BLITAR KAWENTAR – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di wilayah Pacitan turut dirasakan hingga Kabupaten Blitar. Guncangan terjadi pada Jumat (6/2) sekitar pukul 01.00 WIB dan membuat sebagian warga terbangun dari tidurnya.
Meski tidak ada kerusakan yang dilaporkan, peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga, terutama yang berada di wilayah selatan Kabupaten Blitar.
Sejumlah warga mengaku merasakan guncangan cukup kuat meski hanya berlangsung dalam waktu singkat.
Ada warga yang langsung terbangun dari tidur, sementara sebagian lainnya memilih keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.
Situasi dini hari membuat kepanikan warga semakin terasa, meskipun kondisi berangsur kembali normal beberapa saat kemudian.
Bahkan di media sosial sempat beredar kabar markas Sabilu Taubah (ST) terdampak bencana.
Dalam video dikabarkan, lokasi majelis taklim yang diasuh Gus Iqdam tersebut mengalami kerusakan lampu-lampu yang jatuh akibat gempa.
Kendati demikian, pihak ST tidak membenarkan informasi tersebut. Pihaknya menyampaikan bahwa markas ST tidak mengalami kerusakan. "Tidak ada, itu memang diturunkan (lampu, Red)," jelas asisten pribadi Gus Iqdam, Ilham Burhanudin, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar menyampaikan tidak ada laporan markas ST terdampak bencana gempa semalam.
"Berdasarkan keterangan dari camat tidak ada laporan terkait markas ST yang rusak akibat gempa," tegasnya.
Pihaknya juga menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan adanya kerusakan maupun korban akibat gempa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan bahwa masih melakukan pemantauan pascagempa. “Sampai dengan sekarang belum ada laporan yang masuk dari wilayah ke kami,” ungkapnya.
Karena belum adanya laporan dari masyarakat maupun aparat di lapangan, BPBD belum dapat memastikan dampak gempa terhadap permukiman warga maupun fasilitas umum. “Sementara masih nihil. Alhamdulillah aman,” ujar Wahyudi.
Meski demikian, Wahyudi mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak panik, terutama terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Dia berharap gempa bumi yang dirasakan di wilayah Kabupaten Blitar tidak menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. “Semoga tidak ada dampak serius akibat gempa bumi ini,” tutupnya. (kho/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah