BLITAR KAWENTAR – Kasus kecelakaan kerja terjadi di Desa/Kecamatan Ponggok pada Minggu (1/2). Seorang pekerja penggilingan bakso mengalami luka berat setelah tangan kanannya masuk ke mesin penggiling daging di Dusun Sumbernanas, Desa Ponggok. Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di rumah Khoirudin, pemilik usaha pentol bakso setempat. Korban diketahui bernama Mohammad Syarif, 19, warga setempat yang bekerja menggiling daging bakso.
Berdasarkan informasi dari Polsek Ponggok, kecelakaan bermula ketika korban memasukkan daging ke dalam mesin penggiling menggunakan tangan kanan. Diduga karena kurang waspada, jari tangan korban ikut masuk ke dalam mesin hingga tergiling dan menyebabkan luka parah pada bagian jari hingga pergelangan tangan.
Korban sempat berteriak meminta tolong. Mendengar teriakan tersebut, rekan kerja korban, Doni dan Muhammad Sukron Habibi, segera mematikan mesin dan berupaya memberikan pertolongan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ponggok dan diteruskan ke petugas pemadam kebakaran serta tenaga medis.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo membenarkan adanya kejadian kecelakaan kerja tersebut. Petugas Polsek Ponggok segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. “Petugas langsung ke TKP, menghubungi tim medis dan damkar untuk membantu proses evakuasi korban yang tangannya terjepit mesin penggiling,” ujarnya.
Dalam penanganan di lokasi, petugas kepolisian bersama damkar dan tim medis RSUD Srengat melakukan upaya pelepasan tangan korban dari mesin. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Srengat untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan. “Saat dievakuasi, korban dilaporkan dalam kondisi sadar," tuturnya.
Keterangan saksi menyebutkan, korban telah bekerja sejak pagi hari bersama rekan-rekannya. Doni, salah satu saksi, mengatakan sempat meninggalkan korban selama beberapa menit sebelum mendengar teriakan minta tolong. Saat kembali ke lokasi, mesin sudah dalam kondisi mati dan korban mengalami luka serius pada tangan kanannya.
Saksi lain, Muhammad Sukron Habibi, menjelaskan bahwa sempat memutus aliran listrik mesin dan membantu melepas bagian saringan penggiling untuk menolong korban. Sementara Khoirudin mengaku langsung mendatangi lokasi setelah mendengar teriakan korban dan meminta bantuan warga sekitar.
Dari hasil pemeriksaan awal, penyebab kecelakaan diduga karena kelalaian korban saat bekerja serta tidak digunakannya alat pelindung diri saat mengoperasikan mesin penggiling daging. "Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerusakan berat pada tangan kanan, mulai dari jari hingga pergelangan tangan," ungkapnya.(*)