BLITAR KAWENTAR - Laga derbi Blitar sempat memanas. Namun kali ini Blitar Poetra harus menelan kekalahan 0-2 dari PSBI Blitar pada Kamis (11/12/2025).
Pertandingan berlangsung cepat sejak menit awal, tapi efektivitas serangan PSBI Blitar membuat Blitar Poetra gagal menjaga konsistensi permainan.
Pelatih Blitar Poetra, Dhany Kusmanto, tetap menerima hasil pahit tersebut dengan lapang dada.
Dia menilai timnya sudah menjalani persiapan maksimal, namun keberuntungan belum memihak. Meskipun sebenarnya tim asuhannya itu banyak menciptakan peluang, tetapi gagal dalam penyelesaian.
“Alhamdulillah tetap disyukuri untuk hasil ini. Persiapan kami sebenarnya maksimal, hanya saja rezeki yang berbicara,” ujarnya.
Dhany melanjutkan, kekalahan dua gol ini memberikan banyak pekerjaan rumah bagi tim.
Dia menyoroti penyelesaian akhir yang kurang matang serta minimnya ketenangan pemain ketika berada di kotak penalti lawan.
Tidak hanya itu, beberapa kali lini pertahanan Blitar Poetra ditembus lawan.
Hal itu yang menjadi salah satu evaluasi bagi pelatih berkacamata ini.
Namun, hal ini membuat mereka semangat untuk bisa tampil maksimal di laga selanjutnya.
“Hasil 2-0 ini memberikan banyak evaluasi bagi kami. Sangat banyak hal kesalahan dari pemain. Banyak peluang yang terbuang sia-sia. Ini harus kami benahi secepatnya,” tegasnya.
Baca Juga: Keadaan Pasar Tradisional di Blitar Saat Ini Banyak Kios Kosong, Ini Kata Disperindag
Meski gagal membawa pulang poin, Dhany menegaskan peluang Blitar Poetra untuk lolos masih terbuka secara matematis.
Sebab masih tersisa dua pertandingan lagi melawan Persenga Nganjuk dan Arek Surobyo.
Dia memastikan tim tidak akan menyerah sebelum kompetisi benar-benar selesai. “Kalau masih ada kemungkinan, kami tetap berharap lolos. Peluang itu ada dan kami siap bekerja keras,” kata Dhany.
Menjelang laga berikutnya melawan Persenga Nganjuk, Dhany memastikan bahwa timnya akan tampil habis-habisan.
Tidak ada kompromi. Segala potensi akan dioptimalkan untuk membuat gol dan menorehkan 3 poin.
“Persinga nanti tetap akan kami hadapi dengan fight. Mau defend atau menyerang, prinsipnya kami harus tampil maksimal agar dapat hasil yang lebih baik,” jelasnya.
Kendati pulang tanpa kemenangan, derbi Blitar kali ini menunjukkan bahwa Blitar Poetra masih memiliki kualitas permainan yang dapat dikembangkan.
Dukungan suporter yang tetap hadir di stadion juga menjadi energi besar bagi tim.
“Ini bukan akhir. Ini proses menuju lebih baik,” pungkasnya.(jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah