Blitar — Keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi salah satu atensi pihak terkait.
Kepolisian mengerahkan ratusan personel dan mendirikan enam pos strategis untuk mendukung pengamanan secara menyeluruh.
Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo PS menjelaskan, 6 pos tersebut terdiri dari 1 pos pelayanan, 3 pos pengamanan, dan 2 pos pantau.
Selain itu, pelaksanaan Operasi Lilin Semeru juga melibatkan sinergi antara Polres Blitar Kota, Pemerintah Daerah, dan Kodim 0808/Blitar, guna memastikan perayaan berlangsung dalam suasana yang kondusif.
"Ada 389 personel yang dikerahkan dan kami mendirikan enam pos, baik itu pos pelayanan, pos pengamanan, maupun pos pantau. Pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 resmi berlangsung mulai tanggal 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025," ungkapnya, kemarin (20/12).
Saat malam Natal 2024, jelas dia, petugas akan disebar untuk melakukan pengamanan di tempat ibadah, khususnya gereja, serta di berbagai titik keramaian.
Sterilisasi dan pengecekan akan dilakukan secara ketat terhadap masyarakat yang hendak beribadah di gereja untuk memastikan keamanan.
Tidak hanya itu, patroli akan ditingkatkan di berbagai wilayah hukum Polres Blitar Kota.
Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan memastikan seluruh rangkaian perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 berjalan dengan lancar tanpa gangguan keamanan.
Dia mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kondusivitas di wilayahnya masing-masing.
Salah satu anjuran yang disampaikan adalah larangan melakukan konvoi saat malam tahun baru demi menghindari potensi gangguan ketertiban dan keamanan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dengan menghindari konvoi saat malam tahun baru agar suasana tetap aman dan nyaman. Lebih baik rayakan di rumah, penting lagi, no drugs no alcohol saat perayaan tahun baru,” pungkasnya.
Sementara itu, pengamanan ketat juga dilakukan di wilayah hukum Polres Blitar.
Sebanyak 167 personel Polres Blitar yang disebar di berbagai titik strategis.
Polres juga mendiri pos pelayanan dan pengamanan. Pos pelayanan berlokasi di kantor bupati di Kecamatan Kanigoro, sedangkan pos pengamanan berlokasi di Taman Idama Hati di Kecamatan Wlingi.
Polres Blitar juga menempatkan personel di pos pantau yang tersebar di titik strategis rawan kemacetan dan tempat wisata.
Seperti pada simpang empat Kecamatan Talun, Selopuro, Kesamben, Garum, dan perempatan di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun. Lalu, simpang empat Desa Bence, Kecamatan Garum.
"Kami tidak hanya fokus pada pengamanan gereja dan tempat ibadah, tetapi juga arus lalu lintas, lokasi wisata, dan pusat-pusat keramaian lainnya," ujar kapolres.
Wiwit menyebut fokus utama dalam Operasi Lilin Semeru ini adalah mencegah potensi gangguan keamanan seperti kemacetan, tindak kriminalitas, hingga ancaman terorisme.
Pada transportasi kereta api (KA), Daop 7 Madiun menyiapkan posko kesehatan di sejumlah stasiun.
Salah satunya ada di Stasiun Blitar. Posko kesehatan ini untuk melayani cek kesehatan para penumpang guna memastikan penumpang sehat. (ham/jar/c1/sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila