Weton yang Cocok Buka Usaha Menurut Primbon Jawa, Begini Cara Menghitungnya

JAKARTA - Weton yang cocok buka usaha menjadi salah satu hal yang dicari masyarakat Jawa sebelum memulai bisnis. Dalam tradisi perhitungan neptu, kecocokan hari membuka usaha dihitung dengan menjumlahkan nilai weton kelahiran dan neptu hari yang dipilih, kemudian melihat sisa pembagiannya.
Perhitungan ini dikenal dalam tradisi primbon Jawa. Namun, hasilnya merupakan kepercayaan budaya dan bukan jaminan keberhasilan usaha.
Cara Menghitung Weton untuk Membuka Usaha
Dalam video kanal Kandakno Wong, perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan neptu kelahiran dan neptu hari yang direncanakan untuk membuka usaha. Hasil penjumlahan tersebut kemudian dibagi lima untuk mengetahui sisa perhitungannya.
Sebagai contoh, seseorang ingin membuka usaha pada Minggu Legi dengan jumlah neptu 25. Angka tersebut dibagi lima dan menghasilkan sisa nol karena habis dibagi lima.
Video tersebut juga memberikan contoh perhitungan lain dengan jumlah neptu 24. Jika dibagi lima, hasilnya menyisakan empat.
Makna Sisa Perhitungan Neptu
Dalam penjelasan video, sisa hasil pembagian dikaitkan dengan kategori tertentu, seperti sandang, pangan, dan istilah lain dalam perhitungan tradisional. Kategori tersebut digunakan sebagai pedoman untuk menilai kecocokan hari menurut kepercayaan Jawa.
Meski begitu, transkrip tidak menjelaskan secara lengkap seluruh kategori dan makna setiap sisa angka. Karena itu, daftar kecocokan weton secara menyeluruh tidak dapat dipastikan hanya dari penjelasan tersebut.
Bagi masyarakat yang masih memegang tradisi Jawa, perhitungan weton dapat menjadi bagian dari pertimbangan sebelum memulai usaha. Namun, persiapan modal, pemilihan lokasi, pemahaman pasar, dan pengelolaan keuangan tetap penting untuk menunjang keberlangsungan bisnis.



