Gemilang Production Bikin Gebrakan di Jember, Full 3D System Bawa 10 Subwoofer

JEMBER - Gemilang Production memperkenalkan sistem sound terbarunya dalam persiapan cek sound di Desa Sumber Ketempa, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember. Sebagai pendatang baru, sound tersebut langsung membawa konfigurasi full 3D system dengan 10 subwoofer box baru 3D, 12 unit line array Kara 210, hingga 16 speaker midline 10 inch.
Perangkat Gemilang Production diperlihatkan dalam video YouTube Obi Channel saat proses persiapan berlangsung. Hampir seluruh perangkat yang ditampilkan disebut masih baru, termasuk speaker dan sejumlah kabel yang digunakan untuk menghubungkan sistem.
Pada bagian line array, terdapat 12 Kara 210 yang disusun menjadi dua kelompok. Lima unit berada di bagian atas, sedangkan tujuh unit lainnya ditempatkan di bawah. Konfigurasi tersebut menjadi salah satu bagian utama dari sistem full 3D yang dibawa ke lokasi.
Sementara untuk middle, sistem menggunakan delapan unit yang dibagi empat di sisi kanan dan empat di sisi kiri. Bagian high juga diperkuat delapan tweeter, sedangkan midline menggunakan 16 speaker berukuran 10 inch.
Baca Juga: Paket Sound Rp130 Juta Ini Bikin Melongo, 8 Speaker Betavo dan Event 212 Siap Guncang Lapangan
10 Subwoofer Jadi Bagian Utama
Jumlah subwoofer menjadi salah satu hal yang paling mencolok dari konfigurasi baru Gemilang Production. Total terdapat 10 subwoofer yang menggunakan box baru 3D.
Seluruh perangkat dibawa menggunakan truk milik Gemilang Production. Dalam video terlihat dua kendaraan yang digunakan untuk mendukung operasional sound tersebut. Salah satunya merupakan truk utama yang menjadi tempat perangkat audio dan power amplifier.
Untuk kebutuhan listrik, sistem menggunakan genset berkapasitas 150 kVA. Genset tersebut disiapkan sebagai sumber daya untuk mendukung berbagai perangkat audio yang digunakan.
Perhatian juga diberikan pada perkabelan. Kabel untuk line array dan midline menggunakan ukuran 2,5 mm. Sementara subwoofer menggunakan kabel berukuran 4 mm.
Kabel speaker yang ditampilkan disebut menggunakan SPL. Kabel listriknya juga berukuran 2,5 mm dan disebut masih baru. Untuk kebutuhan koneksi dari panggung menuju operator, digunakan kabel snake Canare original dari Jepang.
Kondisi kabel yang masih baru tersebut menjadi salah satu bagian yang diperlihatkan sebelum sistem mulai dioperasikan.



