Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Saksi Bersuara untuk Samsudin Cs , Ini Pengakuanya

F
TENANG: Samsudin cs menjalani sidang kasus video kontroversi tukar pasangan dengan agenda saksi yang meringankan
TENANG: Samsudin cs menjalani sidang kasus video kontroversi tukar pasangan dengan agenda saksi yang meringankan

BLITAR - Tiga saksi yang meringankan Samsudin cs dihadirkan pada sidang lanjutan kasus video kontroversi tukar pasangan, di Pengadilan Negeri Blitar, Rabu (12/6/2024).


Advertisement

Ketiga saksi di antaranya admin channel YouTube Samsudin. Dua lainnya merupakan subscriber.

Ketiga saksi yang dihadirkan kemarin adalah Ali Mustofa, sebagai admin channel YouTube Samsudin Family.

Selain itu, Imam Solikhin sebagai subscriber asal Kabupaten Blitar yang juga tetangga Samsudin. Hadir juga Syaifudin, warga Kota Malang, yang mengaku sebagai subscriber dan fans Samsudin.

Advertisement

Dalam sidang, Ali Mustofa mengaku sempat memindahkan file video rekaman konten tukar pasangan sebelum diedit oleh editor.

Dia mendapatkan file video itu dari Febi yang saat itu menjadi kameramen konten video yang dibuat di Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, Februari lalu.

“Saya memindahkan video itu ke komputer yang saya pakai. Pemindahan file itu sudah seizin terdakwa Gus Samsudin. Karena memang biasanya, setiap setelah membuat konten, video langsung dipindahkan ke komputer dan ponsel yang digunakan untuk merekam akan digunakan lagi,” ujar Ali Mustofa dihadapan majelis hakim.

Advertisement

Pengakuan Ali Mustofa memantik pertanyaan hakim anggota, Muhammad Iqbal Hutabarat. Hakim penasaran keterlibatan Ali Mustofa dalam melihat konten yang dibuat Samsudin.

Ternyata Ali Mustofa hanya sebatas admin dan editor dari channel yang lain. Bahkan, dia melihat video tukar pasangan itu setelah diunggah di YouTube. “ Saya hanya memindahkan file saja, tanpa melihat atau mengedit videonya,” tuturnya.

Ali Mustofa juga mengetahui potongan video yang berdurasi 2 menit. Dia melihatnya setelah viral di sosial media.

Dalam sidang, juga diperlihatkan video full konten kontroversi tukar pasangan yang berdurasi 29 menit. File itu berasal dari flashdisk yang dimiliki oleh Ali Mustofa. Dia menyimpulkan konten Samsudin menunjukkan adanya aliran sesat dan tidak boleh untuk ditiru.

Hal yang sama diungkapkan Imam Solikin dan Syaifudin. Mereka berdua sudah lama menjadi pengikut channel YouTube Mbah Den Sariden.

Mereka melihat video full yang diunggah di channel tersebut. Menurutnya memang ada aliran sesat dalam video itu.

Namun, Samsudin menyampaikan pesan moral agar penontonnya tidak mengikuti ajaran di konten tersebut.

Sementara itu, kuasa humum Samsudin cs, Imam Slamet menjelaskan, ketiga saksi itu didatangkan untuk meringankan hukuman Samsudin dan dua terdakwa lainnya. Menurutnya, ketiga saksi menyampaikan hal sesuai fakta yang dialaminya.

“Kami minggu depan masih akan mengajukan tambahan bukti konten video yang mengunggah ulang konten Samsudin. Karena salah satu saksi ada yang melihat video dari channel Bronto TV, pengunggah ulang, dan ternyata ada yang berbeda,” pungkasnya. (jar/c1/hai)

Advertisement

Artikel Terkait

Putra Sang Fajar FC Skuad Diisi Talenta Muda Blitar Raya  , Incar Championship 

Putra Sang Fajar FC Skuad Diisi Talenta Muda Blitar Raya , Incar Championship 

Peta persepakbolaan nasional kini menyambut kehadiran armada baru yang berakar kuat dari Tanah Proklamator. Mengusung identitas historis, Putra Sang Fajar FC lahir Juni 2026 itu kini berkandang di Stadion Supriyadi sela

Polisi Siapkan Tes DNA, Usut Dugaan Pencabulan Anak oleh Pria 74 Tahun di Blitar

Polisi Siapkan Tes DNA, Usut Dugaan Pencabulan Anak oleh Pria 74 Tahun di Blitar

Polres Blitar siapkan tes DNA untuk mengusut dugaan pencabulan anak 17 tahun oleh pria 74 tahun yang kini tengah hamil.

Tingkatkan Usaha Bengkel Difabel, MPM Honda Jatim Terus Lakukan Pendampingan Berkelanjutan

Tingkatkan Usaha Bengkel Difabel, MPM Honda Jatim Terus Lakukan Pendampingan Berkelanjutan

Melalui kolaborasi dengan Disabilitas Motorcycle Indonesia (DMI), MPM Honda Jatim turut menghadirkan pelatihan keterampilan teknis yang melibatkan AHASS dan SMK TBSM binaan MPM Honda Jatim.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer