Karhutla Gunung Butak Ditangani Lewat Water Bombing, Tiga Sortie Guyur Titik Api

BLITAR KAWENTAR – Penanganan karhutla Gunung Butak terus dilakukan oleh tim gabungan. Operasi pemadaman dari udara menggunakan helikopter water bombing berhasil dilaksanakan sebanyak tiga sortie, meskipun sempat menghadapi kendala cuaca dan angin kencang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan, operasi water bombing tersebut dikombinasikan dengan pemadaman secara manual oleh personel di lapangan. Pemantauan terhadap titik api juga dilakukan Satuan Tugas (Satgas) gabungan melalui jalur darat.
Operasi pemadaman dari udara dimulai sejak pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Sasaran utama water bombing difokuskan pada kawasan yang sulit dijangkau personel melalui jalur darat.
Baca Juga: Cegah TPPO, Warga Bakung Diminta Waspadai Tawaran Kerja Luar Negeri Ilegal
“Alhamdulillah hari ini operasi water bombing di kawasan Gunung Butak berjalan lancar. Pengeboman air dilaksanakan dalam tiga sortie penembakan dengan total 10 kali pergerakan run pengguyuran api dari udara,” ujar Wahyudi kepada Koran ini kemarin (16/9).
Wahyudi merinci pelaksanaan pemadaman udara tersebut. Sortie pertama dimulai pukul 07.25 WIB hingga 08.02 WIB. Dalam penerbangan pertama, helikopter melakukan tiga kali run untuk mengguyur area yang menjadi sasaran.
Setelah menyelesaikan penerbangan pertama dan melakukan pengisian bahan bakar, helikopter kembali menjalankan operasi pada sortie kedua. Penerbangan tersebut dimulai pukul 08.25 WIB dengan dua kali run pengguyuran.
Selanjutnya, sortie ketiga berlangsung mulai pukul 10.04 WIB hingga 11.05 WIB. Pada penerbangan terakhir tersebut, helikopter melakukan lima kali run secara masif dengan menyasar titik-titik yang masih terlihat kepulan asap.
Total terdapat 10 kali run pengguyuran dalam tiga sortie water bombing. Operasi udara tersebut menjadi salah satu strategi untuk menjangkau area karhutla Gunung Butak yang sulit didatangi petugas melalui jalur darat.



