BLITAR - Realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Blitar tampaknya bakal segera terjadi. Sinyalnya, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar semakin serius mematangkan data teknis pelaksanaan program Presiden Prabowo Subianto itu.
Kepala Dispendik Kota Blitar, Dindin Ali Nurdin, mengatakan bahwa telah menyiapkan data terkait program MBG sejak lama yakni di awal bakal pelaksanaan program tersebut.
Saat ini tinggal melakukan pembaruan sesuai kondisi terbaru. Proses pembaruan ini dilakukan bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur.
“Terkait MBG, kami sudah menyiapkan data sejak awal program ini bakal dilaksanakan. Sekarang tinggal update saja dengan kondisi yang terbaru. Kami juga bersama Kemenag dan cabdindik terus menyiapkan data terbaru,” ujarnya, Sabtu (16/8/2025).
Dindin menjelaskan bahwa sasaran MBG adalah sekolah-sekolah yang ada di Kota Blitar. Teknis pelaksanaannya dilakukan melalui satuan tugas (satgas) yang dibentuk oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, berkoordinasi dengan Satuan pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Dengan begitu, pelaksanaan MBG di lapangan dapat lebih terarah dan tepat sasaran.
“Sasaran MBG adalah seluruh sekolah, teknisnya melalui Satgas Pemkot Blitar, berkoordinasi dengan SPPG yang ditetapkan sebelumnya,” ungkapnya.
Pihaknya telah menyiapkan semua sekolah untuk menjadi sasaran program MBG ini. Tujuannya agar seluruh peserta didik di Kota Blitar bisa mendapatkan manfaat dari program pemerintah pusat tersebut.
“Kita siapkan di semua sekolah untuk menjadi sasaran MBG, karena memang kami ingin agar semua siswa dapat mendapatkan manfaat dari program ini,” tegasnya.
Dia juga berharap jumlah SPPG yang ada nantinya dapat mencukupi serta menjangkau seluruh sekolah yang ada di wilayah Kota Blitar.
Karena persoalan jumlah SPPG ini nanti yang akan menentukan suksesnya program ini secara merata.
“Kami harap SPPG yang ada bisa menjangkau semua. Ini juga yang penting untuk diperhitungkan secara matang,” terangnya.
Kolaborasi lintas instansi, ujar Dindin, menjadi kunci keberhasilan program MBG di daerah. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak sekolah, dia optimistis pelaksanaan MBG akan berjalan dengan baik dan lancar.
“Kalau koordinasi sudah berjalan baik, insya Allah pelaksanaannya juga akan baik,” ujarnya.
Sebelumnya, dispendik maupun Pemkot Blitar terus berupaya menyiapkan berbagai kebutuhan terkait pelaksanaan MBG ini, terutama jumlah data dan sekolah yang akan menerima manfaat dari program ini. (mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah