Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Erick Thohir Minta Maaf Usai Suporter Persib Ricuh di AFC Champions League 2, Reputasi Indonesia Jadi Taruhan!

Ingge Nayla Ayu Karina • Senin, 23 Februari 2026 | 14:25 WIB

Erick Thohir minta maaf usai suporter Persib ricuh di AFC Champions League 2, reputasi Indonesia terancam sanksi.
Erick Thohir minta maaf usai suporter Persib ricuh di AFC Champions League 2, reputasi Indonesia terancam sanksi.

 

RADAR BLITAR - Erick Thohir minta maaf usai suporter Persib ricuh dalam laga AFC Champions League 2 menjadi sorotan publik sepak bola Asia.

Ketua Umum PSSI itu menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Federasi Sepak Bola Thailand dan Ratchaburi FC.

Langkah cepat Erick Thohir minta maaf usai suporter Persib ricuh dinilai penting demi menjaga nama baik Indonesia di kompetisi Asia.

Baca Juga: 4 Pemain Naturalisasi Terbaru Dibidik PSSI, 3 Sudah Dihubungi! Dean Zandbergen hingga Tristan Masuk Radar Timnas Indonesia

Insiden tersebut terjadi setelah Persib Bandung dipastikan tersingkir dari AFC Champions League 2 musim 2025/2026.

Meski menang 1-0 pada leg kedua babak 16 besar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib tetap kalah agregat 1-3 dari wakil Thailand.

Kekalahan pada leg pertama membuat kemenangan tipis di kandang tak cukup membawa Maung Bandung lolos ke perempat final.

 

Kronologi Kericuhan di Bandung

Kekecewaan suporter memuncak setelah peluit panjang dibunyikan.

Sejumlah oknum turun dari tribun selatan dan merangsek masuk ke area lapangan.

Situasi semakin memanas ketika terjadi pelemparan ke arah lapangan.

 

Wasit Majed Mohammed Al-Amrani bahkan harus berlari menuju lorong ruang ganti demi menghindari amukan massa.

Para pemain Ratchaburi FC juga langsung diamankan oleh petugas keamanan.

Kericuhan itu mencederai semangat sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi dalam kompetisi antar klub Asia.

 

Pernyataan Tegas Erick Thohir

Erick Thohir menegaskan bahwa sepak bola harus menjadi ruang persatuan, bukan perpecahan.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada Federasi Thailand dan Ratchaburi FC atas insiden yang terjadi.

 

Menurutnya, partisipasi klub Indonesia di level Asia membawa tanggung jawab besar.

Tidak hanya pemain dan manajemen, tetapi juga suporter harus menunjukkan profesionalisme.

Ia mengingatkan bahwa reputasi bangsa dipertaruhkan setiap kali klub Indonesia tampil di kancah internasional.

 

PSSI berharap hubungan baik dengan Federasi Thailand tetap terjaga.

Permintaan maaf ini diharapkan meredam ketegangan dan mencegah sanksi lebih berat dari AFC.

 

Bojan Hodak dan Klok Kecewa Berat

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyayangkan tindakan segelintir oknum.

Ia menegaskan bahwa mayoritas suporter telah memberikan dukungan luar biasa sepanjang laga.

 

Menurut Bojan, sekitar 99 persen suporter bersikap fantastis.

Namun ulah kurang dari 100 orang bisa merugikan klub secara keseluruhan.

Persib berpotensi mendapat sanksi denda atau hukuman lain dari AFC akibat insiden tersebut.

 

Kapten Persib, Marc Klok, juga menyampaikan pesan emosional kepada Bobotoh.

Ia mengaku bangga dengan perjuangan tim hingga babak 16 besar.

Menurutnya, perjalanan di Asia adalah sejarah yang patut dihargai meski berakhir pahit.

 

Klok menegaskan bahwa kekalahan bukan akhir dari segalanya.

Persib bertekad kembali lebih kuat di kompetisi Asia mendatang.

 

Harapan Indonesia Kini di Dewa United

Tersingkirnya Persib membuat Indonesia hanya menyisakan satu wakil di kompetisi Asia.

Dewa United FC kini menjadi tumpuan harapan.

Mereka akan tampil di semifinal zona timur AFC Challenge League menghadapi wakil Filipina.

 

Manajemen Dewa United telah melakukan pembenahan dengan merekrut sejumlah pemain baru.

Langkah itu menunjukkan keseriusan mereka untuk melangkah lebih jauh.

 

Meski gagal melaju, Persib tetap memberikan kontribusi signifikan terhadap poin koefisien Liga Indonesia di Asia.

Sumbangan poin mereka bahkan lebih besar dibanding wakil lain musim ini.

 

Reputasi Sepak Bola Indonesia Dipertaruhkan

Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa pembinaan suporter sama pentingnya dengan pembinaan pemain.

Sepak bola modern menuntut atmosfer stadion yang aman dan ramah.

 

Erick Thohir minta maaf usai suporter Persib ricuh bukan sekadar formalitas.

Langkah itu menjadi sinyal bahwa federasi ingin menjaga citra sepak bola nasional.

 

Ke depan, edukasi dan pengawasan terhadap suporter harus diperkuat.

Agar setiap pertandingan internasional menjadi kebanggaan, bukan polemik.

Baca Juga: Erik Thohir Dukung John Hartman, PSSI Siapkan Empat Pemain Naturalisasi Grade A, Patrick Clifert Tertarik Kembali Latih Timnas

Sepak bola Indonesia tengah berupaya bangkit dan menembus batas Asia.

Namun perjalanan itu hanya bisa terwujud jika semua elemen, termasuk suporter, berjalan dalam semangat sportivitas.

Editor : Anggi Septian A.P.
#dewa united #erick thohir #afc champions league 2 #Suporter Persib Ricuh #persib bandung