BLITAR — Warga Dusun Ganteran, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, mengeluhkan kondisi jalan utama di perkampungan mereka yang rusak parah dan sudah lama tidak tersentuh perbaikan.
Aspal yang seharusnya melapisi jalan, kini hilang berganti tanah dengan lubang-lubang besar yang mengganggu aktivitas warga.
Sugeng, warga setempat, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Kerusakan jalan yang tak kunjung mendapatkan perhatian dari pihak terkait dikeluhkan masyarakat setempat.
“Jalan ini sudah lama sekali gak diperbaiki, sampai seperti ini. Kalau seperti ini sudah bukan aspal, ini sudah tanah semua,” ujarnya.
Karena tidak kunjung diperbaiki, warga terpaksa menambal jalan dengan tanah agar lubang tidak semakin dalam.
Namun, upaya itu tidak bertahan lama, terutama saat musim hujan.
“Kami warga cuma berusaha untuk tambal pakai tanah kuning itu supaya gak terlalu dalam lubangnya. Tapi kalau hujan ya tanahnya hilang lama-lama,” tambah Sugeng.
Dia menegaskan, jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk beraktivitas.
Seharusnya, jalan ini segera diperbaiki karena merupakan jalan utama untuk warga desa.
“Bisa-bisanya jalan di tengah perkampungan rusak kayak gini, dan ini bukan desa pelosok lho mas, ini cukup padat penduduk. Harusnya bisa lebih diperhatikan lagi,” tegas pria 40 tahun ini.
Baca Juga: Kasus Obesitas di Kabupaten Blitar Capai Ratusan, Dinkes: Mereka Rentan Hipertensi dan Diabetes
Warga berharap, pemerintah segera mengambil langkah perbaikan agar akses masyarakat kembali lancar dan aman.
Apalagi selama ini masyarakat juga tidak tinggal diam dengan cara turun memperbaiki secara swadaya.
Namun, karena memanfaatkan material seadanya, perbaikan oleh masyarakat tak mampu bertahan lama. (mg4/ynu)