Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kota Blitar Tanggapi Permasalahan antara KONI Kota Blitar dengan Pemkot, Begini Katanya

M
Penulis: M. Luki Azhari❯
Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim.
Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim.

Advertisement

 

BLITAR KAWENTAR - Dinamika kelembagaan yang tengah berjalan di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar mendapat respons dari pihak legislatif. Menanggapi berbagai persoalan pascapelantikan, mulai dari tata kelola organisasi, operasional kantor, hingga mekanisme anggaran hibah, wakil rakyat di gedung dewan pilih memantau terlebih dahulu perkembangan komunikasi di tingkat eksekutif.  

Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim enggan berkomentar jauh mengenai dinamika administratif yang tengah berjalan antara pemkot dan pengurus baru organisasi induk olahraga tersebut. Dia menyerahkan sepenuhnya mekanisme koordinasi itu kepada kepala daerah.

Advertisement

”Wah, monggo (silakan) langsung ke wali kota mawon (saja)," ujar Syahrul, Minggu (5/7/2026). 

Disinggung mengenai kemungkinan adanya langkah mediasi atau upaya dewan untuk menjembatani komunikasi kedua belah pihak agar pembinaan atlet tidak terhambat, Syahrul menegaskan bahwa parlemen belum mengambil langkah ke arah sana.

Advertisement

Dia masih memercayakan penyelesaian prosedur ini secara internal pemerintahan. ”Sementara belum (menengahi, Red)," jawab politikus PDI Perjuangan ini.

Sebelumnya, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menggarisbawahi pentingnya tertib administrasi dan komunikasi formal pascapelantikan pengurus baru yang dinakhdai mantan wali kota, M. Samanhudi Anwar, itu. Pemkot mengisyaratkan bahwa realisasi sisa dana hibah pembinaan akan tetap mengedepankan aspek regulasi dan pemenuhan prosedur formal guna menjaga akuntabilitas.

Ibin menilai roda organisasi struktural di tubuh induk cabang olahraga tersebut sejauh ini belum sepenuhnya berjalan di jalur yang stabil. ”Dinamika di KONI saya kira masih belum betul-betul settle (mapan, Red)," ujar orang nomor satu di Kota Blitar tersebut.

Menurut dia, sebagai lembaga yang serapan anggaran operasionalnya ditopang oleh keuangan daerah, pengurus baru semestinya proaktif membangun komunikasi formal birokrasi begitu kerangka kepengurusan rampung terbentuk. Langkah audiensi dinilai krusial untuk menyelaraskan program strategis yang akan dijalankan ke depan.

”Karena mestinya kan ya semua lembaga yang ada hubungannya dengan pemerintah itu, setelah selesai struktur terbentuk, melakukan audiensi. Kemudian melakukan pertemuan. Saya kira itu penting ya," tegas Ibin. 

Advertisement

Artikel Terkait

Ketua KONI Kota Blitar Angkat Bicara Terkait Belum Lakukan Audiensi dengan Pemkot

Ketua KONI Kota Blitar Angkat Bicara Terkait Belum Lakukan Audiensi dengan Pemkot

Ketua KONI Kota Blitar Samanhudi Anwar mengaku telah mengajukan permohonan audiensi kepada Wali Kota Blitar sejak sekitar dua pekan lalu. Namun hingga kini belum ada jadwal pertemuan sehingga pengurus

Wali Kota Blitar Soroti KONI Kota Blitar, Mas Ibin Minta Pengurus Baru Segera Audiensi untuk Selaraskan Program Strategi

Wali Kota Blitar Soroti KONI Kota Blitar, Mas Ibin Minta Pengurus Baru Segera Audiensi untuk Selaraskan Program Strategi

Wali Kota Blitar meminta pengurus baru KONI Kota Blitar segera audiensi dengan Pemkot untuk menyelaraskan program dan dukungan olahraga

KONI Kota Blitar Fokus Persiapan Popda, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas Meski Serah Terima Kantor Belum Rampung

KONI Kota Blitar Fokus Persiapan Popda, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas Meski Serah Terima Kantor Belum Rampung

KONI Kota Blitar fokus persiapan Popda dengan mengutamakan pembinaan atlet meski serah terima kantor belum rampung.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer