Bandung di puncak sepak bola nasional dan Asia.

Misi Bojan Hodak 2026: Bidik Gelar Domestik dan Asia

Memasuki 2026, Bojan Hodak datang dengan misi besar. Pelatih asal Kroasia itu secara tegas menargetkan Persib Bandung menyapu bersih gelar juara di semua kompetisi yang diikuti. Target juara Super League 2025–2026 dan trofi ACL2 bukan sekadar ambisi kosong, melainkan deklarasi keseriusan Maung Bandung.

Ujian berat akan datang pada Februari 2026, saat Persib harus menghadapi jadwal padat, termasuk laga krusial babak 16 besar ACL2 melawan wakil Thailand, Ratchaburi FC. Leg kedua yang digelar di Bandung pada 18 Februari 2026 bertepatan dengan hari pertama Ramadan, yang diprediksi menghadirkan atmosfer magis di GBLA.

Bojan Hodak menegaskan bahwa bermain bagus saja tidak cukup untuk menjadi raja Asia. Kesempurnaan taktik dan mental baja menjadi tuntutan utama menghadapi lawan dengan level kompetitif setara.

Alasan Bojan Hodak Tak Datangkan Pemain Baru

Di tengah euforia bursa transfer, keputusan Persib Bandung untuk tidak mendatangkan amunisi baru sempat menimbulkan tanda tanya. Namun Bojan Hodak memiliki alibi kuat. Catatan 10 kemenangan dari 12 laga terakhir menjadi bukti bahwa mesin tim sedang berada dalam kondisi prima.

Bojan menilai perombakan skuad di tengah performa menanjak justru berpotensi merusak chemistry ruang ganti. Pemain baru hanya akan direkrut jika kualitasnya jauh di atas pemain inti, bukan sekadar menambah jumlah. Keputusan ini sekaligus mematahkan rumor kedatangan sejumlah nama yang sempat ramai diperbincangkan.

Efisiensi finansial dan kepercayaan penuh kepada skuad yang ada menjadi dasar kebijakan tersebut. Filosofi ini menegaskan bahwa kekuatan Persib Bandung terletak pada kolektivitas, bukan pada nama besar semata.

Eliano Reinders Bawa Kabar Positif Jelang Lawan Persik Kediri

Kabar menggembirakan datang jelang laga Persib Bandung kontra Persik Kediri. Eliano Reinders dipastikan tetap menjadi bagian skuad Maung Bandung, setelah sempat diterpa isu ke luar negeri. Kepergiannya ternyata hanya berkaitan dengan agenda tim menuju laga tandang ACL2, bukan transfer.

Kehadiran Eliano menjadi krusial mengingat Marc Klok harus absen akibat akumulasi kartu. Bojan Hodak memberikan penilaian positif terhadap performa Eliano yang tampil agresif dan disiplin saat dimainkan sebagai gelandang bertahan dalam dua laga terakhir.

Fleksibilitas Eliano yang mampu bermain sebagai fullback maupun gelandang jangkar menjadi aset penting. Energi dan determinasi pemain berdarah Belanda itu diharapkan mampu menjaga keseimbangan lini tengah dan membantu Persib mengamankan tiga poin di laga pembuka tahun ini.

Editor : Axsha Zazhika
#Eliano Reinders #Super League 2025 #Persib vs Persik Kediri #bojan hodak #persib bandung