10 Kucing Ras yang Jarang Diketahui di Indonesia, Ada yang Jago Berenang

JAKARTA - Kucing ras yang jarang diketahui ternyata tidak hanya berasal dari luar negeri, tetapi juga dapat ditemukan di Indonesia. Mulai dari kucing merah Kalimantan hingga kucing bakau yang pandai berenang, sejumlah jenis kucing liar memiliki ciri khas dan habitat yang unik.
Berbeda dengan kucing Persia atau Anggora yang populer sebagai hewan peliharaan, sebagian kucing ini hidup di hutan dan lahan basah. Bahkan, beberapa di antaranya menghadapi ancaman kepunahan akibat kerusakan habitat dan perburuan.
10 Jenis Kucing yang Jarang Diketahui
Baca Juga: 4 Kucing Ras yang Jarang Diketahui di Indonesia, Kucing Busok Punya Kisah Unik
1. Kucing congkok
Kucing liar ini memiliki corak totol hitam pada tubuh, bulu pendek, dan ekor panjang. Di Indonesia, habitatnya mencakup Sumatera dan Kalimantan.
2. Kucing Raas
Berasal dari Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, kucing ini dikenal dengan bulu pendek berwarna kelabu. Masyarakat setempat turut menjaga kemurnian rasnya.
3. Kucing merah Kalimantan
Kucing liar ini memiliki bulu merah kecokelatan dan tubuh ramping. Keberadaannya berkaitan erat dengan habitat hutan di Kalimantan.
4. Kucing dahan Kalimantan
Kucing ini memiliki motif bulu menyerupai totol besar dan ekor panjang. Penampilannya sekilas mengingatkan pada macan tutul.
5. Kucing batu
Kucing batu memiliki pola bintik dan garis gelap serta ekor lebat. Hewan ini cenderung aktif pada malam hari untuk berburu mangsa kecil.
6. Kucing bakau
Berbeda dari kebanyakan kucing, spesies ini menyukai air dan mampu berenang untuk menangkap mangsa. Habitatnya meliputi kawasan bakau dan rawa.
7. Kucing kuwuk
Dikenal juga sebagai macan akar, kucing liar ini memiliki corak tutul pada bulunya. Persebarannya meliputi sejumlah wilayah Asia, termasuk Indonesia.
8. Kucing kepala datar
Kucing ini hidup di kawasan lahan basah, seperti tepi sungai dan rawa. Bentuk kepalanya yang khas serta kemampuan berenangnya menjadi ciri menarik.



