Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Debut Pelatih John Hertman, Formasi 3-4-3 Disiapkan Hadapi St Kitts and Nevis di GBK

Muhamad Ahsanul Wildan • Jumat, 6 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 melawan St Kitts and Nevis di GBK jadi debut pelatih John Hertman dengan formasi 3-4-3.
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 melawan St Kitts and Nevis di GBK jadi debut pelatih John Hertman dengan formasi 3-4-3.

BLITAR KAWENTAR – Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 akhirnya semakin jelas.

Turnamen internasional yang digelar di Jakarta pada akhir Maret itu akan menjadi panggung debut pelatih baru skuad Garuda, John Hertman.

Berdasarkan agenda resmi yang dirilis FIFA, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 akan menghadapi St Kitts and Nevis pada laga pembuka yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.

Pertandingan ini menjadi sangat penting karena Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ajang uji coba strategi pelatih anyar John Hertman yang baru ditunjuk awal tahun ini.

Turnamen FIFA Series 2026 sendiri menghadirkan empat negara dari konfederasi berbeda, yakni Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts and Nevis.

Format Turnamen dan Jadwal Pertandingan

FIFA Series 2026 menggunakan format semifinal dan final. Pada hari pertama, dua pertandingan akan digelar.

Laga pembuka mempertemukan Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada pukul 15.30 WIB.

Sementara laga kedua mempertemukan tuan rumah Indonesia melawan St Kitts and Nevis pada pukul 20.00 WIB.

Pemenang dari kedua laga tersebut akan melaju ke partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Maret 2026. Sedangkan tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga.

Jika melihat peringkat FIFA terbaru, Indonesia berada di posisi 122 dunia. Sementara Bulgaria menempati peringkat 88, Kepulauan Solomon di posisi 152, dan St Kitts and Nevis di peringkat 154.

Perbedaan ranking tersebut membuat turnamen ini menjadi ujian penting bagi skuad Garuda untuk meningkatkan posisi di ranking FIFA sekaligus mengukur kekuatan melawan tim dari konfederasi berbeda.

Formasi 3-4-3 Jadi Andalan John Hertman

Menjelang pertandingan, perhatian publik juga tertuju pada kemungkinan taktik yang akan digunakan pelatih John Hertman.

Salah satu skema yang diprediksi kembali digunakan adalah formasi 3-4-3. Pola ini pernah terbukti cukup efektif saat Indonesia melaju hingga babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Dalam sistem tersebut, tiga bek sejajar menjadi fondasi pertahanan, sementara dua wingback bertugas membantu serangan dari sisi sayap.

Formasi ini memberi fleksibilitas dalam transisi menyerang sekaligus menjaga keseimbangan tim.

Melawan St Kitts and Nevis yang memiliki ranking lebih rendah, pendekatan ofensif diperkirakan akan menjadi strategi utama untuk mendominasi permainan sejak menit awal.

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia

Jika mengacu pada komposisi pemain saat ini, beberapa nama diprediksi menjadi pilihan utama.

Di posisi penjaga gawang, Emil Audero berpeluang mengawal gawang Indonesia. Pengalaman bermain di kompetisi Eropa membuatnya dinilai memiliki ketenangan dan kualitas yang dibutuhkan di level internasional.

Sementara di lini belakang, tiga bek sejajar kemungkinan diisi Kevin Diks, Jay Idzes, dan Justin Hubner.

Ketiganya menawarkan kombinasi kekuatan fisik, kemampuan duel udara, serta kemampuan membangun serangan dari lini belakang.

Di sektor sayap, posisi wingback diperkirakan menjadi milik Eliano Reijnders dan Nathan Tjoe-A-On.

Untuk lini tengah, duet Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk diproyeksikan menjadi pengatur tempo permainan.

Keduanya dinilai mampu menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Momentum Kebangkitan Ole Romeny

Salah satu sorotan lain menjelang laga ini adalah performa striker Ole Romeny.

Penyerang berusia 25 tahun yang bermain untuk Oxford United itu belum menunjukkan performa maksimal musim ini.

Dalam 17 penampilan, Romeny belum mencatatkan gol maupun assist. Cedera yang dialami pada awal musim disebut menjadi salah satu penyebab menurunnya performa sang striker.

FIFA Series 2026 pun berpotensi menjadi titik balik bagi Romeny.

Bermain di hadapan puluhan ribu suporter di Stadion Gelora Bung Karno bisa menjadi motivasi tambahan untuk kembali menemukan ketajamannya.

Jika mampu memanfaatkan peluang dengan baik, pertandingan melawan St Kitts and Nevis bisa menjadi momen kebangkitan bagi sang penyerang sekaligus membawa Indonesia melangkah ke partai final.

Turnamen ini tidak hanya menjadi laga uji coba biasa, tetapi juga langkah awal membangun identitas permainan timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih baru.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Timnas Indonesia #John Hertman #St Kitts and Nevis #FIFA series 2026 #jadwal timnas indonesia