BLITAR – Ratusan mobil hias menyemarakkan pawai taaruf peringatan Tahun Baru 1447 Hijriah se-Kecamatan Gandusari pada Senin (30/6/2025) pagi.
Agenda tahunan keluarga besar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Gandusari ini mengambil rute melintasi 10 desa, mulai dari Lapangan Semen, Desa Semen, dan berakhir di Lapangan Loding, Desa Sumberagung.
Perjalanan sejauh 15 kilometer ditempuh dengan penuh suka cita di bawah cuaca mendung hingga gerimis.
Pawai taaruf ini melintasi sebagian besar dari 14 desa yang ada di wilayah Kecamatan Gandusari.
Yakni, melintasi 10 desa, mulai Semen, Slumbung, Soso, Ngaringan, Gadungan, Gandusari, Tambakan, Kotes, Sukosewu, dan berakhir di Sumberagung.
Seluruh peserta menghias mobilnya dengan kreativitas masing-masing yang bernuansa kreasi islami, membentangkan poster dakwah, seni musik hadrah, dan lainnya.
“Pawai taaruf ini diikuti sekitar 235 mobil hias,” jelas Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Gandusari, Yetti Faula.
Sejak pagi hari, ratusan mobil hias sudah berkumpul di Lapangan Semen.
Pawai taaruf ini diikuti oleh badan otonom (banom) dan lembaga di bawah naungan MWC NU Kecamatan Gandusari.
Selain memperingati momentum Tahun Baru 1447 Hijriah, pawai taaruf ini juga menjadi salah satu media syiar Islam dan penguatan ukhuwah antarwarga NU dan masyarakat.
Baca Juga: Mengenal Atlet Selam dari Kabupaten Blitar, Beri Kejutan Sabet Emas Tak Terduga di Porprov Jatim IX
Di sepanjang rute pawai taaruf, titik-titik strategis dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan semarak deretan mobil hias dengan berbagai kreativitasnya.
Harapannya, melalui pawai taaruf ini mampu menumbuhkan semangat hijrah dan cinta terhadap nilai-nilai Islam ahlussunnah wal jamaah, serta mampu menampilkan berbagai potensi kreativitas islami yang dimiliki masyarakat dalam bentuk seni dan budaya. (ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah