BLITAR KAWENTAR - Di balik kesibukan sebagai dokter kecantikan dan juga dokter umum, dr Anieq Soulistya Utami dikenal sebagai pribadi hangat yang peduli pada lingkungan sekitar.
Pemilik dr Nieq Beauty and Spa di Jalan Mastrip 14, Srengat, ini juga sangat peduli pada dunia pendidikan, khususnya pengetahuan agama anak-anak.
Sosok dokter ini tak hanya fokus pada dunia kedokteran dan estetika sebagai profesinya, tetapi juga aktif dan peduli dalam pembinaan pendidikan keagamaan anak-anak di sekitarnya. Khususnya pengetahuan tentang Alquran.
Saat ini, selain dikenal sebagai seorang dokter, dr Anieq juga semakin dikenal luas oleh masyarakat karena dedikasinya untuk membuka Rumah Hafiz.
Tempat ini dikhususkan untuk anak-anak sekitar tempat tinggalnya dalam belajar mengaji dan menghafal Alquran.
Inisiatif ini lahir dari kepeduliannya terhadap pendidikan karakter dan akhlak generasi muda.
Salah satu prinsip yang selalu dipegang teguh, meskipun di tengah jadwal praktik yang padat dan kesibukan yang luar biasa, dia tetap menyempatkan diri memantau kegiatan Rumah Hafiz yang dirintisnya. “Kesibukan jangan sampai membuat kita lupa berbagi manfaat,” ungkapnya.
Bahkan di sela aktivitas profesionalnya, dr Anieq juga memiliki hobi di dunia bakery. Dia gemar membuat aneka kue sebagai pelepas penat.
Namun, dia mengakui kesibukan sering membuat hobinya harus disesuaikan dengan waktu luang yang terbilang terbatas.
“Ya, hobi bikin jajan ini cuma saya tekuni dan kerjakan saat waktu luang. Tapi memang banyak sibuknya,” ujarnya.
Perpaduan profesi medis dan jiwa sosial inilah yang menjadikan sosoknya inspiratif. Dedikasi pada kesehatan fisik sekaligus kesehatan spiritual masyarakat menjadi ciri khas langkah pengabdiannya kepada masyarakat.
“Ini juga bagian untuk memberikan manfaat dan pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.
Desember lalu, dr Anieq genap berusia 40 tahun. Di usia matang tersebut, dia masih terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pasien sekaligus menebar manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Pesan saya, kecantikan sejati bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang kepedulian dan ketulusan dalam berbagi,” nasihatnya.(arm/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah