Cara Menanam Cabai Rawit di Polybag agar Berbuah Lebat, Panen Perdana Umur 63 Hari

JAKARTA - Cara menanam cabai rawit di polybag agar berbuah lebat bisa dilakukan dengan memperhatikan media tanam, pemupukan, dan perawatan rutin. Berdasarkan pengalaman Ook Tani 93, cabai rawit varietas Baskara F1 dapat mulai dipanen pada usia 63 hari setelah pindah tanam dengan perawatan yang tepat.
Menariknya, proses budidaya tersebut hanya menggunakan dua jenis pupuk utama, yakni NPK 16-16 dan NPK Grower. Tanaman juga bisa tumbuh rimbun dan menghasilkan banyak buah meski tanpa pemotongan pucuk.
Cara Menyemai Benih Cabai Rawit
Tahap pertama dimulai dengan menyiapkan media semai dari tanah yang sudah diayak agar teksturnya halus. Benih cabai Baskara F1 kemudian dimasukkan ke lubang sedalam sekitar 1 sentimeter dalam polybag semai berukuran 10 x 10 sentimeter.
Media semai perlu dijaga kelembapannya agar tidak terlalu basah atau kering. Bibit juga harus mendapatkan sinar matahari sekitar tiga hingga lima jam sehari.
Setelah berusia sekitar satu bulan tujuh hari, bibit dapat dipindahkan ke polybag yang lebih besar. Ukuran yang digunakan minimal 35 x 35 sentimeter, dengan media tanam berupa campuran tanah, sekam mentah, sekam bakar, kompos fermentasi, dan daun bambu yang telah hancur.
Jadwal Pemupukan Cabai Rawit
Pindah tanam sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengurangi risiko tanaman layu akibat paparan panas. Setelah ditanam, cabai langsung disiram hingga media tanam basah.
Sekitar tujuh hari setelah pindah tanam, pemupukan pertama dilakukan menggunakan NPK 16-16. Pupuk dapat dilarutkan dalam air dengan dosis sekitar 2,5–3 gram per liter, kemudian diberikan sebanyak 200 mililiter untuk setiap tanaman.
Pemupukan berikutnya dilakukan setiap tujuh hingga sepuluh hari, menyesuaikan pertumbuhan tanaman. Ketika mulai berbunga, NPK Grower digunakan secara bergantian dengan NPK 16-16.
Perawatan agar Cabai Berbuah Lebat
Pada usia 21 hari setelah pindah tanam, tanaman mulai dipasangi ajir agar tidak mudah roboh terkena angin. Jarak ajir dari pangkal batang disarankan sekitar 5–7 sentimeter.
Memasuki usia 31 hari, tunas air kecil yang tidak produktif di bagian bawah tanaman dapat dipangkas. Penyiraman juga perlu dilakukan secara rutin, minimal sekali sehari ketika tidak turun hujan.



